Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Internasional · 17 Mar 2024 WIB ·

Hari Kedua di Kota Tarim, Rombongan Habib dan Kyai Ziarah Masjid dan Makam Aulia Zambal


 Hari Kedua di Kota Tarim, Rombongan Habib dan Kyai Ziarah Masjid dan Makam Aulia Zambal Perbesar

 

YAMAN, 90detik.com Memasuki hari ke dua kunjungan di Kota Tarim Yaman. Rombongan para habib, kyai serta gawagis dari Indonesia, mengikuti ”ngaji” tafsir Al Qur’an oleh Habib Umar Bin Hafidz,usai/bakda sholat shubuh.

Setelahnya, rombongan melakukan sholat isyroq, diberi kesempatan berjumpa Habib Umar Bin Hafidz.

Rombongan yang dipimpin oleh Habib Sholeh al Jufri melanjutkan ziarah ke masjid yang ada Kota Tarim dan makam Aulia Zambal.

Dalam perjalanan menuju, tempat tersebut, Habib Sholeh Al Jufri menjelaskan di Kota Tarim yang sangat kecil ini ada 360 masjid. Semua masjid penuh jama’ah bila sholat lima waktu. Usia masjid ada yang 700 tahun, bahkan ada yang berusia 1000 tahun.

“Para waliyulloh yang ada di Kota Tarim saat membangun masjid ditirakati dan ada yang meminta restu, izin Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam. Di antara kegiatan di masjid kota Tarim adalah adanya khataman Al Qur’an setiap hari Kamis,” tutur Habib Sholeh.

Sekretaris IPHI Jawa Timur, yang turut dalam rombongan KH. Imam Mawardi Ridlwan mengisahkan jika sudah tiba di Kota Tarim jangan lupa berziarah ke Masjid dan makbaroh Aulia Zambal.

“Hari kedua di Tarim kami dibimbing Habib Sholeh Al Jufri berziarah Masjid Umar Muhdhor. Masjid yang didirikan oleh Al-Imam Umar Muhdhor pada tahun 833 H. Para peziarah sangat kagum dengan masjid ini. Karena dibuat dari bahan tanah liat, ” ujar KH Imam Mawardi Ridlwan.

Sekretaris IPHI Jawa Timur dan juga sebagai pengasuh pondok pesantren di Tulungagung ini, menambahkan, masjid ini tetap berdiri kokoh walaupun usianya sudah ratusan tahun.

”Masih sangat indah adalah menara masjid. Tingginya antara 60 meter. Menara tersebut juga berbahan tanah liat. Rombongan juga berziarah ke Masjid Asy-Syeikh Ali bin Abi Bakar as-Sakran. Dan Masjid Al-Imam Al-Hadad. Yaitu masjid yang mengambil nama dari Al-Imam Abdullah bin Alawi Al-Hadad,” kisah Abah Imam panggilan akrabnya.

Selanjutnya Abah Imam mengisahkan makam Aulia Zambal. Makam tersebut tertata bagus. Makam para waliyulloh. Tentu saja memberi keberkahan bagi setiap peziarah. Makam Zambal hanya untuk para sadah Ba’alawi saja.

Sementara itu, Habib Sholeh Al Jufri menjelaskan bahwa makam Zambal merupakan makam yang dihuni ribuan waliyulloh.

“Makam Zambal itu sangat istimewa. Karena banyak wali kutub dimakamkan di Zambal. Sangat tepat para peziarah Kota Tarim mengagendakan ke Zambal,” tutup Habib Sholeh.

(Red/JK)

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Adakan Ziarah di Kota Seribu Wali, Para Habib, Kyai dan Gawagis, Abah Imam: Untuk Tuntut Ilmu

16 Maret 2024 - 07:47 WIB

Academic dan Professional Orientation in Europe November 2023

19 November 2023 - 04:42 WIB

Orientasi Akademik dan Profesional di Eropa: Kunci Sukses Mahasiswa Internasional

19 November 2023 - 04:39 WIB

Trending di Internasional