Connect with us

Jawa Timur

Dipo Wibowo Putra Asli Blitar Selatan Pastikan Calonkan Bupati Blitar lewat Partai NasDem

Published

on

BLITAR, 90detik.com- Dipo Wibowo pengusaha sukses putra asli daerah dari Blitar Selatan mendaftarkan diri lewat Partai Nasdem untuk mencalonkan sebagai Bupati Blitar. Setelah sebelumnya mengambil formulir di PDIP dan tidak dikembalikan.

Dipo Wibowo dengan sejumlah relawan pendukungnya, mengambil formulir di DPD Partai Nasdem Jl Raya Kanigoro Kabupaten Blitar,pada Kamis (16/05) dan langsung oleh Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Blitar Nurhadi.

Sosok Dipo Wibowo merupakan pengusaha yang sukses di Papua ini mengatakan, pengambilan formulir di DPD Partai Nasdem ia berharap partai Nasdem bisa berkoalisi agar bisa mencapai ketentuan untuk mendaftar di KPU.

Selain itu, masih Dipo menjelaskan tujuan dirinya maju pada pilkada Kabupaten Blitar 2024 untuk memajukan Kabupaten Blitar. Agar lebih maju dan sejahtera karena dirinya adalah putra daerah asli Blitar. Dan dorongan dari masyarakat dan sejumlah koleganya.

Dipo juga merasa prihatin melihat, kondisi Kabupaten Blitar saat ini yang perlu adanya perubahan. Dan ingin sekali membangun serta memajukan masyarakatnya. Kendati demikian, Dipo sendiri mengatakan bahwa apa yang ada pada partai NasDem sesuai dengan harapannya.

“Namun perlu digaris bawahi bahwa untuk mengusung calon bupati dan wakilnya, partai NasDem harus berkoalisi dengan partai lainnya untuk memenuhi syarat,” jelasnya.

Dirinya berharap bisa mendapatkan rekom dari DPP NasDem agar bisa ikut kontestasi pilkada Kabupaten Blitar. Namun semua itu sesuai dengan pertimbangan dan arahan dari Ketua Umum DPP NasDem Surya Paloh.

“Saya hanya menunggu perintah dari DPP NasDem, karena dalam hal ini garis kebijakan partai lah yang menentukan semuanya. Termasuk salah satunya tentang koalisi,” pungkasnya.

Sementara itu, Nurhadi Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Blitar mengatakan, ucapan syukur ada putra daerah yang terbaik siap untuk maju dalam Pilkada 2024.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dipo Wibowo bersama dengan tim suksesnya yang sudah mempercayakan kepada partai Nasdem. Selain itu Nurhadi juga menyampaikan beliau juga mengatakan akan mengembalikan formulir secepatnya.

“Alhamdulillah akhirnya ketemu dengan salah satu putra daerah terbaik, dan kebetulan Mas Dipo ini berasal dari Blitar Selatan tepatnya dari Panggungrejo. Blitar Selatan perlu diketahui selama ini merasa dianaktiri kan dari segi berbagai pembangunan padahal Blitar Selatan punya potensi yang luar biasa dari kehutanan, pertanian, pertambangan, peternakan bahkan pariwisata apalagi dengan progres JLS yang terus berjalan,” ujar Nurhadi yang juga terpilih kembali menjadi Anggota DPR RI ini.

Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada Dipo Wibowo bersama dengan Tim Suksesnya yang sudah mempercayakan kepada partai Nasdem dengan mendatangi DPD Partai Nasdem di Desa Tlogo untuk mengambil formulir, beliau juga mengatakan akan mengembalikan formulir secepatnya.

Masih Nurhadi, tadi sempat mengobrol terkait kontestasi Pilkada 2024 yang nanti akan dilaksanakan sekitar bulan November dan tentunya untuk menuju pemenangan butuh berbagai macam strategi khusus.

”Dan ternyata dari pemaparan nya saya dengar tadi cukup komprehensif dan cukup berpengalaman ternyata beliaunya. Karena partai Nasdem hanya memiliki tiga kursi, kita akan terus melakukan lobi lobi politik, komunikasi politik dengan partai partai lain yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Blitar,”pungkasnya. (Red/*)

Editor: JK

Jawa Timur

Arus Mudik di Jatim 2026 Naik Signifikan, Jumlah Kendaraan Tembus 1,93 Juta

Published

on

SURABAYA— Pergerakan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data periode 13 hingga 24 Maret 2026, total kendaraan keluar-masuk tercatat mencapai 1.938.668 unit.

