Jawa Timur
Peduli Keselamatan Masyarakat, Polisi Tambal Jalan Desa Berlubang di Trenggalek

TRENGGALEK, 90detik.com – Kondisi jalan berlubang memang kerap menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melaju dan mengurangi kecepatan agar tidak sampai terjatuh.
Menyikapi beberapa kali insiden kecelakaan yang terjadi diwilayahnya, Polsek Kampak Polres Trenggalek tak mau berdiam diri.
Dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada, Polsek Kampak berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan, salah satunya dengan menambal jalan berlubang.
Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Kampak Iptu Henri Agus mengatakan aksi sosial ini dilakukan dalam bentuk menambal jalan berlubang di sepanjang jalan raya Kampak – Gandusari masuk Desa Sugihan dan Desa Bendoagung.
“Kondisi lubang memang tidak berdekatan, tapi titiknya cukup banyak,jadi kita tambal satu persatu, kemudian kita berikan tanda agar tidak dilintasi pengendara untuk sementara waktu.”ungkap Kapolsek Kampak Iptu Henri Agus, Jumat (20/9).
Mengingat jarak yang relatif cukup jauh, pembuatan adonan smen, koral dan pasir di buat terlebih dahulu di satu tempat, baru kemudian diangkut menggunakan mobil patroli lengkap dengan gerobak sorong untuk memudahkan membawa adonan dari satu titik ke titik yang lain.
“Kegiatan menambal jalan berlubang ini merupakan kali ke dua. Yang pertama dulu kita lakukan di Jalan baru.”jelas Iptu Henri Agus.
Sama halnya seperti sebelumnya, untuk mencukupi biaya pembelian material merupakan hasil dari sedekah sukarela dan urunan anggota.
Hasil yang terkumpul ini lah lanjut Kapolsek Kampak Iptu Henri Agus yang kemudian digunakan untuk berbagai keperluan menambal jalan.
Mulai dari pembelian semen, pasir, koral dan lain-lain. Sedangkan untuk tenaga, semua dari anggota Polsek kampak sendiri.
Meski hanya dengan menggunakan semen, pasir dan koral, pihaknya berharap setidaknya jalan yang berlubang bisa tertutup dan bisa menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
Namun demikian, pihaknya tetap meminta agar para penggunaa jalan tetap hati-hati dan waspada serta senantiasa mematuhi aturan lalu lintas.
“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat.”pungkasnya.
Sementara itu Yudha, salah satu warga setempat yang kebetulan memang sering melewati jalur tersebut untuk pulang pergi bekerja menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi upaya Polsek Kampak.
Ia juga mengaku kepedulian Polsek Kampak sangat luar biasa kepada warga Masyarakat hingga rela turun tangan menambal jalan.
Yudha juga berharap, semoga apa yang dilakukan oleh Polsek Kampak ini dapat segera direspon oleh pemerintah desa, kecamatan atau kabupaten Trenggalek untuk segera melakukan perawatan jalan.
“Apa yang dilakukan Polisi tentu sangat membantu kami, para pengguna jalan. paling ndak, tidak kaget lagi karena tiba-tiba ada lubang jalan didepan kita. Apresiasi dan terima kasih untuk pak Polisi semua.”pungkasnya. (Red)
Jawa Timur
Pj Sekda Soeroto Pastikan Pelayanan dan Roda Pemerintahan Tulungagung Tetap Jalan

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung tetap menggelar apel pagi. Meski situasi pemerintahan tengah menjadi sorotan publik, aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tulungagung tetap berjalan normal.
Usai bupati telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (11/04) malam lalu.
Hal ini ditegaskan Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Soeroto. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti atau mengalami kendala apapun.
“Terkait pelayanan masih tetap dijalankan seperti biasanya. Terkait pimpinan, kita masih menunggu keputusan dari pusat. Kalau sudah ada, akan kita tindak lanjuti,” ujar Soeroto saat diwawancarai di kantor Pemkab, pada Senin (13/4) usai memimpin apel ASN.
Ia juga menjelaskan soal ketidakhadiran 11 pejabat Pemkab Tulungagung dalam apel pagi hari ini. Menurutnya, kemungkinan mereka masih dalam perjalanan kembali ke Tulungagung.
“Mungkin mereka masih dalam perjalanan,” terang Soeroto.
Sebelas pejabat tersebut berstatus sebagai saksi dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan telah diizinkan oleh lembaga antirasuah untuk pulang.
Pasca OTT KPK pada Jumat malam (10/4/2026), roda pemerintahan di Kabupaten Tulungagung dipastikan tetap berjalan normal. Pelayanan publik pun berlangsung seperti biasa.
Meski enam ruangan di lingkungan Pemkab dan Dinas PUPR masih disegel KPK, Soeroto memastikan hal itu tidak mempengaruhi pelayanan.
“Kinerja, bekerja tetap seperti biasa. Pelayanan tidak boleh berhenti,” tegasnya.
Pun, pihaknya juga menyampaikan ruangan-ruangan yang disegel tersebut belum bisa digunakan. Para staf diarahkan untuk menggunakan ruangan lain agar tetap bisa bekerja.
“Ruangan belum bisa digunakan, tapi staf tetap bekerja di ruangan lain,” pungkasnya.
Sebagai informasi, enam ruangan yang disegel tersebut antara lain:
Ruang pengadaan barang jasa,
Ruang rapat bagian pengadaan barang jasa di Pemkab
Ruang bidang Sumber Daya Air (SDA)
Ruang bidang Bina Marga
Ruang staf administrasi Bina Marga
Ruang kepala Dinas PUPR
Selain itu, Pendopo Tulungagung Kongas Arum Kusumaning Bongso tempat berlangsungnya OTT KPK—hingga Senin ini (13/4/2026) masih tertutup untuk umum. (DON/ Red)
Editor: Joko Prasetyo
Jawa Timur
Polres Blitar Kota Kerahkan 281 Personel Gabungan Amankan Halal Bihalal Perguruan Silat

K0TA BLITAR – Polres Blitar Kota mengerahkan sebanyak 281 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Halal Bihalal yang digelar salah satu perguruan silat di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, pada Minggu (12/04).
Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, Satpol PP, Pamter serta instansi terkait lainnya. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di lokasi kegiatan, hingga patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
“Kami mengedepankan pengamanan terpadu dan humanis, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.
Kegiatan Halal Bihalal tersebut dihadiri ratusan anggota perguruan silat dari berbagai daerah wilayah kota Blitar. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya insiden yang menonjol.
Polres Blitar Kota juga menghimbau seluruh peserta untuk terus menjaga persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang berpotensi memicu konflik.
Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kota Blitar.(Jef/Hms)
Editor: Joko Prasetyo
Jawa Timur
Polres Blitar Laksanakan Program Polisi Go to School

BLITAR – Polres Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program unggulan Polisi Go to School. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menjadi pembina upacara bendera di SDN 2 Kalipang, Kademangan pada Senin (13/4).
Program Polisi Go to School merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya kedisiplinan dan perilaku positif di lingkungan sekolah.
Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kapolsek Lodoyo Timur AKP Nur Wasis menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai disiplin kepada siswa sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta memberikan pemahaman kepada para siswa agar menjauhi perilaku negatif seperti bullying di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Dalam amanatnya, petugas juga memberikan imbauan kepada para siswa agar saling menghormati sesama teman, menjaga kerukunan, serta berani melaporkan kepada guru apabila terjadi tindakan perundungan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang terlihat antusias mengikuti jalannya upacara.
Diharapkan, melalui program ini, hubungan antara Polri dan dunia pendidikan semakin erat serta mampu menciptakan generasi muda yang disiplin dan berkarakter. (Jef/Hms)
Editor: Joko Prasetyo
Redaksi5 hari ago16 Orang Digelandang KPK di Tulungagung, Harta Bupati Tembus Rp20 M
Nasional5 hari agoGeger Tulungagung! Bupati Diamankan KPK dalam OTT Malam Ini
Redaksi2 hari agoPNS Tulungagung ‘Melawan’: Seruan Terbuka Guncang Kasus Bupati, Tuntut Hukum Tanpa Ampun
Redaksi2 minggu agoSPPG Panen Resto Disorot; Balita Dapat Menu Tak Layak, Aduan Warga Tak Digubris
Nasional5 hari agoOTT KPK Guncang Tulungagung: 16 Pejabat Diamankan, Bupati Turut Terseret
Nasional4 hari agoKPK Tetapkan Bupati Tulungagung & Ajudannya Sebagai Tersangka, Langsung Ditahan
Redaksi2 minggu agoHeboh !! Jantung Kota Tulungagung Jadi Ajang Mabuk; Kerjaan Satpol PP Apa?
Redaksi1 minggu agoHarga Telur Anjlok, Pasar Sepi: Peternak dan Pedagang Tertekan Overproduksi







