Connect with us

Redaksi

Asops Danpasmar 3 Hadiri Konser Papua Barat Daya Bershalawat di Alun-Alun Aimas

Published

on

 

Kabupaten Sorong (08/02/25) – Asops Danpasmar 3 Kolonel Mar Dwi Hartono, M.Tr.Opsla., menghadiri Konser Papua Barat Daya yang bertajuk “Bershalawat” bertempat di Alun-alun Aimas, Jl. Sorong-Aimas, Malawili, Kec. Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. (07/02).

Konser tersebut menghadirkan langsung salah seorang Penyanyi Religi Islam Indonesia ternama yaitu, Haddad Alwi yang diundang oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk menghibur seluruh masyarakat Kota Sorong.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Papua Barat Dr. Drs. Muhammad Musa’ad, M.Si., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga yang hadir. “Selama dua tahun, dua bulan saya memimpin daerah ini dalam membangun Provinsi Papua Barat Daya hingga sampai saat ini yang semakin berkembang pesat,” ucapnya.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat bersama Haddad Alwi dengan bershalawat memuji Nabi Muhammad SAW karena atas ridha dan berkah Allah SWT yang telah membawa kemajuan bagi Provinsi Papua Barat Daya, ini juga merupakan bentuk penghormatan dan pengakuan umat islam atas rahmat-Nya,” ujar Muhammad Musa’ad.

Adapun beberapa lagu yang dibawakan oleh Haddad Alwi salah satunya dengan judul “ibu” yang memiliki makna mendalam tentang kasih sayang seorang Ibu, Selain itu, juga ada beberapa lagu religi yaitu, Muhammad Nabiku, Rindu Muhammadku, Ya Thoybah, dan Jadikan Kami Anak Yang Saleh.

Acara tersebut turut di hadiri Kas Koarmada III Laksma TNI Singgih Sugiharto, M.T., M.Si., Kasrem 181/PVT, beserta para pejabat Forkopimda Papua Barat Daya.

(Tim/Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Redaksi

12 Tersangka Judol dan Sabung Ayam di Ponorogo Diamankan

Published

on

PONOROGO— Satreskrim Polres Ponorogo Polda Jatim meringkus 12 tersangka dalam operasi pemberantasan judi online (Judol), dadu, hingga sabung ayam di berbagai kecamatan pada Jumat (9/1/2026).

Dari total 12 tersangka yang diamankan, empat orang merupakan pemuda asal Kecamatan Sukorejo yakni AT (24), MK (27), MB (29), dan AA (29).

Sementara Delapan tersangka lainnya berasal dari Kecamatan Ngebel dengan inisial K (68), S (74), P (65), SK (63), DK (60), SL (65), SEK (55), dan FA (33).

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali mengatakan, penindakan tegas ini dilakukan untuk merespons keresahan masyarakat terkait maraknya praktik perjudian yang beroperasi secara tersembunyi di wilayah pedesaan dan pinggiran kota.

“Langkah kepolisian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjamin rasa aman dan ketertiban di tengah masyarakat,” tegas AKP Imam, Jumat (9/1/26).

Kasatreskrim Polres Ponorogo Polda Jatim itu menyatakan bahwa penggerebekan dilakukan serentak di lokasi-lokasi yang telah dipetakan sebelumnya.

“Kami lakukan penggerebekan di berbagai kecamatan yang terindikasi ada perjudian dan belasan pelaku perjudian kami amankan,” kata AKP Imam.

Ia menerangkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pemantauan intensif yang dilakukan pihak kepolisian sejak akhir tahun 2025 hingga awal 2026.

“Kami mendapati berbagai modus operandi perjudian yang dijalankan secara sembunyi-sembunyi agar tidak terendus oleh aparat penegak hukum,” ujar AKP Imam.

Penertiban di arena judi sabung ayam dilaporkan berlangsung cukup dramatis karena sejumlah pelaku mencoba melarikan diri saat melihat kedatangan petugas.

Meskipun sempat terjadi aksi pengejaran di sekitar lokasi, aparat berhasil melumpuhkan para terduga pelaku yang mencoba kabur.

“Kita saat menggrebek, tentu mereka ketakutan dan lari meninggalkan lokasi perjudian. Tapi ya tetap bisa diringkus,” ungkap AKP Imam.