Angka tersebut meningkat sekitar 18 persen atau bertambah 300.676 kendaraan dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 1.637.992 kendaraan.

Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan peningkatan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat saat momentum mudik Lebaran tahun ini.

“Secara umum terjadi peningkatan arus lalu lintas baik di jalur arteri maupun tol. Total kendaraan yang keluar masuk Jawa Timur naik sekitar 18 persen dibanding tahun lalu,” ujar Kombes Pol Abast dalam keterangannya, Rabu (25/3/26).

Di jalur tol, peningkatan juga terlihat dengan total kendaraan mencapai 1.483.303 unit atau naik 10 persen.

Sementara di jalur arteri, lonjakan cukup signifikan terjadi di beberapa titik, seperti arteri Magetan yang mengalami kenaikan hingga lebih dari 400 persen.

Selain kendaraan, jumlah penumpang moda transportasi umum juga mengalami peningkatan cukup tinggi.

Total penumpang tercatat sebanyak 2.544.309 orang atau naik 22 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2.097.163 orang.

“Lonjakan penumpang terlihat di berbagai moda, baik darat, laut, maupun udara. Ini menandakan aktivitas mudik tahun ini berjalan sangat dinamis,” tambah Kombes Abast.

Di sektor transportasi udara, Bandara Juanda mencatat kenaikan penumpang sebesar 13 persen menjadi 522.135 orang.

Sementara di terminal bus Purabaya jumlah penumpang meningkat 22 persen menjadi 472.519 orang.

Untuk transportasi kereta api, Stasiun Gubeng dan Pasar Turi juga mengalami kenaikan signifikan.

Di Stasiun Gubeng jumlah penumpang naik 41 persen menjadi 326.493 orang, sedangkan di Stasiun Pasar Turi meningkat 18 persen menjadi 210.016 orang.

Sementara itu, di sektor penyeberangan laut, Pelabuhan Ketapang Banyuwangi mencatat kenaikan penumpang hingga 21 persen menjadi 904.814 orang.

Namun, Pelabuhan Tanjung Perak justru mengalami penurunan total penumpang sekitar 21 persen.

Kombes Abast menegaskan, secara keseluruhan kondisi arus mudik dan balik di Jawa Timur selama Operasi Ketupat Semeru 2026 berjalan aman dan lancar meskipun terjadi peningkatan volume yang cukup tinggi.

“Alhamdulillah, meskipun terjadi peningkatan yang cukup signifikan, situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas tetap terjaga kondusif. Ini berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026,” pungkas Kombes Abast. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Operasi Ketupat Semeru 2026 : Arus Mudik 2,1 Juta Kendaraan di Jawa Timur Tetap Kondusif

Published

on

SURABAYA— Arus mudik Lebaran 2026 menuju Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan hasil evaluasi Operasi Ketupat Semeru 2026 pada periode 13 hingga 25 Maret, volume kendaraan yang melintas di jalur arteri maupun tol mencapai 2.179.014 unit atau 18 persen dibanding tahun lalu.

Meskipun terjadi peningkatan kendaraan yang keluar masuk, secara umum di wilayah Jawa Timur situasi arus lalu lintas masih berjalan aman dan lancar.

Hal itu seperti disampaikan Kabid Humas Polda Jatim selaku Kasatgas Humas Operasi Ketupat Semeru 2026, Kombes Pol Jules Abraham Abast di Mapolda Jatim, Kamis (26/3/26).

Kombes Abast mengatakan, tingginya mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini terlihat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Jawa Timur.

“Hasil analisa dan evaluasi kami menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi pada arus mudik tahun ini,” ujar Kombes Abast.

Menurut Kombes Abast, peningkatan volume kendaraan paling mencolok terjadi di jalur arteri.

Salah satu titik tertinggi tercatat di perbatasan Magetan-Jawa Tengah, dengan kenaikan kendaraan masuk hingga 514 persen dibandingkan tahun lalu.

