Connect with us

Nasional

Mendagri Tito: Selamat Hari Bhayangkara ke 78, Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Menuju Indonesia Emas

Published

on

JAKARTA, 90detik.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan apresiasi tinggi terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024.

Mendagri menyatakan bahwa Polri Presisi telah berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, sesuai dengan visi Indonesia Emas.

“Saya beserta seluruh keluarga besar Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024, Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” ucap Tito dalam keterangannya, Jumat (28/9/2024).

Tito juga berharap agar Polri dapat terus berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, yang menjunjung tinggi profesionalitas sebagai kekuatan Presisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

“Terus berinovasi, menjadi teladan dengan mengedepankan pelayanan yang adil dan berkualitas,” tegasnya.

Tito juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga keamanan dan penegak hukum yang handal. Dia berharap agar semangat Polri Presisi dapat terus membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik dan sejahtera.

“Terus berinovasi, menjadi teladan dengan mengedepankan pelayanan yang adil dan berkualitas

Semoga semangat Polri Presisi dapat membawa percepatan transformasi ekonomi dalam menyongsong Indonesia Emas,” tutur Tito.

Keberhasilan Kapolri lewat Polri Presisi juga disoroti, dengan tingkat kepuasan publik yang mencapai 73,1%, meningkat dibandingkan dengan Desember 2023 yang sebesar 71,6%. Hal ini menunjukkan respons positif terhadap upaya Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 tahun ini menegaskan komitmen Polri dalam menjaga integritas, profesionalitas, dan dedikasi dalam melayani masyarakat dan negara. Semangat ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik dan mempercepat transformasi ekonomi untuk mewujudkan visi Indonesia Emas yang inklusif dan berkelanjutan. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Ribuan Jama’ah Padati Al Azhaar Kedungwaru, Megengan dan Tarhib Ramadhan Bersama Ulama Nasional hingga Internasional

Published

on

TULUNGAGUNG— Ada yang berbeda di Kedungwaru, Sabtu (14/2/2026). Gedung Dakwah Abi KH. M. Ihya Ulumiddin dipenuhi sekitar 1.500 jama’ah yang datang untuk mengikuti megengan dan tarhib Ramadhan bersama Majlis Dzikir Jama’i Al Azhaar Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Sejak sore hari, jama’ah sudah memadati lokasi. Mereka tidak sekadar menghadiri dzikir bersama, tetapi juga menyambut datangnya bulan suci dengan penuh kegembiraan dan kekhidmatan. Tradisi megengan yang menjadi kearifan lokal berpadu dengan tausiyah para ulama nasional hingga internasional, menjadikan suasana semakin istimewa.

Salah satu tokoh yang hadir adalah Yatim Riyanto, guru besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dalam tausiyahnya, ia membagikan kisah hidup yang menyentuh. Lahir tanpa pernah melihat wajah ayahnya dan tumbuh sebagai anak yatim, ia menegaskan bahwa doa seorang ibu adalah kunci kesuksesan.

“Kalau ingin sukses, jangan pernah lepas dari doa ibu,” ujarnya.

Kalimat itu menggugah jama’ah, seolah menjadi pengingat di tengah generasi yang kerap lebih sibuk mengejar pengakuan di media sosial daripada mencari ridha orang tua.

Prof. Yatim juga menyinggung fenomena budaya nongkrong di kafe yang menurutnya berpotensi merusak generasi muda.

“Cangkruan di kafe itu merusak anak-anak kita,” tegasnya.

Suasana majlis seketika hening. Sebagian jama’ah saling berpandangan, ada yang tersenyum getir, ada pula yang mengangguk setuju.

Dari Hadramaut, Yaman, hadir ulama internasional Habib Umar Muhdlor Salim Al-Habsyi.

Dalam ceramahnya, ia menekankan makna kebahagiaan sejati. Menurutnya, bahagia bukanlah soal harta atau popularitas, melainkan meneladani Muhammad dalam kehidupan sehari-hari.

Habib Umar menyampaikan pesan penting agar umat Islam mengistimewakan bulan Ramadlon dengan empat amalan utama.

Pertama, memperbanyak sholat sunnah selain sholat wajib serta menjaga sholat berjama’ah. Kedua, minimal khatam Al-Qur’an sekali selama Ramadlon. Ketiga, mempererat silaturrahim. Keempat, memperbanyak sedekah, infak, dan amal jariyah.

Sementara itu, Baidlowi menambahkan nuansa lokal lewat tradisi megengan. Ia menyampaikan bahwa siapa yang bergembira menyambut Ramadlon, jasadnya diharamkan masuk neraka. Ungkapan tersebut disambut haru dan semangat oleh para jama’ah.

Kehadiran Manshur dari Pesantren Internasional Prambon Nganjuk turut menambah kekhidmatan acara.

Majlis Dzikir Jama’i Al Azhaar Kedungwaru bukan sekadar agenda rutin tahunan. Ia menjadi ruang pendidikan moral dan spiritual bagi masyarakat.

Pesan tentang pentingnya doa ibu, peringatan terhadap budaya yang melalaikan, hingga ajakan memperbanyak amal di bulan suci, berpadu dalam satu majlis yang hangat dan penuh makna.

Ramadhan memang belum tiba. Namun di Kedungwaru, suasananya sudah terasa. Jama’ah pulang dengan hati lebih ringan, pikiran lebih jernih, dan tekad lebih kuat untuk menyambut bulan suci dengan kegembiraan serta kesiapan spiritual yang matang. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Pengurus Baru PBVSI Sumenep Resmi Dilantik, Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas Utama

Published

on

SUMENEP— Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (13/02/2026).

Pada periode ini, pembinaan atlet usia dini ditegaskan menjadi program prioritas dalam mendorong peningkatan prestasi bola voli daerah.

Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto melalui Ketua Harian PBVSI Pengprov Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa pembinaan dan pengembangan olahraga bola voli merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.

“Olahraga berperan dalam membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas generasi muda,” ungkap Kombes Pol Abast.

Ia juga menegaskan bahwa bola voli dapat menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara terprogram, terpadu, dan berkesinambungan,” lanjut Kombes Abast.

Menurutnya, Kabupaten Sumenep selama ini aktif mengikuti berbagai kompetisi tingkat daerah maupun nasional.

Namun demikian, beberapa sektor pembinaan dinilai masih perlu ditingkatkan agar prestasi yang diraih lebih optimal.

Ia menekankan pembinaan harus dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat SD, SLTP, SLTA hingga perguruan tinggi.

Atlet, pelatih, wasit, serta sarana dan prasarana disebut sebagai satu kesatuan yang saling mendukung dalam sistem pembinaan.

“Untuk mewujudkan prestasi diperlukan adanya komitmen dan kebersamaan yang kuat untuk membina atlet-atlet bola voli sedini mungkin, secara terprogram, terpadu dan bersinergi,” kata Kombes Abast.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai potensi atlet voli di daerahnya cukup besar, namun belum sepenuhnya terfasilitasi secara maksimal.

“Potensi atlet voli Sumenep ini kan sebenarnya besar, tapi karena adanya miskomunikasi jadinya mungkin kurang terfasilitasi,” kata Bupati Sumenep usai pelantikan.

Bupati menekankan pentingnya soliditas dalam tubuh organisasi. Ia meminta pengurus menjaga komunikasi terbuka dan menyelesaikan perbedaan pendapat secara internal.

“Pengurus harus solid, tidak boleh berbicara di belakang punggung, kalau mau bicara di depan mata,” tegasnya.

Ia juga berharap ke depan atlet-atlet lokal Sumenep mampu bersaing di luar daerah. Sebab, ia menilai, selama ini masih banyak klub di Sumenep yang mengontrak atlet dari luar.

“Harapan kita itu, justru atlet Sumenep yang dikontrak keluar. Dari kita itu lah yang diundang, bukan kita yang mengundang,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PBVSI Pengkab Sumenep Syamsul Muarif menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah awal melalui seleksi terbuka atlet usia dini.

