Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Uncategorized · 19 Feb 2024 WIB ·

Hotel di Kediri Didemo Warga, Tiga Pilar Desa Putih Gelar Mediasi 


 Hotel di Kediri Didemo Warga, Tiga Pilar Desa Putih Gelar Mediasi  Perbesar

KEDIRI, 90detik.com -Tiga pilar Desa Putih, Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri melakukan mediasi terhadap aksi warga yang menuntut untuk dilakukan penutupan hotel.

Diduga dijadikan tempat mesum, pasangan bukan suami istri. Bertempat di Balai Desa Putih, pada Senin (19/02).

Sebelumnya, puluhan warga yang tinggal didekat hotel melakukan aksi unjuk rasa pada Minggu 18 Februari 2024. Mereka menuntut untuk dilakukan penutupan Hotel dan Studio Yobel.

Suasana mediasi, di Balai Desa Putih, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.(doc Is)

Dalam meditasi itu, dihadiri perwakilan masyarakat sekitar hotel, Bhabinkamtibmas, Babinsa serta pimpinan dan pemilik hotel tersebut dan Kepala Desa Putih Muhammad.

Kesempatan ini, perwakilan warga AF menyampaikan kepada pemilik hotel Roy S, agar hotel tersebut tidak digunakan pasangan muda mudi yang bukan suami istri diduga melakukan tindakan asusila.

“Dan warga selama ini hanya diam, mengetahui hotel tersebut sering ada masuk pasangan muda mudi,”ujarnya.

Pihak warga yang lain juga menjelaskan, bahwa hotel tersebut suda beroperasi sekitaran lima tahun.

Dalam mediasi itu, Kepala Desa Putih Muhammad F, menyampaikan akan dibuatkan berita acara dan surat pernyataan dari warga. Apabila warga melihat atau ditemui pasangan yang bukan suami istri masuk ke hotel akan dilaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Sore ini akan dibuatkan pernyataan kepada warga setempat dalam berita acara apabila warga masih mendapati hotel tersebut di jadikan mesum muda mudi, AF perwakilan warga desa putih akan meneruskan dan melaporkan ke pihak berwenang supaya menutup hotel tersebut,” ungkap Kepala Desa.

Sementara itu, pemilik hotel Roy S saat dihubungi ditempat terpisah membenarkan kepada awak media bahwa hotelnya telah di demo warga. Namun pihaknya tetap akan membuka usahanya karena sudah mempunyai ijin.(Red/I.s)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polres Tulungagung Amankan Sejumlah Balon Udara Siap Diterbangkan

19 April 2024 - 09:28 WIB

Aliansi Jurnalis Tulungagung Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan Oleh Oknum TNI AL

2 April 2024 - 14:43 WIB

Cegah Kecurangan Penjualan BBM, Polres Lamongan Sidak SPBU Jelang Mudik Lebaran 

1 April 2024 - 14:10 WIB

Polres Blitar Kota Pastikan Pemilu 2024 Aman dan Lancar

21 Maret 2024 - 08:06 WIB

Nekat Bawa Miras, Puluhan Suporter PSS Sleman Diamankan Polisi di Area Stadion Manahan Solo

27 Februari 2024 - 21:11 WIB

Hasil Pemilu 2024, H Sugino Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas 

25 Februari 2024 - 09:25 WIB

Trending di Jawa Timur