Nasional
RAPBN 2026 Disahkan, Kuat di Ekonomi, Tegas di Keamanan, Prabowo Jawab Tantangan dengan Aksi Nyata

JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan langkah konkret dalam membangun kesejahteraan aparatur negara dan menjaga stabilitas politik nasional.
Melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025, Presiden Prabowo resmi menambahkan kenaikan gaji bagi ASN, TNI/Polri, dan pejabat negara.
Kebijakan ini menjadi langkah berani yang membedakan era Prabowo dengan pemerintahan sebelumnya, menandai tekad pemerintah untuk menjaga martabat aparatur negara sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Komitmen itu diperkuat dengan kesepakatan pemerintah dan DPR mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Sidang Paripurna DPR pada Kamis (18/9) menyetujui belanja negara sebesar Rp3.842,7 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi menegaskan RAPBN tersebut memberi ruang fiskal lebih kuat untuk mewujudkan program strategis, termasuk kesejahteraan aparatur negara.
“Dengan RAPBN 2026 ini, pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih kuat untuk mewujudkan program-program strategis, termasuk peningkatan kesejahteraan ASN, TNI/Polri, serta pejabat negara,” ujar Menkeu Purbaya di Kompleks Parlemen.
Di tengah capaian tersebut, muncul polemik pelibatan prajurit TNI dalam pengamanan Gedung DPR RI.
Koalisi Masyarakat Sipil menilai langkah Menteri Pertahanan Sjafri Sjamsuddin bertentangan dengan UU TNI serta berpotensi mengganggu profesionalisme militer.
Mereka mendesak agar TNI dikembalikan ke barak dan tidak dilibatkan dalam pengamanan sipil.
Namun, Kepala Biro Infohan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigjen Frega Wenas menegaskan kehadiran TNI murni perbantuan kepada Polri pasca gelombang demonstrasi besar akhir Agustus lalu.
“Saya tegaskan tidak ada sama sekali niat untuk melakukan darurat militer. Permintaan perbantuan datang langsung dari Kapolri, dan TNI hadir untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan stabilitas negara,” kata Frega di Jakarta, pada Kamis (18/9).
Frega juga menekankan bahwa stabilitas keamanan merupakan syarat mutlak agar perintah Presiden Prabowo untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat bisa terwujud.
“Kalau ekonomi terganggu akibat konflik, dampaknya akan luas. Maka tugas TNI adalah memastikan stabilitas tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara, pengamat politik dan hukum, Fredi Moses Ulemlem, menilai kebijakan kesejahteraan aparatur negara dan penguatan stabilitas keamanan adalah bukti konsistensi kepemimpinan Prabowo.
“Presiden Prabowo sudah membuktikan kepemimpinan yang tegas: menaikkan gaji ASN, TNI/Polri, dan pejabat negara, serta memastikan APBN kuat.
Soal TNI di DPR adalah dinamika politik yang harus dijawab dengan mekanisme sehat, bukan dijadikan bahan melemahkan pemerintah,” kata Fredi Moses kepada wartawan, pada Jumat (19/9).
Menurutnya, Prabowo memahami bahwa negara yang kuat harus dimulai dari aparatur negara yang sejahtera sekaligus lingkungan politik yang stabil.
“Inilah kepemimpinan visioner. Prabowo tidak hanya berjanji, ia mengeksekusi kebijakan besar sambil menjaga keamanan nasional,” tegasnya.
Era Prabowo kini menandai keseimbangan baru: kesejahteraan aparatur meningkat, APBN mantap, dan stabilitas politik tetap terjaga meski ada perbedaan pandangan.
Kebijakan besar ini menegaskan bahwa pemerintah bekerja nyata, bukan sekadar retorika, demi Indonesia yang lebih kuat, adil, dan makmur.(By-Red)
Editor: Joko Prasetyo
Jawa Timur
Perwosi Smash Tourney 2026 Digelar, Perkuat Pembinaan Atlet Perempuan

BLITAR – Sebanyak 22 tim voli putri dari 22 kecamatan di Kabupaten Blitar mengikuti Perwosi Smash Tourney 2026 yang digelar pada Sabtu–Minggu, 23–24 Mei 2026.
