Connect with us

Jawa Timur

Polresta Sidoarjo Siagakan 300 Personel Gabungan Untuk Tour de Pamderman 2024

Published

on

SIDOARJO, 90detik.com – Kompetisi sepeda Tour de Panderman memperebutkan Piala Kapolda Jawa Timur 2024 dan hadiah menarik lainnya, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, berlangsung besok Sabtu (8/6/2024) pagi.

Lebih kurang 1.800 peserta ajang balap sepeda akan Start dari Polda Jatim hingga Finish di Balai Kota Among Tani, Kota Batu.

Salah satu kota yang akan dilewati peserta Tour de Panderman 2024 ini adalah Kota Sidoarjo.

Hal itu seperti disampaikan Kasihumas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono, usai rapat persiapan pengamanan Tour de Panderman di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (7/6/2024),

Kasihumas Polresta Sidoarjo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai pola pengamanan termasuk pengalihan arus lalu lintas untuk mensukseskan Tour de Panderman 2024.

“Sekitar 300 personel Polresta Sidoarjo, Polsek jajaran dan melibatkan anggota TNI akan ditempatkan di titik-titik yang dilewati peserta balap sepeda Tour de Panderman.,”kata Iptu Tri Novi.

Adapun titik pengamanan kata Iptu Tri Novi mulai dari Waru, Gedangan, Buduran, Sidoarjo Kota, Candi, Tanggulangin dan Porong.

Sedangkan untuk pola pengalihan arus lalu lintas lanjut Iptu Trinovi, disiapkan untuk menyambut rombongan gowes yang start dari Polda Jatim pukul 05.00 pagi.

“Informasi selengkapnya masyarakat dapat melihat di media sosial Polresta Sidoarjo,”kata Iptu Tri Novi.

Ia mengatakan untuk rekayasa lalulintas diberlakukan situasional sekitar 10 menit sebelum rombongan kompetisi sepeda melintas.

Bila memang perlu akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas di titik rawan kepadatan kendaraan bermotor.

Adapun titik rawan tersebut seperti di Bundaran Waru, Aloha, perempatan Gedangan, Traffic Light Maspion Gedangan, Buduran dan kawasan Alun-alun hingga Candi, sampai dengan perbatasan Porong dan Gempol.

Polresta Sidoarjo melalui Kasihumas Iptu Tri Novi Handono mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Sidoarjo, bila pada Sabtu, 8 Juni 2024 pagi sedikit mengganggu kenyamanan rencana akhir pekan.

“Jadi kami juga mohon maaf kepda masyarakat pengguna jalan apabila nantinya perjalanan sedikit terganggu terutama pada rute yang akan dilewati peserta Tour de Panderman 2024,” ungkap Iptu Tri Novi.

Namun demikian lanjut Iptu Tri Novi, Polresta Sidoarjo telah menyiapkan jalu- jalur alternatif bagi pengguna jalan apabila para peserta Tour de Panderman melintas.

“Ini tidak sampai sehari atau berjam – jam, jadi jikalaupun ada pengalihan hanya menjelang peserta melintas hingga pada saat melintas, jadi hanya beberapa menit saja,”jelas Kasihumas Polresta Sidoarjo.

Kasihumas Polresta Sidoarjo juga mengajak masyarakat dapat menanti dan menyemarakan melintasnya rombongan peserta sepeda Tour De Panderman di Kota Delta dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 ini.

“Kami berharap ada supporter untuk para pesepeda dalam Tour de Panderman 2024 yang melintasi kota kita Sidoarjo ini,”pungkasnya.(Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawa Timur

Gerakan Ekonomi Desa Makin Gencar, 79 Unit Truk Resmi Diserahkan ke Koperasi Merah Putih Blitar

Published

on

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program strategis nasional. Sebanyak 79 unit truk resmi diserahkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Pendopo Sasana Adhi Praja pada Rabu (25/3).

Penyerahan bantuan yang berasal dari pemerintah pusat ini dilakukan langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta para penerima manfaat.

Bupati Rijanto menegaskan bahwa bantuan truk ini tidak diberikan secara cuma-cuma. Hanya koperasi yang telah memenuhi syarat ketat yang berhak menerimanya.

“Bantuan ini merupakan bagian dari program lanjutan pemerintah pusat. Prioritas kita berikan kepada koperasi yang telah menyelesaikan pembangunan gedung hingga 100 persen dan dinyatakan siap beroperasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini akan terus berlanjut untuk koperasi Merah Putih lainnya di Kabupaten Blitar. Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menggerakkan ekonomi dari tingkat desa.

Dalam arahannya, Bupati Rijanto berpesan agar bantuan yang diterima dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia meminta agar pengurus koperasi mampu membangun koordinasi yang solid dengan pemerintah desa/kelurahan dan sesama koperasi.

“Kelola secara profesional dan berkelanjutan. Fasilitas ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota koperasi dan masyarakat luas,” tukasnya.

Tak lupa, orang nomor satu di Pemkab Blitar ini juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, mulai dari Dandim, Danramil, hingga Babinsa, serta para kepala desa.

