Connect with us

Jawa Timur

Suasana Malam di SLG Kediri bersama Puluhan Komunitas Ge8 Jatim

Published

on

KEDIRI,– Suasana malam di Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri begitu semarak dan penuh semangat ketika puluhan anggota komunitas Honda Jazz GE8 Jawa Timur menggelar acara kopi darat (Kopdar) yang berlangsung pada Sabtu (9/2) malam.

Dengan dihadiri oleh peserta dari berbagai daerah, termasuk Blitar, Tulungagung, dan Kediri, acara ini menjadi ajang bertemu dan berbagi yang penuh kehangatan.

Rambuan mobil Honda Jazz GE8 yang diparkir rapi di area, menambah keseruan suasana malam itu.

Anan Sioko, salah satu peserta dari komunitas GE8 Tulungagung, tak dapat menyembunyikan antusiasmenya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan dari Kopdar ini adalah mempererat tali silaturahmi dan berbagi ilmu.

“Kami ingin menjalin hubungan yang lebih dekat dan saling mendukung satu sama lain dalam hobi ini,” ungkapnya penuh semangat.

Cak Karso, peserta dari Kediri, menyambut sobat-sobat dari luar kota dengan dengan ramah.

Puluhan Mobil Honda Jazzz Ge8 Jatim yang terparkir rapi di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri. Foto;(dok/90detik.com).

“Kedatangan teman-teman dari luar Kediri sangat berarti bagi kami. Ini adalah kesempatan yang baik untuk bertukar pikiran dan memperkuat persahabatan,” ucapnya dengan senyum lebar.

Ketua Komunitas GE8 Jawa Timur, Cak Supri, juga turut menyemarakkan suasana dengan harapannya agar acara seperti ini bisa rutin diadakan.

“Kopdar ini bukan sekadar berkumpul, tetapi juga menjadi wadah saling berbagi informasi dan pengalaman. Kami berharap bisa mengadakan lebih banyak kegiatan serupa di masa mendatang,” tambahnya dengan penuh harapan.

Acara Kopdar ini bukan hanya diisi dengan ngobrol santai, tetapi juga diwarnai dengan berbagai aktivitas menarik.

Sesi berbagi tips modifikasi kendaraan serta diskusi tentang perawatan mobil menjadi daya tarik tersendiri.

Para peserta tampak antusias berinteraksi dan menjalin persahabatan baru, menunjukkan bahwa komunitas Honda Jazz GE8 Jawa Timur semakin solid dan kompak.

Tak dapat dipungkiri, malam itu dipenuhi dengan gelak tawa dan kebersamaan.

Oky, salah satu peserta, menyatakan rasa senangnya mengikuti acara ini.

“Saya sangat senang bisa bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah. Rasanya seperti keluarga besar,” katanya.

Seluruh rangkaian acara ditutup dengan harapan untuk lebih banyak kegiatan seru ke depannya, serta semangat untuk terus berbagi dan mendukung satu sama lain dalam menjalani hobi otomotif.

Dengan semangat kebersamaan, komunitas Honda Jazz GE8 Jawa Timur siap untuk melangkah lebih maju. (DON-red)

Jawa Timur

Pelayanan Pagi Polres Blitar: Polisi di Jalan Raya, Warga Merasa Lancar & Aman

Published

on

BLITAR – Rutinitas pagi menjelang jam sibuk di wilayah Blitar terasa berbeda dengan kehadiran personil kepolisian yang sigap di sejumlah titik jalan.

Bukan tanpa alasan, para anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar ini sengaja hadir lebih awal untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pengguna jalan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang rutin digelar setiap pagi ini menyasar dua lokasi utama, depan sekolah-sekolah dan di simpul-simpul jalan rawan kemacetan.

Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membantu anak-anak sekolah menyeberang serta memastikan kendaraan para pekerja dan karyawan tidak tersendat.

“Kami hadir untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat, baik yang hendak bekerja, ke kantor, maupun ke sekolah. Tujuannya satu, agar perjalanan masyarakat aman dan lancar,” tegas Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K, M.H.

Di lokasi terpisah, sejumlah pengguna jalan mengaku merasakan langsung dampak positif dari kehadiran polisi di pagi hari.

“Perjalanan jadi lebih lancar dan teratur. Rasanya aman karena ada polisi yang mengatur dari pagi,” ujar salah satu pengendara yang melintas di simpang empat Kantor Pos Blitar.