Selain jalur arteri, sejumlah ruas tol di Jawa Timur juga mengalami peningkatan arus lalu lintas.

Ruas Solo-Ngawi mencatat total 149.286 kendaraan, atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, ruas Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi) menjadi salah satu jalur yang mengalami lonjakan cukup tinggi, dengan total 525.463 kendaraan atau naik 34 persen.

Adapun ruas Pandaan-Malang juga menunjukkan peningkatan arus kendaraan meski relatif stabil.

“Jalur arteri masih menjadi pilihan utama masyarakat saat mudik. Namun sejumlah jalur tol juga mengalami peningkatan arus kendaraan yang cukup signifikan,” kata Kombes Abast.

Tak hanya kendaraan pribadi, jumlah penumpang angkutan umum di Jawa Timur juga mengalami lonjakan.

Total penumpang dari berbagai moda transportasi, mulai dari udara, laut, kereta api, hingga bus, tercatat mencapai 2.775.689 orang, atau naik 21 persen dibandingkan tahun 2025.

Lonjakan tertinggi terjadi pada moda transportasi kereta api, khususnya di Stasiun Gubeng Surabaya, yang mencatat kenaikan penumpang hingga 42 persen.

Sementara itu, Terminal Purabaya/Bungurasih juga mengalami peningkatan signifikan.

Jumlah penumpang masuk di terminal tersebut tercatat naik hingga 66 persen, dari sekitar 157 ribu orang pada tahun lalu menjadi sekitar 262 ribu orang pada tahun ini.

Tak hanya itu, arus penumpang di Bandara Juanda juga ikut meningkat.

Tercatat, total penumpang di bandara tersebut mencapai 567.096 orang, atau naik 13 persen dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

“Kenaikan juga terjadi pada moda transportasi umum. Ini menunjukkan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini cukup tinggi di seluruh sektor transportasi,” jelas Kombes Abast.

Melihat tingginya pergerakan masyarakat selama arus mudik, Polda Jatim mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Polda Jatim juga terus menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan, termasuk di jalur arteri, tol, terminal, stasiun, hingga lokasi wisata.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati selama perjalanan. Jangan memaksakan diri saat lelah, manfaatkan rest area maupun pos pengamanan yang telah disiapkan,” pungkas Kombes Abast. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Gerakan Ekonomi Desa Makin Gencar, 79 Unit Truk Resmi Diserahkan ke Koperasi Merah Putih Blitar

Published

on

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program strategis nasional. Sebanyak 79 unit truk resmi diserahkan kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Pendopo Sasana Adhi Praja pada Rabu (25/3).

Penyerahan bantuan yang berasal dari pemerintah pusat ini dilakukan langsung oleh Bupati Blitar, Rijanto.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta para penerima manfaat.

Bupati Rijanto menegaskan bahwa bantuan truk ini tidak diberikan secara cuma-cuma. Hanya koperasi yang telah memenuhi syarat ketat yang berhak menerimanya.

“Bantuan ini merupakan bagian dari program lanjutan pemerintah pusat. Prioritas kita berikan kepada koperasi yang telah menyelesaikan pembangunan gedung hingga 100 persen dan dinyatakan siap beroperasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini akan terus berlanjut untuk koperasi Merah Putih lainnya di Kabupaten Blitar. Komitmen ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk menggerakkan ekonomi dari tingkat desa.

Dalam arahannya, Bupati Rijanto berpesan agar bantuan yang diterima dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia meminta agar pengurus koperasi mampu membangun koordinasi yang solid dengan pemerintah desa/kelurahan dan sesama koperasi.

“Kelola secara profesional dan berkelanjutan. Fasilitas ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota koperasi dan masyarakat luas,” tukasnya.

Tak lupa, orang nomor satu di Pemkab Blitar ini juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran TNI, mulai dari Dandim, Danramil, hingga Babinsa, serta para kepala desa.

Menurutnya, kolaborasi yang baik selama ini menjadi kunci kelancaran pembangunan gedung koperasi yang menjadi syarat utama pencairan bantuan.

Dengan diserahkannya 79 unit truk ini, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi penggerak utama roda perekonomian di tingkat desa.

Kehadiran armada ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan logistik koperasi, sehingga pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(JK/Red)

Continue Reading

Trending