Turnamen yang berlangsung di lapangan depan rumah Wakil Bupati Blitar itu diproyeksikan menjadi ruang pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Turnamen dibuka oleh Beky Herdihansah yang juga menjabat Ketua Umum KONI Kabupaten Blitar. Dalam sambutannya, Beky menilai olahraga perempuan perlu mendapat penguatan di tengah perubahan pola hidup masyarakat yang semakin minim aktivitas fisik.
“Perwosi bukan sekadar organisasi olahraga. Ini adalah wadah membangun semangat kebersamaan, kesehatan, kedisiplinan, serta membentuk karakter perempuan yang tangguh dan berdaya saing,” kata Beky saat membuka turnamen.
Menurut dia, kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun mental, sportivitas, dan kerja sama tim.
Pemerintah daerah, kata Beky, membutuhkan kolaborasi dengan organisasi olahraga, sekolah, komunitas, hingga dunia usaha untuk memperkuat pembinaan atlet perempuan.
Ketua Perwosi Kabupaten Blitar, Arina Andriani Beky Herdihansah, mengatakan turnamen ini bertujuan mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Ia berharap Perwosi Smash Tourney tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan, melainkan menjadi wadah lahirnya atlet voli putri berprestasi asal Kabupaten Blitar.
Apresiasi terhadap turnamen juga datang dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar, Sugiyo. Menurut dia, kompetisi ini menjadi momentum kebangkitan cabang olahraga voli putri yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai kurang bergairah.
Sugiyo mengatakan atlet potensial yang muncul dari turnamen tersebut dapat dipersiapkan melalui pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat kontingen Kabupaten Blitar di Porprov. Soal dukungan anggaran, DPRD akan membahasnya dalam proses penganggaran mendatang.
Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh Hironi Ulya, menyebut turnamen ini sebagai langkah awal menghidupkan kembali olahraga perempuan di Kabupaten Blitar. Partai final Perwosi Smash Tourney 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026. (JK/Red)
Jawa Timur
Pelepasan Kelas IX SMPN 2 Panggul, PJ Camat Beri Pesan Generasi Berprestasi

TRENGGALEK – Suasana haru dan penuh rasa hormat menyelimuti acara perpisahan serta pelepasan siswa Kelas IX SMPN 2 Panggul, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, yang digelar pada Sabtu (23/5).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Panggul dan Tiga Pilar Desa.
Penjabat (Pj) Camat Panggul, Bambang, secara langsung hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek serta Kepala Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Trenggalek.
Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi penerus bangsa.
Tak hanya itu, para guru purna tugas SMPN 2 Panggul juga turut hadir. Kehadiran para pendidik senior ini menjadi jembatan keteladanan bagi para guru yang masih aktif berjuang di dunia pendidikan. Sinergi yang solid pun terlihat dari kompaknya kehadiran komite sekolah, para kepala SD se-rayon atas, serta seluruh wali murid kelas IX.
Dalam sambutannya, Pj Camat Panggul, Bambang, mengapresiasi pihak sekolah yang telah memberikan pendidikan dan pembinaan terbaik kepada para siswa. Ia berharap para siswa yang lulus dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tetap menjaga nama baik sekolah.
“Saya berharap para siswa yang hari ini dilepas dapat menjadi generasi penerus yang berprestasi dan mampu membanggakan orang tua, sekolah, serta daerah,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, kehadirannya merupakan bagian dari tugasnya sebagai Camat Panggul mengingat SMPN 2 Panggul berada di wilayah kecamatan tersebut.
“Sebagai camat, saya merasa bangga melihat semangat para siswa dan dukungan yang diberikan oleh para guru dan orang tua,” kata Bambang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek, Agus, juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan SMPN 2 Panggul atas dedikasinya dalam mendidik para siswa. Ia berpesan kepada siswa untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Panggul, Muklis, S.Pd. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Jadilah generasi yang berprestasi, tetap rendah hati, dan teruslah belajar demi masa depan yang lebih baik,” pesan.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Panggul, khususnya Camat Panggul, yang telah meluangkan waktu menghadiri acara perpisahan kelas IX.