Seleksi dilakukan untuk kelompok usia U-15, U-17, U-19, dan U-20 dengan kuota 15–20 pemain di masing-masing kategori.

“Dari hasil seleksi tersebut, PBVSI ingin memiliki database terkait kompetensi atlet voli di Sumenep, sehingga bisa lebih mudah melakukan pemantauan dan pembinaan,” tutupnya. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Terungkap, 1 Orang Ditetapkan Tersangka

Published

on

SURABAYA— Unit II Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM (Solar) bersubsidi di Kabupaten Lumajang.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast di Balai Wartawan Bidhumas Polda Jatim, Kamis (12/2/26).

“Penindakan dilakukan atas dugaan pelanggaran distribusi bahan bakar minyak (BBM),” kata Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim itu mengatakan, pengungkapan oleh Unit II Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim tersebut berawal dari laporan masyarakat.

“Ada laporan masyarakat terkait dugaan pemindahan solar subsidi dari tangki mobil Panther ke dalam jurigen yang berasal dari hasil pembelian di salah satu SPBU kemudian dijual,” terang Kombes Abast.

Menindaklanjuti info dari masyarakat itu, petugas lalu melakukan kegiatan undercover di SPBU yang dimaksud.

Hasil undercover Polisi mendapati bahwa di SPBU tersebut terdapat salah satu kendaraan Panther melakukan kegiatan pengisian BBM solar bersubsidi yang berulang (tiga kali) dalam tempo waktu kurang dari 1 jam.

Setelah dilakukan pemeriksaan Polisi mendapatkan seorang yang berinisial S melakukan kegiatan pemindahan BBM solar dari dalam tangki mobil ke dalam jurigen yang terdapat di dalam mobil tersebut menggunakan sebuah mesin pompa.

“Pemindahan BBM solar dari dalam tangki mobil ke dalam jurigen ini dilakukan oleh sopir sekaligus pemilik kendaraan tersebut berinisial S warga setempat,” kata Kombes Abast.

Hasil pengembangan pemeriksaan terhadap S di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati sebuah gudang yang terdapat 10 jurigen kosong dan 25 jurigen yang telah terisi solar subsidi hasil pemindahan, masing berkapasitas 25 hingga 30 liter.

Dari hasil ungkap dugaan kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM tersebut Polisi menetapkan S (sopir dan pemilik mobil) sebagai tersangka.

Polisi juga menyita barang bukti berupa 1 unit kendaraan Isuzu Panther No Pol N 1848 MW,1 buah mesin pompa (alat yang digunakan untuk memindahkan solar kedalam jurigen); 25 jurigen berisi bio solar dengan kapasitas 25 dan 30 liter; 10 jurigen kosong dengan kapasitas 25 liter; 2 buah plat nomor kendaraan (N 1364 YS dan N 1437 ZH) yang digunakan untuk membeli bio solar.

Selain itu juga turut disita sebagai barang bukti 3 buah barcode bio solar MyPertamina; 1 lembar catatan pembelian bio solar dan 1 buah flashdisk merek robot 4 GB yang berisi rekaman CCTV pada pukul 06.00 Wib s/d 10.00 Wib dilokasi Dispenser Nomor 2 (Nozel 5 dan 6) di SPBU.

Kabid Humas Polda Jatim mengatakan kegiatan pemindahan BBM Solar tersebut menurut pengakuan tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2023.

“Sdr. S ini dalam sehari rata-rata dapat melakukan pembelian solar bersubsidi dari SPBU sebanyak 2 – 3 kali dengan rata-rata sekali pembelian sebesar Rp.300.000,- s.d. Rp. 500.000,-;” ujar Kombes Abast.

Ia menegaskan atas ungkap kasus ini personel Ditreskrimsus telah menetapkan 1(satu) orang tersangka.

“Tersangka satu orang, yang lain masih saksi,” tegasnya. (DON/Red)

Continue Reading

Trending