Connect with us

Jawa Timur

Ketua PBVSI Jatim Apresiasi Turnamen Voli Tingkat Pelajar SMA/SMK se-Jatim di DBL Arena

Published

on

SURABAYA, 90detik.com  – Pembukaan Turnamen Voli Tingkat Pelajar Sekolah Menengah Atas se-Jawa Timur Tahun 2024, yang dilaksanakan di DBL Arena Surabaya, Jalan Ahmad Yani 88 Surabaya, resmi dibuka, Selasa (18/6/2024).

Turnamen bola voli ini diselenggarakan oleh stasiun televisi lokal Jatim yakni JTV.

Kegiatan bola voli ini dalam rangka Voliga turnamen SMA/SMK sederajat, dimana kegiatan turnamen bola voli ini diikuti sebanyak 32 tim.

Mewakili Ketua Umum PBVSI Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dirmanto selaku ketua harian PBVSI yang hadir pada pembukaan turnamen bola voli tersebut memberikan apresiasi kepada panitia.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan kegiatan olahraga turnamen bola voli yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi lokal di Jatim (JTV) ini sangat positif.

Turnamen tersebut menurut Kombes Dirmanto dapat menjaring pemain bola voli sejak dini untuk mencari bibit pemain bola voli di Jatim khususnya dari kalangan pelajar SMA/SMK sederajat.

“Kami apresiasi kegiatan yang tentu dapat memberikan ajang bagi adik – adik pelajar dalam memupuk bakat dan kemampuan mereka pada olah raga bola voli,” ujar Kombes Dirmanto di DBL Arena Surabaya.

Kombes Pol Dirmanto berpesan agar para atlet voli dari masing – masing tim untuk tetap menjunjung tinggi terus semangat sportivitas.

“Kalah menang itu hal yang biasa Man Jadda Wajada barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti nanti akan bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” pungkas Kombes Dirmanto.

Sementara itu Direktur JTV Rina Prabawati, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama semua pihak terutama dengan PBVSI Jatim.

Menurutnya pendidikan dan pembinaan generasi muda adalah menjadi tanggung jawab bersama baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dengan kegiatan kompetisi dalam bidang olahraga, lanjut Rina tidak hanya kebugaran fisik tetapi juga sikap, mental, kuat dan sportif, serta kebersamaan tim.

“Kompetisi Voliga salah satu ajang membentuk tim voli menunjukkan prestasi serta menguji teknik, taktis maupun mentalitas,” kata Direktur JTV itu.

Dikesempatan yang sama Kadispora Jatim Moh Ali Kuncoro yang jufa hadir menyebutkan, kompetisi ini adalah single event yakni voli.

“Saya sampaikan pesan dari Bapak Pj Gubernur Jatim, agar kegiatan yang semacam ini untuk terus bisa diadakan dan ditingkatkan pelaksanaannya,” ungkapnya.

Menurut Kadispora Jatim, menciptakan sebuah atlet itu perlu proses panjang atau long term Athlete.

“Jadi saya atas nama Pemprov Jatim menyampaikan terima kasih kepada JTV yang sudah menginisiasi kegiatan yang luar biasa ini yakni Voliga,” pungkas Kadispora Jatim.

Hadir dalam kegiatan ini, Direktur JTV, Ketua Umum PBVSI Jatim Irjen Pol Imam Sugianto yang diwakili Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto, Pj Gubernur Jatim yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala BNNP Jatim, Ketua KONI Kota Surabaya dan Jatim. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawa Timur

Pj Sekda Soeroto Pastikan Pelayanan dan Roda Pemerintahan Tulungagung Tetap Jalan 

Published

on

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung tetap menggelar apel pagi. Meski situasi pemerintahan tengah menjadi sorotan publik, aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tulungagung tetap berjalan normal.

Usai bupati telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (11/04) malam lalu.

Hal ini ditegaskan Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Soeroto. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti atau mengalami kendala apapun.

