Budaya
Bersih Desa Bacem 2026 Ditutup Pengajian Akbar, Polsek Ponggok Gencarkan Edukasi Anti Narkoba
BLITAR – Rangkaian panjang tradisi tahunan Bersih Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, resmi ditutup dengan gelaran Pengajian Akbar yang dirangkai dengan sosialisasi bahaya narkoba, pada Sabtu (4/7) malam.
Acara yang berlangsung di Balai Desa Bacem ini menjadi puncak dari empat hari rangkaian kegiatan yang sarat akan nilai-nilai kebersamaan dan toleransi antaragama.
Ratusan warga yang memadati lokasi acara turut menyaksikan langsung penutupan tradisi yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat setempat.
Tak hanya dihadiri unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Ponggok, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, kegiatan ini juga dimanfaatkan jajaran Polsek Ponggok untuk memberikan pemahaman preventif tentang ancaman narkoba bagi generasi muda.
Kepala Desa Bacem, Slamet Winarko, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bersih Desa tahun ini berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai Rabu hingga Sabtu (1-4 Juli 2026).
Menurutnya, agenda tahunan ini bukan sekadar ritual turun-temurun, melainkan juga wahana memperkuat harmoni sosial di tengah keberagaman.
“Kami mengawali rangkaian acara dengan Istima’il Al-Qur’an yang diikuti sekitar 150 hafidzah. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama umat Katolik, ziarah ke makam leluhur pembabat desa, serta doa bersama penganut aliran kepercayaan Sapta Darma,” ujar Slamet.
Pada Kamis (2/7), kegiatan berlanjut dengan tahlil bersama jamaah Yasin. Namun, ia mengakui jumlah peserta tahun ini mengalami penurunan signifikan menjadi sekitar 150 jamaah, menyusul kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah desa.
“Tahun lalu kami mengundang hingga 450 jamaah, tapi tahun ini hanya sekitar 150. Kami harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran desa yang minim,” ungkapnya.
Sementara pada Jumat (3/7), digelar kegiatan Yasinan bersama ibu-ibu Muslimat, sebelum akhirnya ditutup dengan Pengajian Akbar yang dikemas sederhana pada malam Sabtu.
“Karena keterbatasan anggaran, kami menyelenggarakan pengajian secara sederhana namun tetap khusyuk. Yang terpenting esensi kebersamaan dan persatuan tetap terjaga,” tambahnya.
Di tengah gempuran kebijakan efisiensi anggaran yang tengah berlangsung, Slamet Winarko mengimbau warganya untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program strategis nasional yang dijalankan pemerintah.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar. Karena ada efisiensi anggaran, jangan sampai muncul aksi-aksi yang mengganggu ketertiban, seperti menanami jalan rusak dengan pohon pisang atau melakukan aksi demonstrasi. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas desa,” tegasnya.
Polsek Ponggok Gencarkan Sosialisasi Anti Narkoba
Momentum pengajian akbar ini tak disia-siakan oleh Polsek Ponggok, Polres Blitar Kota, untuk menyisipkan edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Kapolsek Ponggok, AKP Punjung Setya Himawan, mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah preventif agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar tentang narkotika.
“Banyak informasi bahwa penyalahgunaan obat-obatan terlarang sudah menyasar berbagai lapisan masyarakat. Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat yang masih awam mengenai apa itu narkoba dan dampak penggunaannya,” kata AKP Punjung.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih terus memetakan potensi peredaran narkoba di wilayah Ponggok. Beruntung, belum ditemukan informasi mengenai adanya peredaran narkotika di Desa Bacem.
“Sampai saat ini saya belum menerima informasi adanya peredaran narkoba di wilayah Bacem. Namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan sejak dini,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Ponggok berencana menggencarkan penyuluhan ke lingkungan pendidikan, mulai tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah, agar para pelajar memahami bahaya penyalahgunaan narkoba sejak usia dini.
AKP Punjung juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Ia mengingatkan para orang tua untuk selalu memperhatikan perilaku anak-anaknya, membangun komunikasi yang terbuka, serta mengawasi pergaulan mereka.
“Kami berpesan kepada para orang tua agar selalu waspada dan tidak lengah. Jalin komunikasi yang baik dengan anak-anak, awasi pergaulan mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” pesannya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menjaga wilayah Ponggok, khususnya Desa Bacem, tetap terbebas dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.(JK/Red)
Editor: Joko Prasetyo