“Semoga ke depan, kegiatan-kegiatan sekolah bisa terus dihadiri oleh pemerintah kecamatan,” harapnya.
Acara perpisahan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dari para siswa sebagai ungkapan rasa terima kasih dan kebersamaan mereka selama menempuh pendidikan di SMPN 2 Panggul.
Para orang tua siswa yang turut hadir juga memberikan dukungan serta doa bagi kelulusan putra-putri mereka. (Yanto)
Nasional
Soegiarto Santoso: Komunitas Perempuan Harus Jadi Kekuatan Perubahan Sosial

Tangerang Selatan— Komunitas perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas sosial, memperkuat komunikasi publik, serta menciptakan ruang interaksi yang positif di tengah dinamika masyarakat modern.
Pandangan tersebut disampaikan Pimpinan Nasional Gerakan Kebangkitan Nusantara (GKN), Soegiarto Santoso, SE, saat menghadiri kegiatan dialog interaktif bersama Hijabie Community yang digelar pada Sabtu, 23 Mei 2026, di sebuah kafe di Tangerang Selatan.
Dalam forum tersebut, Soegiarto menyoroti pentingnya komunitas sebagai wadah bertumbuh, berbagi pengalaman, sekaligus membangun semangat kolaborasi antarsesama.
Menurutnya, komunitas bukan sekadar ruang berkumpul, melainkan juga medium strategis untuk memperkuat kepedulian sosial dan membangun jejaring yang produktif di tengah masyarakat.
Ia menilai keterlibatan aktif perempuan dalam komunitas menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan sosial yang sehat, inklusif, dan penuh empati.
“Perempuan memiliki peran besar dalam membangun harmoni sosial. Kehadiran komunitas seperti ini menunjukkan bahwa ruang-ruang kebersamaan masih sangat relevan untuk memperkuat komunikasi, solidaritas, dan semangat saling mendukung,” ujar Soegiarto.
Di tengah derasnya arus informasi digital, lanjutnya, interaksi langsung antaranggota komunitas tetap memiliki nilai penting dalam membangun kedekatan emosional dan memperkuat rasa kebersamaan.
Menurut Soegiarto, komunikasi yang terbangun melalui komunitas mampu menjadi fondasi lahirnya berbagai inisiatif sosial yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan bersama Hijabie Community tersebut juga menjadi refleksi bahwa komunitas perempuan terus menunjukkan eksistensinya sebagai bagian dari kekuatan sosial yang aktif membangun ruang dialog yang sehat dan produktif.
Forum interaktif semacam ini dinilai menjadi salah satu bentuk penguatan masyarakat sipil melalui pendekatan yang lebih hangat, partisipatif, dan membumi. (By/Red)
Redaksi2 minggu agoPenipuan Berkedok Investasi MLM di Hong Kong, Puluhan PMI Terjerat Utang Miliaran Rupiah
Redaksi3 hari agoGelombang Protes Hantam SPPG Karangwaru Tulungagung, Menu MBG Dinilai Tak Manusiawi
Redaksi3 hari agoMBG di Karangwaru Bobrok: Menu Tak Layak Diduga Akibat Permainan Mitra dan Kontrol Mandul
Nasional3 minggu agoPSHT “Kepung” DPRD dan KONI Blitar, Ultimatum Keras Dilayangkan: Massa Ancam Turun 10 Kali Lipat
Jawa Timur2 minggu agoUstadz Abdul Adzim Wafat di Usia Muda, Pesantren Zawiyah Dzikir Jama’i Kehilangan Sosok Pengabdi Sunyi
Redaksi2 minggu ago560 Hektare Terlantar, Pokmas Tani Mandiri Desak Negara Cabut HGU Eks PT Indoco
Nasional2 minggu agoNegara Hukum Indonesia Bukan Negara Undang-Undang
Redaksi1 minggu agoWibawa Pemkab Tulungagung Dipertanyakan, Bangunan Disanksi Satpol PP Kembali Berdiri di Lahan LP2B













