Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Hukum Kriminal · 13 Des 2023 WIB ·

Seorang Anak Menghabisi Nyawa Ibunya, Pelaku Diringkus Polisi


 Seorang Anak Menghabisi Nyawa Ibunya, Pelaku Diringkus Polisi Perbesar

 

Jember, 90detik.com- Terungkap sudah siapa sebenarnya pelaku pembunuhan seorang wanita berusia sekitar 60 th yang ditemukan di pinggir irigasi yang sempat menggemparkan warga di dua Kecamatan Jombang dan Kencong sebulan lalu.

Dari hasil penyelidikan Polres Jember berhasil ditangkap tiga orang pelaku satu diantaranya merupakan anak kandung korban sendiri yang bernama SN 40th perempuan, warga susun. Krajan I Kec. Kencong Kab. Jember. Dua orang lainya SA, Laki-laki, Umur 50 Th, Wiraswasta, Alamat Dusun Jombang Desa.Yosowilangun Lor Kec. Yosowilangun Kab. Lumajang adalah pacar dari SN dan AW, Laki-laki, Umur 53 Th, warga JI. Balongrawe Baru Desa. Kedundung Kec. Magersari Kota Mojokerto teman dari pelaku SA.

Peristiwa tragis ini terjadi ketika SN, anak perempuan, merasa tidak mendapat restu dari ibunya karena hubungan dengan pacarnya bernama SA. SN seringkali mengalami pertengkaran dengan ibunya yang sering marah dan tidak mendukung hubungan dengan pacarnya SA tersebut.

Kapolres Jember, AKBP Moh Nurhidayat dalam Press confrence resminya, menyampaikan bahwa SN sebagai anaknya sempat berbelit saat dimintai keterangannya dan akhirnya mengakui perbuatannya. “SN merasa kesal dan tertekan atas ketidak setujuan ibunya terhadap hubungannya dengan SA dan kerap kali marah terhadap SN dan SA,” ujar Kapolres. Rabu (13/12/2023).

Selain kerap mendapat marah dari korban sebagai ibu pacarnya, SA juga mengincar harta dari korban HS yang diketahui tidak pulang dari berhenti kerjanya di Surabaya, sedang AW turut dalam aksi tersebut karena mendapat iming iming upah dari SA, jelas Kapolres.

Dalam menangani perkara ini polisi menerapkan pasal berlapis terhadap tersangka, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 339 KUHP Sub Pasal 340 KUHP Sub Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara selama-lamanya seumur hidup atau paling lama 20 tahun. (Red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Habiskan Anggaran Setengah Miliar Lebih, Pembangunan Kantor Desa Duwet Tak Kunjung Selesai

17 April 2024 - 11:22 WIB

OPS Ketupat Semeru 2024 Polisi Bantu Kendaraan Pemudik Mogok di Kota Kediri

17 April 2024 - 10:36 WIB

Perayaan Ketupat, Polres Bangkalan Siagakan Personel Pengamanan Lebaran di Tengah Laut

17 April 2024 - 10:30 WIB

Polres Jember Berhasil Amankan 4 Tersangka dan Puluhan BB Diduga Hasil Curanmor

17 April 2024 - 10:26 WIB

Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas

17 April 2024 - 10:21 WIB

Seluruh Jajaran Forkopimcam Beserta Pemerintah Desa se Kecamatan Sumbergempol Mengikuti Acara Halal Bihalal1445 Hijriah, Ini Harapan Plt Camat

17 April 2024 - 04:10 WIB

Trending di Jawa Timur