Ia menyebutkan bahwa identitas pelaku lainnya masih terus didata seiring dengan pengembangan kasus di meja penyidik.

“Juga ada tersangka lain, yang masih dilakukan pendataan,” terang AKP Imam.

Petugas juga mengamankan berbagai barang bukti, mulai dari handphone untuk akses judi daring, peralatan dadu, hingga perlengkapan sabung ayam.

Seluruh sarana yang digunakan untuk aktivitas ilegal tersebut disita sebagai alat bukti kuat di persidangan nanti.

“Untuk judi sabung ayam juga kami sikat itu alat-alatnya. Kalau ada informasi perjudian lagi bisa laporkan ke kami,” kata AKP Imam.

Saat ini, ke-12 pelaku tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Ponorogo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian yang membawa konsekuensi hukum cukup berat.

“Ancaman hukumannya 10 tahun penjara,” pungkas AKP Imam Mujali. (DON/Red)

Continue Reading

Redaksi

Jaringan Telkomsel di Minahasa Tenggara Lumpuh, Warga Liwutung Desak Pemerintah Lakukan Perbaikan

Published

on

Minahasa Tenggara— Jaringan Telkomsel di Kabupaten Minahasa Tenggara mengalami gangguan parah selama empat hari terakhir. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan mengakses layanan komunikasi dan internet. Keluhan warga terus bermunculan akibat jaringan yang dinilai sangat buruk dan tidak stabil, Sabtu (10/01/26).

“Jaringan Telkomsel di sini benar-benar hancur. Kami kesulitan menghubungi keluarga dan melakukan transaksi online. Bahkan kami sebagai awak media juga kesulitan mengirim berita karena jaringan Telkomsel di Kampung Liwutung, Kabupaten Minahasa Tenggara, nyaris tidak berfungsi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Gangguan jaringan ini dinilai sangat berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama di sektor ekonomi dan pendidikan yang kini sangat bergantung pada akses internet.

Masyarakat Minahasa Tenggara, khususnya warga Kampung Liwutung, berharap pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat segera turun tangan dan memperhatikan persoalan tersebut.

“Kami berharap Telkomsel dan pemerintah segera melakukan perbaikan jaringan, karena komunikasi yang stabil sangat kami butuhkan,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Telkomsel belum memberikan pernyataan resmi terkait gangguan jaringan di wilayah Minahasa Tenggara. Masyarakat berharap permasalahan ini dapat segera teratasi agar layanan komunikasi kembali normal. (Timo)

Continue Reading

Redaksi

Kepergian Mashuri Tinggalkan Duka Mendalam bagi Dunia Pers Tulungagung

Published

on

TULUNGAGUNG – Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik di Kabupaten Tulungagung. Salah satu jurnalis senior, Mashuri, telah berpulang ke rahmatullah, pada Jumat(9/1).

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan seprofesi dan insan pers di Tulungagung.

Pimpinan Redaksi media 90detik.com, Donny Saputro yang akrab disapa Docken, turut menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Mashuri.

Docken mengenang almarhum sebagai sosok pribadi yang baik, rendah hati, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan profesinya sebagai jurnalis.

“Almarhum Mashuri adalah orang yang baik dan selama ini dikenal sebagai jurnalis yang profesional serta independen. Ia menjalankan tugas jurnalistik dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi etika pers, dan selalu berusaha menyampaikan informasi secara berimbang,” ujar Docken.

Menurutnya, Mashuri bukan hanya rekan kerja, tetapi juga panutan bagi jurnalis lain, khususnya generasi muda.

Sikapnya yang santun, terbuka, dan komitmennya terhadap kebenaran menjadikan almarhum sosok yang dihormati di kalangan insan pers Tulungagung.

Kepergian Mashuri menjadi kehilangan besar bagi dunia jurnalistik lokal. Selama menjalankan profesinya, almarhum dikenal aktif meliput berbagai peristiwa penting di Tulungagung serta konsisten menjaga independensi pers di tengah dinamika sosial dan politik daerah.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar redaksi 90detik.com, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diampuni segala dosa-dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambah Docken.

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini.

Selamat jalan Mashuri. Jasa, dedikasi, dan pengabdianmu sebagai jurnalis akan selalu dikenang. Semoga Allah SWT memberikan husnul khatimah dan kedamaian abadi di sisi-Nya. (Red)

Continue Reading

Trending