Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 3 Apr 2024 WIB ·

Dugaan Penyalahgunaan LP2B di Tulungagung Semakin Mengemuka, GMBI Akan Lapor ke Polda Jatim


 Dugaan Penyalahgunaan LP2B di Tulungagung Semakin Mengemuka, GMBI Akan Lapor ke Polda Jatim Perbesar

TULUNGAGUNG, 90detik.com- Dugaan penyalahgunaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Tulungagung semakin mengemuka, Selasa(2/4).

Pasca diberi Surat Peringatan 2 (SP2) oleh pihak penegak Perda, bangunan di atas lahan tersebut justru terus berlanjut tanpa memedulikan peringatan yang telah diberikan.

Pihak Satpol PP Tulungagung pun angkat bicara terkait hal ini.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Tulungagung Sony Welliahnadi SSTP MM, mengatakan bahwa jika masih terjadi penambahan bangunan di atas tanah LP2B yang seharusnya dijaga keberlangsungannya untuk pertanian, maka pihaknya tak segan-segan untuk melakukan Surat Peringatan 3 (SP3).

“Biar di cek dulu, kalau ada tambahan bangunan kami akan segera terbitkan SP3, jika tidak ada tambahan bangunan ya tidak mas”, ungkapnya.

Caption Foto : Lokasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Desa Sumberejo Kulon, Ngunut, Tulungagung. Sumber Foto : (doc/ Istimewa).

Ditanya, apakah nanti akan segera diterbitkan Surat Peringatan 3 (SP3)?

“Nanti kita evaluasi, ketika persyaratannya untuk SP3 itu sudah layak di SP3 apa belum, nanti kan ada tim nya dari bagian hukum maupun dari perijinan”, terangnya.

Disisi lain, Ketua LSM GMBI Distrik Tulungagung Asep Yumarwoko,ST.MM, menegaskan bahwa terkait kasus dugaan penyalahgunaan LP2B tersebut harus segera ditindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Lebih lanjut, ia juga tak akan segan – segan untuk melaporkan terkait dugaan penyalahgunaan LP2B tersebut ke pihak Kepolisian.

“Kami akan segera melaporkan dugaan penyalahgunaan LP2B tersebut ke Polda Jatim, dan kami minta terkait masalah ini harus segera diusut tuntas sesuai aturan yang berlaku, sebab kasus ini diduga masuk ranah pidana”, tegasnya, Rabu(3/4).

Hal ini tentu menjadi sorotan masyarakat, dimana keberlanjutan dari lahan pertanian yang seharusnya dijaga ternyata masih rentan terhadap pelanggaran.

Selain itu, ia berharap pihak terkait segera mengambil tindakan tegas agar keberlangsungannya bisa terjaga dengan baik dan tidak terjadi lagi penyalahgunaan yang merugikan banyak pihak. (Sg/Red)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Habiskan Anggaran Setengah Miliar Lebih, Pembangunan Kantor Desa Duwet Tak Kunjung Selesai

17 April 2024 - 11:22 WIB

OPS Ketupat Semeru 2024 Polisi Bantu Kendaraan Pemudik Mogok di Kota Kediri

17 April 2024 - 10:36 WIB

Perayaan Ketupat, Polres Bangkalan Siagakan Personel Pengamanan Lebaran di Tengah Laut

17 April 2024 - 10:30 WIB

Polres Jember Berhasil Amankan 4 Tersangka dan Puluhan BB Diduga Hasil Curanmor

17 April 2024 - 10:26 WIB

Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas

17 April 2024 - 10:21 WIB

Seluruh Jajaran Forkopimcam Beserta Pemerintah Desa se Kecamatan Sumbergempol Mengikuti Acara Halal Bihalal1445 Hijriah, Ini Harapan Plt Camat

17 April 2024 - 04:10 WIB

Trending di Jawa Timur