Jawa Timur

Komisi III DPRD Blitar Tampung Keluhan Media soal Anggaran Publikasi 2027

Published

on

BLITAR – Komisi III DPRD Kabupaten Blitar menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama perwakilan media untuk membahas keluhan terkait rendahnya alokasi anggaran kerja sama publikasi media dengan pemerintah daerah.

Dalam hearing tersebut, kalangan media mengusulkan agar anggaran publikasi pada APBD 2027 ditingkatkan menjadi Rp 1,5 miliar.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Sugianto, tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Komisi III Aryo Nugroho, anggota Komisi III, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Blitar.

Dalam pertemuan itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Blitar, Prawoto Sadewo, menyampaikan aspirasi agar pemerintah daerah menambah alokasi anggaran publikasi media pada tahun anggaran 2027.

Usulan tersebut disampaikan menyusul penurunan anggaran kerja sama publikasi yang dinilai berdampak terhadap kesempatan media menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, mengatakan pihaknya memahami keluhan yang disampaikan para wartawan dan pengelola media. Menurutnya, anggaran publikasi yang saat ini dibahas untuk 2027 berada di kisaran Rp 500 juta, jauh menurun dibandingkan alokasi pada 2025.

“Teman-teman media menyampaikan aspirasi bahwa anggaran terkait publikasi media pada 2027 mengalami penurunan yang signifikan. Per tahun hanya kisaran kurang lebih Rp 500 juta,” ujar Aryo seusai hearing.

Aryo menyebut, dalam hearing tersebut, kalangan media mengusulkan agar anggaran publikasi ditingkatkan menjadi Rp 1,5 miliar. Usulan itu akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut dalam proses penyusunan APBD 2027.

Ia menjelaskan, kondisi keuangan daerah menjadi salah satu tantangan dalam pembahasan anggaran. Hal itu berkaitan dengan penurunan transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang turut memengaruhi kemampuan fiskal Kabupaten Blitar.

Meski demikian, Aryo menegaskan pembahasan anggaran 2027 belum final. Karena itu, pihaknya akan membawa aspirasi media tersebut ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami yang duduk di Banggar dan TAPD untuk menyampaikan aspirasi ini dalam rapat pembahasan. Kami akan mendorong agar dilakukan penghitungan kembali apakah nilai yang dipasang sekarang, sekitar Rp 500 juta, sudah cukup memadai,” katanya.

Aryo juga menyoroti jumlah media yang selama ini menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar. Berdasarkan penjelasannya, terdapat sekitar 122 media yang biasanya bermitra dengan pemerintah daerah.

Dengan jumlah tersebut, ia menilai besaran anggaran yang tersedia perlu dikaji kembali agar lebih proporsional dengan kebutuhan kerja sama publikasi.

“Kami dari legislatif juga pasti akan memperjuangkan teman-teman wartawan. Walaupun kita tahu APBD turun, nanti bisa dikaji pos-pos mana yang memungkinkan untuk digeser atau disesuaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Blitar menyatakan usulan penambahan anggaran publikasi media menjadi Rp 1,5 miliar akan disampaikan kepada Ketua TAPD untuk menjadi bahan pembahasan.

Ia menegaskan, besaran anggaran yang nantinya ditetapkan belum dapat dipastikan karena proses penyusunan APBD 2027 masih berjalan.

“Sekali lagi kita belum bisa Berasumsi itu tadi sudah menjadi masukan, nanti akan saya sampaikan kepada Ketua TAPD.  adaAnggota Komisi III yang di Banggar juga sudah menyampaikan bahwa ini akan dibahas,” ujarnya usai kegiatan kepada awak media.

Menurutnya, besaran akhir anggaran publikasi masih harus melalui tahapan pembahasan dan verifikasi bersama DPRD. Karena itu, usulan yang disampaikan kalangan media belum dapat dipastikan akan disetujui sesuai nominal yang diminta.

Ia juga menjelaskan bahwa pengalokasian anggaran harus mempertimbangkan ketentuan serta tahapan penyusunan anggaran yang berlaku.

Hearing tersebut menjadi ruang bagi kalangan media untuk menyampaikan aspirasi terkait keberlanjutan kerja sama publikasi dengan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Selanjutnya, usulan penambahan anggaran menjadi Rp 1,5 miliar masih menunggu pembahasan lebih lanjut antara Banggar DPRD dan TAPD dalam proses penyusunan APBD 2027.(JK/Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version