Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Hukum Kriminal · 17 Feb 2024 WIB ·

Edarkan Narkoba, Kuli Bangunan Asal Ngasem Diamankan Polisi


 Edarkan Narkoba, Kuli Bangunan Asal Ngasem Diamankan Polisi Perbesar

KEDIRI, 90detik.com – Satresnarkoba Polres Kediri berhasil mengamankan seorang pria berinisial FT (33) warga kecamatan Ngasem yang sehari-harinya berprofesi sebagai kuli bangunan. FT diamankan setelah dilakukan penyelidikan atas dugaan peredaran narkoba.

“Benar Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan terduga pelaku pada Jum’at (16/02) kemarin, dengan barang bukti yang ada pada terduga pelaku, yakni puluhan butir pil dobel L,”kata Kasubsi Penmas Humas Polres Kediri, Iptu Anang Isandy, Sabtu (17/2/2024).

Iptu Anang menuturkan, terduga pelaku diringkus setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan terkait dugaan peredaran narkoba.

“Ada laporan terkait dugaan jual beli narkoba di wilayah Ngasem, kemudian Satresnarkoba Polres Kediri melakukan penyelidikan dan mencurigai terduga pelaku ini. Sampai akhirnya diamankan yang bersangkutan,” jelas Iptu Anang.

Iptu Anang melanjutkan, saat diamankan terduga pelaku juga kedapatan menyimpan beberapa pil dobel L. Ada puluhan pil dobel L yang tersimpan di dalam satu plastik klip khusus dan turut diamankan pihak kepolisian.

“Kami juga amankan barang bukti berupa puluhan pil dobel L dalam satu plastik klip dan satu buah ponsel merk Oppo warna biru yang disita dari terduga pelaku,” bebernya.

Menurut Iptu Anang, terduga pelaku juga mengakui bahwa telah menjual sejumlah pil dobel L.

“Saat ini terduga pelaku sudah diamankan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

Akibat kasus tersebut terduga pelaku terancam Pasal 435 Subsider pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dengan ancaman pidana sampai 12 tahun penjara.(Red/I.s)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polres Blitar Kota Amankan 2 Pelajar Perakit dan Penjual Bahan Petasan

29 Maret 2024 - 05:01 WIB

Bongkar Prostitusi Online, Polres Blitar Kota Tangkap Mucikari dan Operator

28 Maret 2024 - 03:55 WIB

Polres Blitar Kota Selidiki Temuan Kotak Amal Kosong di Karangtengah Kota Blitar

26 Maret 2024 - 02:46 WIB

Diduga Selewengkan Dana Hibah, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung Dilaporkan ke KPK 

19 Maret 2024 - 14:04 WIB

Jaringan Pemalsu Beras Bulog Jadi Kemasan Premium di Malang Dibongkar Polisi

19 Maret 2024 - 11:27 WIB

Pencuri Sapi, Dua Tersangka di Lumajang Dibekuk Polisi

18 Maret 2024 - 04:18 WIB

Trending di Hukum Kriminal