Bisnis

Setahun Berkhidmat, SPPG Dawuhan Purwoasri Gelar Tasyakuran dan Santuni Anak Yatim

Published

on

KEDIRI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dawuhan, Desa Dawuhan, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, menggelar tasyakuran memperingati satu tahun perjalanan pengabdiannya pada Sabtu (31/10).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan pemenuhan gizi sekaligus mempererat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.

Mitra Dapur SPPG Dawuhan, H. Nur Muholip, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun SPPG Dawuhan. Ia berharap keberadaan dapur tersebut senantiasa membawa keberkahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para penerima manfaat.

“Mohon doa dan dukungan semua pihak. Kami juga memohon maaf apabila selama menjalankan pelayanan terdapat kekhilafan. Semoga Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Azhaar Indonesia semakin berkembang,” tutur Nur Muholip.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Camat Purwoasri, Buyung Imanu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa SPPG Dawuhan masih membutuhkan bimbingan dan pendampingan dari YPI Al Azhaar Indonesia agar kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan.

Menurutnya, selama satu tahun beroperasi, SPPG Dawuhan telah berupaya menyajikan menu makanan terbaik yang dapat diterima oleh pihak sekolah. Ia berharap kualitas pelayanan tersebut semakin baik pada tahun kedua.

“Dapur SPPG Dawuhan telah berkhidmat selama satu tahun dan selalu menyajikan menu terbaik yang diterima oleh sekolah. Semoga pada tahun kedua ini pelayanannya semakin baik,” ujarnya.

Buyung juga mengingatkan pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Menurutnya, pendidikan dan pembentukan akhlak perlu didukung kondisi kesehatan serta asupan gizi yang baik agar anak-anak dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YPI Al Azhaar Indonesia, KH Imam Mawardi Ridlwan, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia mengapresiasi kerja sama dan semangat gotong royong seluruh pihak yang telah mendukung keberlangsungan pelayanan SPPG Dawuhan.

Ia juga mengingatkan para relawan agar senantiasa menjaga keikhlasan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, pelayanan melalui penyediaan makanan bagi para penerima manfaat tidak hanya menjadi tanggung jawab pekerjaan, tetapi juga dapat bernilai ibadah apabila dilandasi niat yang tulus.

“Jika niatnya benar, maka lelah para relawan menjadi lillah dan berdampak sebagai investasi akhirat,” tegas KH Imam Mawardi.

Pria yang akrab disapa Abah Imam tersebut menambahkan, keberkahan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari perkembangan organisasi, tetapi juga dari niat dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Satu tahun perjalanan adalah langkah awal yang diberkahi. SPPG Dawuhan hadir bukan hanya untuk mencetak kepintaran, tetapi juga membentuk pribadi yang berhati lembut, berakhlak mulia, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Kegiatan tasyakuran tersebut turut dihadiri Kepala Desa Dawuhan, perwakilan Koramil Purwoasri, perwakilan Polsek Purwoasri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur, PIC SPPG Dawuhan, Hj. Iin, bersama mitra SPPG H. Nur Muholip menyerahkan santunan kepada 21 anak yatim piatu dari lingkungan Desa Dawuhan dan sekitarnya.

Hj. Iin menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut diharapkan menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon keberkahan sekaligus memperkuat kepedulian sosial lembaga terhadap masyarakat sekitar.

“Menyantuni anak-anak ini adalah salah satu jalan terbaik untuk memohon keberkahan bagi lembaga kita. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” tuturnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Dewan Pembina YPI Al Azhaar Indonesia, KH Imam Mawardi Ridlwan, yang selanjutnya diserahkan kepada PIC dan Kepala SPPG Dawuhan Purwoasri.

Melalui peringatan satu tahun tersebut, seluruh pihak berharap SPPG Dawuhan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kebersamaan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan keberkahan dan membimbing kita agar terus istiqamah dalam menjalankan pengabdian,” pungkas Abah Imam.(DON/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version