AKP Galih menambahkan bahwa kegiatan pelayanan pagi ini merupakan wujud nyata pelayanan prima (excellent service) Polri.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman. Kehadiran polisi di jalan raya tidak hanya untuk menilang, tapi juga mencegah pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan.

“Bila merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di area yang aman atau di pos polisi terdekat. Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” pungkasnya. (Jef/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

OPD Tak Hadir “Hearing“ MBLB, Ketua Ormas Bidik Jawa Timur: Ini Sengaja Demi Atur Sistem di Belakang Layar

Published

on

BLITAR – Rencana rapat dengar pendapat (hearing) antara DPRD Kabupaten Blitar dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) berakhir mengecewakan. Seluruh undangan dari OPD Pemkab Blitar tidak hadir. Ketua DPD Ormas Bidik Jawa Timur, Sultan Abimanyu, pun mengutarakan kekesalannya.

“Jangan bilang ini karena kesalahan teknis. Saya yakin, ketidakhadiran ini sengaja dilakukan demi mengatur sistem di belakang layar,” ujar Sultan dengan nada geram di hadapan awak media, pada Rabu (08/04) siang.

Menurutnya, tindakan OPD yang tak mengirim satu pun wakilnya merupakan bentuk pelemahan terhadap DPRD sebagai lembaga legislatif. Padahal undangan hearing ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi.

“Yang mengundang adalah dewan, wakil rakyat. Masa tidak ada satu pun perwakilan OPD? Ini sangat tidak menghormati pengundang dan terkesan menyepelekan,” ujarnya.

Sultan menduga bahwa ketidakhadiran itu bukan tanpa perhitungan. Ia meyakini ada skenario di balik layar untuk mengulur waktu pembahasan Peraturan Bupati (Perbub) No 60 Tahun 2025 tentang pajak MBLB.

“Mereka butuh waktu menata sistem dulu. Tapi rakyat Blitar tidak bisa terus ditunggu. Peraturan ini menyangkut PAD dari tambang, lho,” tegasnya.

Perbub yang ditetapkan pada 13 Mei 2025 itu sangat krusial karena mengatur pajak tambang sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar, khususnya untuk aktivitas pertambangan di wilayah setempat. Tanpa hearing yang serius, ia khawatir aturan tersebut tak berjalan optimal.

DPD Ormas Bidik Jatim sebenarnya sudah berjuang lama. Surat permohonan hearing diajukan sejak 19 Januari 2026. Bahkan, Ormas Bidik beberapa kali memonitor langsung ke Kantor DPRD Kabupaten Blitar agar agenda ini segera terealisasi.

Undangan baru turun dan hearing digelar pada Rabu (8/4). Namun, kursi OPD yang disediakan tetap kosong sepanjang acara. Ia juga menambahkan, pimpinan rapat yang dipimpin wakil ketua DPRD M Rifa’i dengan didampingi wakil ketua Komisi 2 Suwito Saren Satoto, bersepakat untuk menunda kegiatan tersebut.

” Untuk saat ini kami bersepakat untuk menunda kegiatan ini, selain itu kami terus mengawal setiap lini pemerintahan. Tujuannya jelas, mendorong kinerja aparat agar lebih responsif terhadap kondisi di lapangan. Bukan malah mangkir dan main di belakang layar,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak OPD Pemkab Blitar belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan kesengajaan tersebut. (JK/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Mal Pelayanan Publik Polres Blitar: Urus SKCK, Samsat, hingga Bebas Narkoba dalam Satu Tempat

Published

on

BLITAR – Warga Blitar kini tak perlu repot bolak-balik ke berbagai meja pelayanan kepolisian.

Polres Blitar resmi menghadirkan Mal Pelayanan Publik di ruang pelayanan Mal Prabu Hayam Wuruk yang menyatukan semua keperluan administrasi dalam satu tempat.

Mulai dari pelayanan identifikasi, pembuatan SKCK, cek bebas narkoba, Samsat, hingga SPKT kini tersedia di lokasi yang sama. Dengan konsep terpadu ini, masyarakat diharapkan bisa mengurus berbagai keperluan lebih cepat dan praktis.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kabag Ops Kompol Siswanto menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti di sini.

“Polres Blitar terus melakukan perbaikan dan inovasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Kehadiran mal pelayanan ini diharapkan tidak hanya mempermudah, tetapi juga memberi rasa nyaman dan efisien bagi masyarakat yang mengurus dokumen kepolisian.

Tak perlu lagi datang pagi-pagi atau antre lama, semua bisa diselesaikan lebih ringkas di satu atap.(Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending