Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 10 Feb 2024 WIB ·

Hari Tenang Pemilu 2024, Abah Imam: Istikharah, Sholat Hajat dan Do’a 


 Hari Tenang Pemilu 2024, Abah Imam: Istikharah, Sholat Hajat dan Do’a  Perbesar

TULUNGAGUNG, 90detik.com- Tahapan pemilihan umum (Pemilu), sudah memasuki hari tenang. Rakyat Indonesia diberi pilihan putra terbaik dari tiga paslon capres-cawapres Pemilu 2024.

KH Imam Mawardi Ridlwan, tokoh ulama dan masyarakat Kabupaten Tulungagung, membagikan tips yang baik untuk menuju Pemilu damai, serta menentukan pilihan yang terbaik.

“Tiga pasangan calon capres-cawapres adalah anak bangsa yang terbaik, untuk memimpin Indonesia. Pada Rabu 14 Februari 2024, saat semua rakyat menentukan pilihan. Pada hari tenang sebaiknya melepaskan diri dari isu politik yang provokasi dan kampanye negatif,”ujar KH Imam Mawardi Ridlwan, pada Sabtu (10/02).

Tokoh ulama dan juga sebagai Sekretaris IPHI Jawa Timur, menjelaskan, paling tidak rakyat kembali ke kekuatan spiritualitas dalam tiga hari ke depan. Untuk melaksanakan sholat istikharah, mendapatkan petunjuk dari Allah SWT.

“Lakukan istikharah atau ikut istikharah para Kyai, masyayikh atau gurunya. Para pendukung Paslon sebaiknya melakukan sholat hajat dan istighosah agar Paslon yang didukung dipilih Gusti Allah Ta’ala,” terang Abah Imam panggilan akrabnya.

Menurutnya, bahwa tiga langkah para timses para paslon capres-cawapres di atas merupakan langkah strategis terbaik dan terefektif. Pemimpin nasional yang dipilih rakyat merupakan pertolongan Allah SWT, agar menjadi garda terdepan dalam menghadapi pihak asing yang merencanakan perpecahan bangsa.

“Tugas para pemimpin nasional adalah pertahankan negara agar tidak bubar atau perang saudara. Pemimpin yang menang karena kekuatan do’a akan menjadi api perjuangan rakyat mencapai kemakmuran, kedaulatan dan keadilan,” tukasnya.

Abah Imam menegaskan, dalam memantapkan pilihan di Pilpres 2024 agar rakyat tidak jadi korban provokasi elit bangsa yang ingin ada keruwetan, kerusakan atau perpecahan anak bangsa.

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan, diantaranya:

1. Amankan suara rakyat agar tidak ada yang mencurangi.

2. Tangkap dan laporkan manakala ada pihak yang main kotor seperti ‘money politic’.

3. Hindari terjebak narasi yang menimbulkan perpecahan bangsa Indonesia.

4. Menyiapkan diri untuk dapat menerima kemenangan dan kekalahan.

5. Pada lingkungan terdekat selalu guyub rukun.

“Bila ada rezeki buat selamatan untuk meminta pertolongan dan perlindungan. Karena hanya yang mendapatkan dukungan mayoritas yang menang terakhir beri dukungan yang terpilih walaupun bukan pilihan kita,” pungkas Abah Imam.(JK/Red)

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Percobaan Cabul yang Terekam CCTV, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi

20 Juni 2024 - 14:29 WIB

Polisi Himbau Perguruan Silat Hindari Kegiatan yang Memicu Konflik

20 Juni 2024 - 14:26 WIB

Polwan Polres Probolinggo Beri Edukasi Pelajar Stop Bullying dan Bijak Bermedsos

20 Juni 2024 - 14:23 WIB

Polda Jatim Berhasil Tekan Angka Kriminal Melalui Operasi Sikat Semeru 2024

20 Juni 2024 - 14:20 WIB

Adakan Binrohtal Rutin, Polres Kediri Bentuk Karakter Anggota Berakhlak Mulia

20 Juni 2024 - 14:16 WIB

Berbagi Hari Raya Idul Adha, Polres Blitar Kota Bagikan 22 Hewan Kurban

20 Juni 2024 - 05:07 WIB

Trending di Jawa Timur