Papua
PKS Papua Barat Daya Resmi Lantik Kepengurusan Baru, Siap Kokoh Bersama Majukan Daerah

Kota Sorong — Dalam suasana penuh semangat dan harapan akan kemajuan daerah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Papua Barat Daya menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) II yang berlangsung dengan khidmat di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong.
Acara ini mengusung tema besar: “Kokoh Bersama Majukan Provinsi Papua Barat Daya Untuk Indonesia”, sebagai wujud komitmen PKS dalam memperkuat peran strategisnya di tengah masyarakat dan pemerintahan.
Muswil II ini dihadiri langsung oleh Kepala Kesbangpol, Dr. Selviana Sangkek, S.E, M.Si, mewakili gubernur provinsi Papua Barat daya, Elisa kambu, S.Sos dan memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PKS dalam menciptakan suasana politik yang sejuk dan konstruktif.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran partai politik dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah, khususnya di provinsi termuda ini.
Puncak acara di awali dengan pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Papua Barat Daya masa bakti 2025–2030 oleh Ketua DPW terpilih, Hj. Saiful Malik Arif, S.Hut, M.Si. Prosesi pelantikan menjadi simbol awal dari babak baru perjuangan PKS dalam menghadirkan pelayanan dan pembelaan terhadap masyarakat, terutama di tengah tantangan pembangunan wilayah yang masih kompleks.
Ketua Panitia Muswil, La Ode Samsir, ST, yang juga menjabat Sekretaris DPW, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional serentak di 38 provinsi se-Indonesia, yang ditandai dengan aksi sedekah nasional sebagai simbol dimulainya “lompatan kerja-kerja 2025–2030.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran masyarakat dan antusiasme mereka adalah bentuk nyata dukungan terhadap PKS di Papua Barat Daya.
Muswil ini turut diisi dengan pembacaan struktur kepengurusan baru yang dilaksanakan oleh unsur pimpinan DPRD kabupaten.
Nama-nama pengurus yang dibacakan secara resmi memperkuat posisi PKS sebagai kekuatan politik yang siap memperjuangkan kepentingan masyarakat dari tingkat bawah hingga pusat.
Acara semakin bermakna dengan kehadiran dan sambutan Gubernur Papua Barat Daya, yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi semua pihak dalam membangun daerah.
Dalam pidatonya, ia menyatakan bahwa Papua Barat Daya memiliki potensi luar biasa, namun untuk menjadikannya provinsi maju dan sejahtera, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan partai politik.
“Kita tidak bisa hanya berharap pada sumber daya alam. Kita harus siapkan SDM unggul untuk masa depan Papua Barat Daya. Peran PKS dalam menyuarakan nilai-nilai keadilan dan gotong royong sangat kami apresiasi,” tegas Gubernur.
Acara Muswil II PKS ini bukan hanya soal pelantikan semata, tetapi juga momentum refleksi dan konsolidasi untuk memastikan PKS terus hadir sebagai mitra strategis rakyat Papua Barat Daya dalam lima tahun ke depan. (Timo)
Papua
Senator Paul Finsen Mayor Dorong Audit dan Kepastian Hukum atas Lahan Masyarakat Adat di Klamono

Sorong— Anggota DPD RI Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), menekankan perlunya audit independen dan kepastian hukum terkait pengelolaan lahan masyarakat adat di Distrik Klamono, Kabupaten Sorong.
Senator PFM secara tegas menyerukan agar Kejaksaan Agung meninjau kesepakatan antara PT Hendrison Inti Persada (HIP) dan 14 marga pemilik tanah ulayat, termasuk memanggil pemilik perusahaan, Jimmy Wijaya, untuk memberikan keterangan terkait tata kelola lahan.
PFM menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan kewajiban perusahaan, antara lain kompensasi lahan, program pendidikan, pembangunan rumah layak huni, serta penyediaan fasilitas kesehatan bagi warga lokal.
Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan hak masyarakat terlindungi, kewajiban perusahaan terlaksana, dan risiko sosial-ekonomi dapat diminimalkan.
“Ini bukan soal menuduh pihak manapun, melainkan memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang adil. Audit independen akan memberikan dasar yang jelas bagi semua pihak,” ujar PFM di Kantor Dewan Adat Wilayah III Doberay, Kota Sorong, Selasa (24/2/2026).
PFM, yang juga menjabat Ketua Kerukunan Keluarga Papua (KK PAPUA), mencontohkan Marga Malak sebagai pemilik lahan seluas 5.005 hektare yang menerima pembayaran plasma. Namun, menurut warga, skema tersebut perlu dievaluasi agar sejalan dengan potensi hasil bumi dan kesepakatan yang telah dibuat.
Pihaknya juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 Pasal 11 ayat (1), yang mewajibkan perusahaan membangun kebun untuk masyarakat sekitar minimal 20 persen dari total luas areal yang dikelola.
“Dialog konstruktif antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah harus dijalankan secara transparan. Dengan audit, pengawasan, dan kepastian regulasi, hak masyarakat adat terlindungi, perusahaan memperoleh kepastian operasional, dan risiko sosial dapat dikendalikan,” tutup PFM. (By/Red)
Papua
Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual, “Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian”

Manokwari PB — Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diselenggarakan secara virtual dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Senin (12/01/2026).
Ibadah Natal yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, meskipun dilaksanakan secara daring.
Suasana kebersamaan tetap terasa hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025, “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”, mengandung pesan mendalam agar semangat Natal tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat Natal tersebut, diharapkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD semakin meneguhkan komitmen pengabdian guna menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Timo)
Papua
Bulan Trisila TNI AL, Armada III Perkuat Tradisi dan Nilai Keprajuritan melalui Sosialisasi PUDD Khas dan PHST

Sorong, — Dalam rangka memperingati Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, Armada III menggelar Sosialisasi Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) Khas serta Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III serta unsur KRI yang sedang sandar di Dermaga Katapop.
Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (14/1/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai dasar keprajuritan melalui penguatan tradisi dan aturan kedinasan di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Komandan Satuan Kapal Bantu Armada III selaku Ketua Koordinator Kegiatan, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro Guritno, bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai PUDD Khas, tradisi khas TNI AL, serta ketentuan tenue dinas.
Dalam penjelasannya disampaikan bahwa tradisi merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas serta jati diri TNI Angkatan Laut.
Termasuk di dalamnya makna simbolik pakaian dinas yang mencerminkan kehormatan, disiplin, dan tanggung jawab seorang prajurit.
Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Ranjau Armada III, Kolonel Laut (P) Ferry Kurniawan, menyampaikan materi terkait PHST Jaga Darat dan Jaga Laut yang mencakup ketentuan, tugas, serta tanggung jawab personel jaga dalam mendukung kesiapsiagaan dan keamanan satuan.
Melalui kegiatan ini, sejalan dengan semangat Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, diharapkan prajurit Jalasena Armada III semakin profesional, berkarakter, serta siap melaksanakan setiap tugas yang diamanahkan. (Timo)
Redaksi1 minggu agoViral! Sekdes Ngrance Tulungagung Diduga Nyinyir Soal MBG, Camat Pakel Buka Suara
Redaksi1 hari agoSekjen Kemenperin Dikabarkan Dilaporkan ke KPK, Aparat Diminta Klarifikasi
Redaksi2 minggu agoDigugat ke MK, Pasal 257 KUHP Dinilai Jadi “Senjata” Kriminalisasi Petani Penggarap Lahan Terlantar
Redaksi7 hari agoKasus Dugaan Korupsi Covid-19 dan Jalan Wetar Segera Digelar, Penyidik Panggil Ulang Saksi Gratifikasi
Redaksi2 minggu agoKJRA Datangi KSP, Desak Presiden Prabowo Kawal Reforma Agraria Tulungagung–Kediri
Redaksi5 hari agoSP2HP2 Terbit, Fredi Moses Desak Mabes Polri Ambil Alih Dugaan Korupsi Pulau Wetar: Ada Ancaman dan Isu “Pengamanan Kasus”
Jawa Timur2 minggu agoSidang Narkotika di PN Tulungagung Memanas, Kuasa Hukum Sebut Terdakwa Tak Pernah Diperiksa
Redaksi2 minggu agoBabak Baru Pergolakan Pokmas Tani Mandiri: Dugaan Keterangan Palsu Seret Pelapor Lama ke Ranah Hukum







