Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 7 Feb 2024 WIB ·

Deklarasi Pemilu Damai, Perguruan Tinggi di Mojokerto Sampaikan Tiga Poin Penting


 Deklarasi Pemilu Damai, Perguruan Tinggi di Mojokerto Sampaikan Tiga Poin Penting Perbesar

MOJOKERTO, 90detik.com – Di tengah ramainya sejumlah Perguruan Tinggi menyampaikan petisi bernada kritik terhadap Presiden Jokowi terkait Pilpres 2024. Civitas Akademika dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Islam Mojokerto melakukan Deklarasi Pemilu Damai.

Deklarasi Pemilu Damai yang dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Nurul Islam II ini dihadiri oleh para Dosen dan Ratusan Mahasiswa, pada Senin (5/2) siang.

Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), setidaknya ada tiga poin penting yang disampaikan oleh Sivitas Akademika STAI Nurul Islam pada Deklarasi Pemilu Damai.

Berikut 3 Poin Deklarasi Pemilu Damai oleh Civitas Akademika STAI Nurul Islam.

Dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kami Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam menyatakan sikap :

1. Mengajak seluruh komponen bangsa untuk mensukseskan Pemilu tahun 2024 berjalan dengan aman dan damai.

2. Bersama menangkal berita hoax dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu jalannya Pemilu tahun 2024.

3. Kami berdeklarasi Pemilu damai bermartabat dan tanpa provokasi.

Sementara itu, Ketua STAI Nurul Islam KH Ahmad Siddiq menyampaikan, bahwa Deklarasi Pemilu Damai ini merupakan bentuk ajakan pada segenap komponen bangsa untuk menyukseskan Pemilu tahun 2024 yang aman, damai dan kondusif.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kita kehendaki agar Pemilu damai ini berjalan dengan lancar, sejuk, dan sehat,” ungkapnya.

Pihaknya mewanti-wanti, agar tidak mudah terpancing oleh segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang mencederai pesta demokrasi.

Selain itu, ia juga berpesan agar mencari kebenaran atas suatu informasi yang didapatkan, sebelum membagikan atau menyebarkannya.

“Mari kita sikapi dengan arif, karena sebuah tujuan yang baik harus dilalui dengan ikhtiar yang baik sehingga hasil yang dapat kita rasakan sekarang menjadi baik,” imbuhnya. (Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Bantu PMI Penuhi Stok Darah, Kapolres Mojokerto Ajak Anggota Laksanakan Donor 

22 April 2024 - 00:35 WIB

Sinergitas TNI Polri Bersihkan Saluran Air Pasca Banjir di Lumajang

22 April 2024 - 00:26 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan Dua Kelompok Gengster yang Kedapatan Membawa Pil Koplo

22 April 2024 - 00:20 WIB

Antusias Warga Saat Polres Malang Berangkatkan Ratusan Peserta Balik Mudik Gratis Lebaran 2024

21 April 2024 - 14:22 WIB

Polda Jatim Tetapkan Y-U Mantan Direktur PT Energi Sterila Higiena Tersangka Penggelapan

21 April 2024 - 14:18 WIB

Polda Jatim Amankan Dua Tersangka Pembuat Kontrak Angkutan Ekspedisi Fiktif 11 Miliar Rupiah

21 April 2024 - 14:13 WIB

Trending di Jawa Timur