Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Hukum Kriminal · 14 Des 2023 WIB ·

Dugaan Pelecehan Anak Dibawah Umur, Perangkat Cabul Harus Diadili


 Dugaan Pelecehan Anak Dibawah Umur, Perangkat Cabul Harus Diadili Perbesar

 

TULUNGAGUNG, 90detik.com- Ratusan warga Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Tulungagung, berkumpul di depan kantor desa untuk menggelar demonstrasi atas dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh seorang oknum perangkat desa.

Protes ini bertujuan untuk menuntut tindakan tegas terhadap pelaku dan keadilan bagi korban.

Oknum perangkat desa yang diduga melakukan tindakan pelecehan tersebut inisial PR, dan korban sebut saja Melati (15) tahun yang tidak lain adalah keponakanya sendiri.

Dalam aksinya, para warga menegaskan bahwa oknum perangkat desa yang diduga terlibat dalam pelecehan tersebut harus dipecat dan diproses hukum.

Mereka merasa bahwa tindakan ini sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang yang seharusnya bertanggung jawab dan melindungi masyarakat, terutama anak-anak.

Selain itu, warga juga menggunakan kesempatan ini untuk mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepala desa Gesikan terkait masalah pengurusan sertifikat tanah yang tak kunjung selesai.

Mereka menganggap bahwa sudah cukup lama masalah ini menghantui mereka, namun hingga saat ini belum ada tindakan konkret yang diambil oleh kepala desa.

“Kami meminta kepala desa untuk segera menindaklanjuti pengurusan sertifikat tanah ini. Sudah lebih dari empat tahun kami menunggu dan tidak ada kejelasan. Kami sangat kecewa dengan kinerja kepala desa yang seolah-olah membiarkan masalah ini terbengkalai,” ujar salah satu warga yang ikut dalam demonstrasi tersebut, Kamis(14/12/23).

Sebagai respons atas tuntutan warga, pihak kepolisian yang telah melakukan investigasi terhadap dugaan pelecehan tersebut menyatakan akan segera memproses perkara ini secara serius. Mereka menjamin bahwa pelaku tidak akan luput dari hukum dan akan bertanggung jawab atas tindakannya.

Caption Foto : Suasana saat warga desa gesikan kecamatan pakel demo tuntuk oknum perangkat desa dipecat. 

Kepala desa Gesikan Nurhadi, saat diminta tanggapannya terkait tuntutan warga terhadap pengurusan sertifikat tanah, mengatakan bahwa pihaknya tidak terlibat dengan urusan sertifikat tersebut.

Mengawali tanggapannya Nurhadi mengatakan ,” yang salah memang harus diadili” ujarnya.

“Sedangkan terkait pengurusan sertifikat tanah saya tidak tahu menahu dan itu bukan urusan saya,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Pakel Imam Suwoyo S.Sos.M.Si, merekomendasikan untuk memecat dengan tidak hormat perangkat tersebut.

“Saya merekomendasikan memecat secara tidak hormat oknum perangkat yang melakukan tindakan asusila terhadap anak dibawah umur”, cetusnya.

Kemudian, pada sambutan Kapolsek Pakel, Polres Tulungagung Iptu Retno Pujiarsih, SH., MH mengatakan bahwa,’ surat perjanjian damai tidak menghapus proses hukum,” tegasnya.

Dan dengan adanya peristiwa ini ia juga menghimbau kepada masyarakat yang hadir supaya jangan mempercayakan anak gadisnya mudah mempercayakan anak gadisnya pada orang lain, karena pelaku biasanya orang adalah orang terdekat.

“Kebanyakan pelaku pelecehan adalah orang terdekat kita sendiri, makanya bagi yang mempunyai anak gadis jangan mudah percaya kepada orang lain walaupun itu saudara sendiri,” jelasnya.

Dengan adanya demonstrasi ini, diharapkan pihak terkait, terutama kepala desa, dapat segera mengambil tindakan untuk menuntaskan masalah sertifikat tanah dan juga memberikan keadilan kepada korban pelecehan.

Warga Desa Gesikan berharap agar kasus ini menjadi pembelajaran bagi mereka yang memiliki posisi penting dalam pemerintahan agar tidak menyalahgunakan kepercayaan dan melanggar hukum. (id/Red)

Artikel ini telah dibaca 316 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Antusias Warga Saat Polres Malang Berangkatkan Ratusan Peserta Balik Mudik Gratis Lebaran 2024

21 April 2024 - 14:22 WIB

Polda Jatim Tetapkan Y-U Mantan Direktur PT Energi Sterila Higiena Tersangka Penggelapan

21 April 2024 - 14:18 WIB

Polda Jatim Amankan Dua Tersangka Pembuat Kontrak Angkutan Ekspedisi Fiktif 11 Miliar Rupiah

21 April 2024 - 14:13 WIB

Harkamtibmas, Ditpolairud Polda Jatim Gelar Program Sambang Nusa Presisi di Pulau Mandangin Sampang

21 April 2024 - 14:07 WIB

Peringati HUT Brigif 16 Wira Yudha Ke- 17, Kapolres Kediri Kota Bersama Forkopimda Ikuti Fun Bike dan Senam Bersama

21 April 2024 - 14:01 WIB

Polres Madiun Kota Siagakan Personel Gabungan Siap Tangani Bencana  

21 April 2024 - 13:56 WIB

Trending di Jawa Timur