Pariwisata
Pelajar SMPN 1 Ngantru Tewas Mengenaskan, Motor Hilang Kendali Usai Serempetan di Jalan Raya Batokan
TULUNGAGUNG — Kecelakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Tulungagung. Seorang pelajar SMPN 1 Ngantru meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Batokan, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Senin(31/8) pagi.
Insiden yang melibatkan dua sepeda motor tersebut berujung tragis. Korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan menghantam tembok bangunan milik warga di pinggir jalan.
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar menyebutkan, kecelakaan bermula ketika korban melaju menggunakan sepeda motornya di Jalan Raya Batokan. Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor korban diduga sempat menyerempet sepeda motor lain yang dikendarai Jumali, warga setempat.
Benturan tersebut membuat laju sepeda motor korban berubah arah dan kehilangan kendali. Dalam kondisi tersebut, korban kemudian menabrak tembok bangunan dengan keras.
Kerasnya benturan membuat korban mengalami luka berat. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan dan melaporkan insiden tersebut kepada petugas.
Petugas Puskesmas Ngantru, Joko Muhammad Anas, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah selanjutnya langsung dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Joko.
Sementara itu, Jumali, pengendara sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan, masih beruntung. Ia hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Ngantru.
Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian warga sekitar. Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk mengamankan area sekaligus mengumpulkan informasi terkait kecelakaan.
Kapolsek Ngantru, AKP Edy Santoso, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut. Penanganan kasus selanjutnya dilakukan oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung.
Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian sekaligus mengetahui faktor yang menjadi penyebab pasti kecelakaan.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Terlebih di jalur yang ramai dilalui kendaraan, setiap pengendara dituntut menjaga kecepatan, jarak aman, serta memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitarnya. (DON/Red)