Connect with us

Papua

Kunjungan Kerja Pangdam XVIII/Kasuari dan Ramah Tamah Bersama Forkopimda di Kodim 1802/Sorong

Published

on

Sorong— Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menekankan pentingnya kedekatan antara prajurit TNI dengan masyarakat sebagai bagian dari tugas utama aparat teritorial.

Hal ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Makodim 1802/Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (9/10).

Kunjungan Pangdam yang didampingi Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, disambut hangat oleh Dandim 1802/Sorong, Letkol Renaldi, S.IP, M.Han, bersama jajaran Forkopimda Sorong. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Tri Saktiono, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riyadi, serta para pejabat militer lainnya.

“Tingkatkan kedekatan dengan masyarakat. Jangan menunggu diperintah untuk berbuat baik. Jika ada kendala di lapangan, laporkan secara berjenjang sampai ke komando atas,” tegas Mayjen Christian.

Ia juga mendorong agar mampu memanfaatkan potensi wilayah Sorong untuk mendukung program Kodim 1802 Sorong dan membantu roda perekonomian masyarakat.

Kegiatan kunjungan ini juga diwarnai dengan penyerahan bingkisan kepada para Warakawuri TNI, anak yatim piatu, dan anak-anak binaan olahraga taekwondo dan karate.

Selain itu, Dilanjutkan dengan melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Dandim 1802/Sorong Letkol Renaldi menjelaskan bahwa kunjungan Pangdam merupakan bentuk perhatian dan komitmen pimpinan dalam memastikan setiap satuan di bawah Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan tugas dengan optimal.

Ia juga menegaskan bahwa Kodim 1802/Sorong akan terus mendukung program pemerintah pusat, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden RI.

“Kami tidak mengelola anggaran MBG, tapi diminta untuk memastikan proses pelaksanaan, termasuk higienitas makanan. Jika ada kekurangan, kami langsung berikan teguran agar diperbaiki,” ungkap Letkol Renaldi.

Program MBG dinilai sangat bermanfaat tidak hanya dari sisi nutrisi bagi anak-anak, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru di masyarakat.

Banyak masyarakat yang terlibat dalam pengolahan makanan, mulai dari memasak hingga pengemasan.

“Kami mendukung penuh program ini. Di Kota Sorong, implementasi MBG berjalan cukup baik. Meski ada kekurangan, kami akan terus kawal agar pelaksanaannya semakin sempurna,” tambahnya.

Dengan kondisi keamanan yang terjaga, serta dukungan dari semua pihak, Pangdam optimis pertumbuhan ekonomi di wilayah Sorong akan semakin menggeliat. Ia pun menutup arahannya dengan pesan kuat: “Prajurit harus hadir, dekat, dan bermanfaat bagi masyarakat.” (Timo)

Papua

Senator Paul Finsen Mayor Dorong Audit dan Kepastian Hukum atas Lahan Masyarakat Adat di Klamono

Published

on

Sorong— Anggota DPD RI Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), menekankan perlunya audit independen dan kepastian hukum terkait pengelolaan lahan masyarakat adat di Distrik Klamono, Kabupaten Sorong.

Senator PFM secara tegas menyerukan agar Kejaksaan Agung meninjau kesepakatan antara PT Hendrison Inti Persada (HIP) dan 14 marga pemilik tanah ulayat, termasuk memanggil pemilik perusahaan, Jimmy Wijaya, untuk memberikan keterangan terkait tata kelola lahan.

PFM menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan kewajiban perusahaan, antara lain kompensasi lahan, program pendidikan, pembangunan rumah layak huni, serta penyediaan fasilitas kesehatan bagi warga lokal.

Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan hak masyarakat terlindungi, kewajiban perusahaan terlaksana, dan risiko sosial-ekonomi dapat diminimalkan.

“Ini bukan soal menuduh pihak manapun, melainkan memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang adil. Audit independen akan memberikan dasar yang jelas bagi semua pihak,” ujar PFM di Kantor Dewan Adat Wilayah III Doberay, Kota Sorong, Selasa (24/2/2026).

PFM, yang juga menjabat Ketua Kerukunan Keluarga Papua (KK PAPUA), mencontohkan Marga Malak sebagai pemilik lahan seluas 5.005 hektare yang menerima pembayaran plasma. Namun, menurut warga, skema tersebut perlu dievaluasi agar sejalan dengan potensi hasil bumi dan kesepakatan yang telah dibuat.

Pihaknya juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 Pasal 11 ayat (1), yang mewajibkan perusahaan membangun kebun untuk masyarakat sekitar minimal 20 persen dari total luas areal yang dikelola.

“Dialog konstruktif antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah harus dijalankan secara transparan. Dengan audit, pengawasan, dan kepastian regulasi, hak masyarakat adat terlindungi, perusahaan memperoleh kepastian operasional, dan risiko sosial dapat dikendalikan,” tutup PFM. (By/Red)

Continue Reading

Papua

Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual, “Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian”

Published

on

Manokwari PB — Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diselenggarakan secara virtual dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Senin (12/01/2026).

Ibadah Natal yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, meskipun dilaksanakan secara daring.

Suasana kebersamaan tetap terasa hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025, “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”, mengandung pesan mendalam agar semangat Natal tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat Natal tersebut, diharapkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD semakin meneguhkan komitmen pengabdian guna menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Timo)

Continue Reading

Papua

Bulan Trisila TNI AL, Armada III Perkuat Tradisi dan Nilai Keprajuritan melalui Sosialisasi PUDD Khas dan PHST

Published

on

Sorong, — Dalam rangka memperingati Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, Armada III menggelar Sosialisasi Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) Khas serta Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III serta unsur KRI yang sedang sandar di Dermaga Katapop.

Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (14/1/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai dasar keprajuritan melalui penguatan tradisi dan aturan kedinasan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Komandan Satuan Kapal Bantu Armada III selaku Ketua Koordinator Kegiatan, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro Guritno, bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai PUDD Khas, tradisi khas TNI AL, serta ketentuan tenue dinas.

Dalam penjelasannya disampaikan bahwa tradisi merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas serta jati diri TNI Angkatan Laut.

Termasuk di dalamnya makna simbolik pakaian dinas yang mencerminkan kehormatan, disiplin, dan tanggung jawab seorang prajurit.

Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Ranjau Armada III, Kolonel Laut (P) Ferry Kurniawan, menyampaikan materi terkait PHST Jaga Darat dan Jaga Laut yang mencakup ketentuan, tugas, serta tanggung jawab personel jaga dalam mendukung kesiapsiagaan dan keamanan satuan.

Melalui kegiatan ini, sejalan dengan semangat Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, diharapkan prajurit Jalasena Armada III semakin profesional, berkarakter, serta siap melaksanakan setiap tugas yang diamanahkan. (Timo)

Continue Reading

Trending