Papua
Ketua Terpilih Hj.Saiful Malik Arif Pimpin Untuk Perubahan di Papua Barat Daya, Muswil II PKS Jadi Titik Awal Lompatan Baru

Kota Sorong PBD — Suasana penuh semangat dan optimisme menyelimuti Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, saat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua Barat Daya menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) II, Minggu (24/8/2025).
Acara ini menjadi titik awal konsolidasi dan gerak strategis PKS menuju lompatan besar periode 2025–2030, dengan mengusung tema nasional: “Kokoh Bersama Majukan Provinsi Papua Barat Daya untuk Indonesia.”
Acara ini diawali dengan pelantikan dan di lanjutkan dengan sambutan dari gubernur provinsi Papua Barat daya, Elisa kambu, S.Sos yang di wakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Papua Barat Daya, Dr. Selviana Sangkek, yang memberikan dukungan atas peran PKS dalam mendorong politik kebangsaan yang sejuk dan konstruktif.
Menurutnya, PKS telah menunjukkan kedewasaan dalam demokrasi dan kepedulian terhadap pembangunan sosial masyarakat.
Rangkaian Muswil di awali dengan pelantikan kepengurusan DPW PKS masa bakti 2025–2030 oleh Ketua DPW, Hj. Saiful Malik, yang disambut dengan antusias oleh para kader dan simpatisan.
Pelantikan ini menandai kesiapan penuh PKS dalam mengawal aspirasi masyarakat, menjawab tantangan zaman, dan memperkuat peran politik yang solutif di tengah masyarakat Papua Barat Daya.
La Ode Samsir, ST, selaku Ketua Panitia sekaligus Sekretaris PKS, melaporkan bahwa kegiatan ini juga dirangkaikan dengan gerakan nasional sedekah serentak yang dilakukan PKS di 38 provinsi.
Ini menjadi simbol dimulainya kerja-kerja kader dan pimpinan untuk periode mendatang. Ia menyebut, Muswil kali ini menjadi yang paling strategis dan masif sepanjang sejarah PKS di Papua Barat Daya.
Tak hanya internal partai, dukungan juga datang dari jajaran pemerintahan daerah, termasuk pemerintah provinsi Papua Barat Daya yang menyampaikan sambutan hangat.
Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk membawa Papua Barat Daya menjadi provinsi yang produktif, adil, dan sejahtera.
“PKS adalah bagian dari motor penggerak perubahan. Kami butuh peran aktif semua partai untuk mengatasi tantangan sosial-ekonomi dan menyiapkan generasi muda yang siap bersaing,” ungkap kepala Kesbangpol dalam pidatonya.
Sambutan beliau disambut tepuk tangan hangat dari peserta Muswil, sebagai tanda kepercayaan yang besar terhadap kontribusi nyata PKS selama ini, termasuk dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan.
Acara diakhiri dengan pembacaan nama-nama struktur kepengurusan baru yang dibacakan oleh unsur pimpinan DPRD kabupaten.
Kepengurusan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat akan hadirnya partai yang bersih, amanah, dan mampu menjadi jembatan solusi dari setiap persoalan rakyat.
Dengan semangat Muswil II ini, PKS Papua Barat Daya menegaskan tekadnya untuk terus hadir di tengah rakyat, melayani dengan ketulusan, dan berjuang untuk masa depan daerah yang lebih baik.
Muswil bukan hanya soal struktur, tapi panggilan untuk bergerak bersama menuju perubahan nyata. (Timo)
Papua
Senator Paul Finsen Mayor Dorong Audit dan Kepastian Hukum atas Lahan Masyarakat Adat di Klamono

Sorong— Anggota DPD RI Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), menekankan perlunya audit independen dan kepastian hukum terkait pengelolaan lahan masyarakat adat di Distrik Klamono, Kabupaten Sorong.
Senator PFM secara tegas menyerukan agar Kejaksaan Agung meninjau kesepakatan antara PT Hendrison Inti Persada (HIP) dan 14 marga pemilik tanah ulayat, termasuk memanggil pemilik perusahaan, Jimmy Wijaya, untuk memberikan keterangan terkait tata kelola lahan.
PFM menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan kewajiban perusahaan, antara lain kompensasi lahan, program pendidikan, pembangunan rumah layak huni, serta penyediaan fasilitas kesehatan bagi warga lokal.
Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan hak masyarakat terlindungi, kewajiban perusahaan terlaksana, dan risiko sosial-ekonomi dapat diminimalkan.
“Ini bukan soal menuduh pihak manapun, melainkan memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang adil. Audit independen akan memberikan dasar yang jelas bagi semua pihak,” ujar PFM di Kantor Dewan Adat Wilayah III Doberay, Kota Sorong, Selasa (24/2/2026).
PFM, yang juga menjabat Ketua Kerukunan Keluarga Papua (KK PAPUA), mencontohkan Marga Malak sebagai pemilik lahan seluas 5.005 hektare yang menerima pembayaran plasma. Namun, menurut warga, skema tersebut perlu dievaluasi agar sejalan dengan potensi hasil bumi dan kesepakatan yang telah dibuat.
Pihaknya juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 Pasal 11 ayat (1), yang mewajibkan perusahaan membangun kebun untuk masyarakat sekitar minimal 20 persen dari total luas areal yang dikelola.
“Dialog konstruktif antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah harus dijalankan secara transparan. Dengan audit, pengawasan, dan kepastian regulasi, hak masyarakat adat terlindungi, perusahaan memperoleh kepastian operasional, dan risiko sosial dapat dikendalikan,” tutup PFM. (By/Red)
Papua
Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual, “Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian”

Manokwari PB — Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diselenggarakan secara virtual dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Senin (12/01/2026).
Ibadah Natal yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, meskipun dilaksanakan secara daring.
Suasana kebersamaan tetap terasa hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025, “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”, mengandung pesan mendalam agar semangat Natal tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat Natal tersebut, diharapkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD semakin meneguhkan komitmen pengabdian guna menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Timo)
Papua
Bulan Trisila TNI AL, Armada III Perkuat Tradisi dan Nilai Keprajuritan melalui Sosialisasi PUDD Khas dan PHST

Sorong, — Dalam rangka memperingati Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, Armada III menggelar Sosialisasi Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) Khas serta Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III serta unsur KRI yang sedang sandar di Dermaga Katapop.
Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (14/1/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai dasar keprajuritan melalui penguatan tradisi dan aturan kedinasan di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Komandan Satuan Kapal Bantu Armada III selaku Ketua Koordinator Kegiatan, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro Guritno, bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai PUDD Khas, tradisi khas TNI AL, serta ketentuan tenue dinas.
Dalam penjelasannya disampaikan bahwa tradisi merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas serta jati diri TNI Angkatan Laut.
Termasuk di dalamnya makna simbolik pakaian dinas yang mencerminkan kehormatan, disiplin, dan tanggung jawab seorang prajurit.
Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Ranjau Armada III, Kolonel Laut (P) Ferry Kurniawan, menyampaikan materi terkait PHST Jaga Darat dan Jaga Laut yang mencakup ketentuan, tugas, serta tanggung jawab personel jaga dalam mendukung kesiapsiagaan dan keamanan satuan.
Melalui kegiatan ini, sejalan dengan semangat Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, diharapkan prajurit Jalasena Armada III semakin profesional, berkarakter, serta siap melaksanakan setiap tugas yang diamanahkan. (Timo)
Redaksi1 minggu agoViral! Sekdes Ngrance Tulungagung Diduga Nyinyir Soal MBG, Camat Pakel Buka Suara
Redaksi1 hari agoSekjen Kemenperin Dikabarkan Dilaporkan ke KPK, Aparat Diminta Klarifikasi
Redaksi2 minggu agoDigugat ke MK, Pasal 257 KUHP Dinilai Jadi “Senjata” Kriminalisasi Petani Penggarap Lahan Terlantar
Redaksi7 hari agoKasus Dugaan Korupsi Covid-19 dan Jalan Wetar Segera Digelar, Penyidik Panggil Ulang Saksi Gratifikasi
Redaksi2 minggu agoKJRA Datangi KSP, Desak Presiden Prabowo Kawal Reforma Agraria Tulungagung–Kediri
Redaksi5 hari agoSP2HP2 Terbit, Fredi Moses Desak Mabes Polri Ambil Alih Dugaan Korupsi Pulau Wetar: Ada Ancaman dan Isu “Pengamanan Kasus”
Jawa Timur2 minggu agoSidang Narkotika di PN Tulungagung Memanas, Kuasa Hukum Sebut Terdakwa Tak Pernah Diperiksa
Redaksi2 minggu agoBabak Baru Pergolakan Pokmas Tani Mandiri: Dugaan Keterangan Palsu Seret Pelapor Lama ke Ranah Hukum