Menurutnya, kolaborasi yang baik selama ini menjadi kunci kelancaran pembangunan gedung koperasi yang menjadi syarat utama pencairan bantuan.

Dengan diserahkannya 79 unit truk ini, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak utama roda perekonomian di tingkat desa.

Kehadiran armada ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan logistik koperasi, sehingga pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(JK/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Haul Yai Tasir Mayong Digelar Tiap 3 Syawal, Merawat Sejarah dan Ikatan Keturunan di Lamongan

Published

on

Lamongan — Suasana asri menyelimuti Dusun Mayong, Desa Sidomlangean, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Di kawasan yang masih kental dengan nuansa alam ini, tercatat sebagai tempat berkembangnya keturunan Yai Tasir yang hingga kini terus menjaga tradisi dan nilai-nilai leluhur.

Salah satu bentuk pelestarian tersebut adalah penyelenggaraan Haul Yai Tasir Mayong yang rutin digelar setiap tahun. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga sarana mempererat hubungan kekerabatan antar keturunan.

Salah satu cucu Yai Tasir, Mbah Guru Ridlwan, saat ditemui awak media 90detik.com, mengisahkan perjalanan hidup sang leluhur. Ia menjelaskan bahwa pada masa awal, wilayah tersebut masih berupa hutan belantara tanpa nama.

“Dulu daerah ini masih hutan. Yai Tasir hidup berpetualang di sini. Beliau kemudian ditolong oleh sepasang suami istri yang mengajak membuka lahan agar bisa bertahan hidup,” ungkapnya.

Dari kebersamaan itulah, mereka mulai membangun kehidupan sederhana dengan rumah bambu dan menggarap hutan. Seiring waktu, kawasan tersebut kemudian dikenal sebagai Dusun Mayong.

Lebih lanjut, Mbah Guru Ridlwan juga menyampaikan bahwa Yai Tasir dikenal sebagai sosok pejuang. Ia disebut pernah menjadi bagian dari pasukan Pangeran Diponegoro dalam perjuangan melawan penjajah.

“Semangat perjuangan itu menjadi teladan bagi anak cucunya. Selain itu, ilmu agama yang beliau bawa terus memberi berkah dan manfaat hingga sekarang,” tambahnya.

Perjuangan Yai Tasir kemudian dilanjutkan oleh putra pertamanya, Mbah Yai Radin atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Yai Ishaq. Ia dikenal sebagai seorang modin yang berperan dalam mendirikan dan merawat langgar (musala) di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga silaturahmi antar keturunan, Haul Yai Tasir Mayong terus dilaksanakan secara rutin setiap tanggal 3 Syawal.

“Tujuannya untuk merawat kekeluargaan dan mengenang jasa para leluhur,” tegas Mbah Guru Ridlwan.

Tahun ini, haul akan diselenggarakan pada Senin, 23 Maret 2026, bertempat di Pesantren Krapak Mayong, Desa Sidomlangean, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.

Kegiatan haul akan diisi dengan berbagai rangkaian ibadah, seperti khotmil Al-Qur’an, pembacaan Yasin dan tahlil, doa bersama, serta ceramah agama.

Tradisi ini diharapkan terus menjadi pengikat spiritual dan sosial bagi generasi penerus, sekaligus menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai perjuangan Yai Tasir Mayong. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Gerak Cepat BPBD Blitar Longsor di Wlingi Lakukan Evakuasi Korban Kaji Cepat

Published

on

BLITAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar bergerak cepat menangani tanah longsor yang menerjang Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, pada Minggu (15/3) sore.

Pasca evakuasi korban, langkah antisipasi langsung dilakukan dengan pemasangan terpal di area tebing yang longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menyatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi begitu menerima laporan kejadian.

Langkah awal yang dilakukan adalah assessment atau kaji cepat dampak bencana sekaligus penanganan darurat di titik kejadian.

“Tim BPBD Kabupaten Blitar langsung melaksanakan assessment serta penanganan di lokasi. Sebagai langkah antisipasi awal, kami melakukan pemasangan terpal pada area tebing yang longsor guna meminimalisir dampak jika terjadi hujan susulan,” ujarnya melalui keterangan resminya pada Selasa (17/03).

Longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 14.00 WIB. Dapur rumah milik Bapak Jino yang berada di atas tebing ambrol, dan materialnya menimpa Suyoto (57) yang sedang ngarit (mencari rumput/red) di bawah tebing.

Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan tertimbun pada pukul 16.00 WIB berkat pencarian warga dan tim di lokasi. Akibat kejadian ini, dapur rumah Jino rusak dan lima jiwa penghuni rumah, termasuk satu anak usia 4 tahun, terdampak langsung.

Selain pemasangan terpal, BPBD Kabupaten Blitar juga berkoordinasi dengan perangkat Desa Ngadirenggo, Babinsa, serta warga setempat untuk penanganan lebih lanjut. Hingga malam hari, cuaca di lokasi terpantau masih hujan ringan.

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi turun. Tim gabungan akan terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian. (JK/Red)

Continue Reading

Trending