“Terkait pelayanan masih tetap dijalankan seperti biasanya. Terkait pimpinan, kita masih menunggu keputusan dari pusat. Kalau sudah ada, akan kita tindak lanjuti,” ujar Soeroto saat diwawancarai di kantor Pemkab, pada Senin (13/4) usai memimpin apel ASN.

Ia juga menjelaskan soal ketidakhadiran 11 pejabat Pemkab Tulungagung dalam apel pagi hari ini. Menurutnya, kemungkinan mereka masih dalam perjalanan kembali ke Tulungagung.

“Mungkin mereka masih dalam perjalanan,” terang Soeroto.

Sebelas pejabat tersebut berstatus sebagai saksi dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan telah diizinkan oleh lembaga antirasuah untuk pulang.

Pasca OTT KPK pada Jumat malam (10/4/2026), roda pemerintahan di Kabupaten Tulungagung dipastikan tetap berjalan normal. Pelayanan publik pun berlangsung seperti biasa.

Meski enam ruangan di lingkungan Pemkab dan Dinas PUPR masih disegel KPK, Soeroto memastikan hal itu tidak mempengaruhi pelayanan.

“Kinerja, bekerja tetap seperti biasa. Pelayanan tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Pun, pihaknya juga menyampaikan ruangan-ruangan yang disegel tersebut belum bisa digunakan. Para staf diarahkan untuk menggunakan ruangan lain agar tetap bisa bekerja.

“Ruangan belum bisa digunakan, tapi staf tetap bekerja di ruangan lain,” pungkasnya.

Sebagai informasi, enam ruangan yang disegel tersebut antara lain:

Ruang pengadaan barang jasa,

Ruang rapat bagian pengadaan barang jasa di Pemkab

Ruang bidang Sumber Daya Air (SDA)

Ruang bidang Bina Marga

Ruang staf administrasi Bina Marga

Ruang kepala Dinas PUPR

Selain itu, Pendopo Tulungagung Kongas Arum Kusumaning Bongso tempat berlangsungnya OTT KPK—hingga Senin ini (13/4/2026) masih tertutup untuk umum. (DON/ Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Polres Blitar Kota Kerahkan 281 Personel Gabungan Amankan Halal Bihalal Perguruan Silat

Published

on

K0TA BLITAR – Polres Blitar Kota mengerahkan sebanyak 281 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Halal Bihalal yang digelar salah satu perguruan silat di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, pada Minggu (12/04).

Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, Satpol PP, Pamter serta instansi terkait lainnya. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di lokasi kegiatan, hingga patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

“Kami mengedepankan pengamanan terpadu dan humanis, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut dihadiri ratusan anggota perguruan silat dari berbagai daerah wilayah kota Blitar. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya insiden yang menonjol.

Polres Blitar Kota juga menghimbau seluruh peserta untuk terus menjaga persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang berpotensi memicu konflik.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kota Blitar.(Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Polres Blitar Laksanakan Program Polisi Go to School

Published

on

BLITAR – Polres Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program unggulan Polisi Go to School. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menjadi pembina upacara bendera di SDN 2 Kalipang,  Kademangan pada Senin (13/4).

Program Polisi Go to School merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya kedisiplinan dan perilaku positif di lingkungan sekolah.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kapolsek Lodoyo Timur AKP Nur Wasis menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai disiplin kepada siswa sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta memberikan pemahaman kepada para siswa agar menjauhi perilaku negatif seperti bullying di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dalam amanatnya, petugas juga memberikan imbauan kepada para siswa agar saling menghormati sesama teman, menjaga kerukunan, serta berani melaporkan kepada guru apabila terjadi tindakan perundungan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang terlihat antusias mengikuti jalannya upacara.

Diharapkan, melalui program ini, hubungan antara Polri dan dunia pendidikan semakin erat serta mampu menciptakan generasi muda yang disiplin dan berkarakter. (Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending