Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 1 Des 2023 WIB ·

APK Baru Dipasang Dirusak OTK, Tim Advokasi Hukum Partai Gerindra Lapor Polisi


 APK Baru Dipasang Dirusak OTK, Tim Advokasi Hukum Partai Gerindra Lapor Polisi Perbesar

 

BLITAR, 90detik.com- Kampanye baru dimulai beberapa waktu lalu, Alat Peraga Kampanye (APK) milik salah satu calon legislatif (Caleg) dan kader Tomi Gandhi Sasongko (TGS) yang juga caleg DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil 7 dirusak orang tak dikenal (OTK).

Adanya hal ini Tim Advokasi Hukum Partai Gerindra segera melaporkan kepada pihak kepolisian, APK yang dirusak OTK, berada di Jalan Sumba Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Informasi yang diterima, APK rusak tersobek dengan posisi tiga sampai empat garis secara vertikal mengenai gambar caleg.

“Ini pelanggaran. Karena ini masuk dalam perusakan, itu pasti unsur kesengajaan. Nanti akan kita proses lebih lanjut, kita laporkan. Sementara yang masuk di Tim Advokasi Hukum Tomi Gandhi Sasongko ada satu titik banner yang dirusak oleh seseorang yang belum kita temukan pelakunya itu di Jalan Sumba,” kata Ketua Tim Advokasi Hukum Partai Gerindra, Zainu Rahman, S.H.I., Jumat (1/12/2023).

Zainu Rahman, juga menyampaikan semua partai politik peserta pemilu untuk bersaing secara sehat agar proses pemilu tidak terciderai oleh hal-hal yang merusak nilai-nilai demokrasi, seperti misalnya pada perusakan APK.

”Di masa-masa kampanye pemilu 2024 yang baru berlangsung tiga hari ini, kita berharap partai yang ada, agar diberikan petunjuk supaya kita lebih sehat berkompetisi politik, tegas Zainu

Sementara itu, kesempatan terpisah, Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitriyanto mengaku juga telah menerima laporan perusakan APK Tomi Gandhi Sasongko ini.

Pihaknya menyatakan, memposisikan diri untuk menerima laporan sekaligus mengkaji aspek perusakannya berdasarkan regulasi yang berlaku.

“Kita kaji dulu kira-kira ada dugaan pelakunya atau tidak. Tindaklanjutnya seperti apa akan kita godok dulu. Kalau semacam perusakan kan arahnya lebih ke Polres ya ke pidana umum (Pidum). Kita sama-sama menjaga agar Kota Blitar tetap kondusif,” ungkapnya. (Jk)

Artikel ini telah dibaca 137 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Habiskan Anggaran Setengah Miliar Lebih, Pembangunan Kantor Desa Duwet Tak Kunjung Selesai

17 April 2024 - 11:22 WIB

OPS Ketupat Semeru 2024 Polisi Bantu Kendaraan Pemudik Mogok di Kota Kediri

17 April 2024 - 10:36 WIB

Perayaan Ketupat, Polres Bangkalan Siagakan Personel Pengamanan Lebaran di Tengah Laut

17 April 2024 - 10:30 WIB

Polres Jember Berhasil Amankan 4 Tersangka dan Puluhan BB Diduga Hasil Curanmor

17 April 2024 - 10:26 WIB

Operasi Ketupat Semeru 2024, Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kecelakaan dan Gangguan Kamtibmas

17 April 2024 - 10:21 WIB

Seluruh Jajaran Forkopimcam Beserta Pemerintah Desa se Kecamatan Sumbergempol Mengikuti Acara Halal Bihalal1445 Hijriah, Ini Harapan Plt Camat

17 April 2024 - 04:10 WIB

Trending di Jawa Timur