Connect with us

Jawa Timur

Kapolda Jatim Terpilih Secara Aklamasi Jadi Ketua PBVSI Jawa Timur

Published

on

SURABAYA, 90detikcomKapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Imam Sugianto, M.Si kembali ditunjuk menjadi Ketua Umum Pengprov Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia ( PBVSI) Provinsi Jawa Timur periode 2024 – 2028.

Terpilihnya Kapolda Jatim tersebut usai diselenggarakan Musyawarah Provinsi ( Musprov) Pengurus Provinsi PBVSI Jawa Timur di Rupatama Mapolda Jatim, Rabu (24/1).

Dalam musyawarah tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto secara aklamasi terpilih hanya dalam waktu singkat oleh seluruh pengurus baik Pengkot dan Pengkab PBVSI se Jawa Timur.

Sementara itu Kapolda Jatim yang terpilih kembali sebagai Ketua PBVSI periode 2024 – 2028 menyampaikan terimakasih kepada seluruh Pengkot dan Pengkab atas menunjuk dirinya kembali sebagai Ketua PBVSI.

“Dengan mengucap Bismilahirrohmanirrohim, semoga kepercayaan ini dapat kami jalankan dengan jujur,Amanah,terbuka dan berprestasi bersama segenap pengurus terpilih untuk membawa Bolavoli Jawa Timur melalui Ridho dan rahmat Allah SWT senantiasa berprestasi di tingkat Nasional maupun Internasional,”ungkap Irjen Imam.

Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan ke depan akan segera menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang dalam masa bakti kepengurusan periode Tahun 2024 – 2028.

”Dalam menyusun program kerja tentu akan kita libatkan seluruh stakeholder dan segenap pihak yang concern dengan pembinaan bola voli di Jawa Timur,”kata Irjen Imam.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabidhumas ) Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan bahwa penyelenggaraan musyawarah Pengprov tersebut berdasarkan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( AD./ ART ) PBVSI dan sesuai surat mandat Ketua Umum PP PBVSI untuk melaksanakan musyawarah Provinsi.

“Berdasarkan AD/ART dan sesuai surat mandat Ketum PP PBVSI,Musyawarah kepengurusan itu harus dilaksanakan mengingat periode kepengurusan sebelumnya sudah selesai,”ujar Kombes Pol Dirmanto usai mengikuti Musprov PBVSI di Mapolda Jatim.

Kombes Dirmanto menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya Musyawarah Pengprov PBVSI Jawa Timur salah satunya memilih ketua umum Pengprov Jatim.

“Kebetulan secara aklamasi Bapak Kapolda Jatim terpilih dan diangkat sebagai Ketua Umum Pengprov PBVSI Jawa Timur ( ex – Officio )yang masa baktinya periode Tahun 2024 – 2028,”jelas Kombes Dirmanto.

Selain itu masih kata Kombes Dirmanto pada musyawarah Pengprov tersebut juga segera Menyusun tim formatur untuk membantu Ketua Umum terpilih dalam membentuk kepengurusan Pengprov PBVSI Jawa Timur.

“Tadi sudah disampaikan oleh Bapak Kapolda sebagai Ketua Umum Pengprov PBVSI terpilih, ke depan akan segera disusun program kerjanya, ya jadi mohon doanya rekan – rekan dan Masyarakat agar Bola Voli Jawa Timur lebih berprestasi lagi,”tutup Kombes Dirmanto saat diwawancarai media. (Red)

Jawa Timur

MI Tahfidz Ngelo Gelar Holiday Bahasa Inggris dan Matematika Gratis untuk Anak Pesisir Tulungagung

Published

on

TULUNGAGUNG— Di sebuah madrasah sederhana yang berada di kawasan pesisir selatan Tulungagung, MI Tahfidz Al Azhar Ngelo menghadirkan gagasan berbeda dalam mengisi masa liburan sekolah. Melalui program Holiday Bahasa Inggris dan Matematika, madrasah yang berada di Dusun Ngelo, Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung itu mengubah liburan menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak pesisir Sanggar dan Sine.

Program ini digagas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Seluruh kegiatan diberikan secara gratis agar anak-anak yang memiliki semangat belajar tetap mendapatkan akses pendidikan berkualitas selama masa liburan.

Kepala MI Tahfidz Al Azhar Ngelo, Ulil Abshoor, mengatakan program tersebut lahir dari kepedulian terhadap potensi besar anak-anak pesisir yang selama ini belum mendapatkan wadah pembinaan yang memadai, khususnya dalam penguasaan bahasa Inggris dan matematika.

“Program liburan seru dan edukatif ini kami siapkan untuk anak-anak pesisir Pantai Sine. Mereka sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi belum banyak lembaga yang memberikan pendampingan. Bahasa Inggris membuka jendela dunia, sementara matematika melatih logika agar tidak mudah goyah menghadapi perubahan zaman,” ujar Ulil, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, pembelajaran selama program holiday dikemas dengan metode yang interaktif. Anak-anak tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga mengikuti berbagai permainan edukatif, diskusi, hingga kompetisi yang membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan.

“Harapannya, anak-anak merasakan bahwa belajar itu menyenangkan. Kami ingin membangun semangat belajar sejak dini melalui suasana yang penuh kegembiraan,” tambahnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Wakil Lembaga Dakwah PWNU Jawa Timur, KH. Imam Mawardi Ridlwan. Melalui pesan WhatsApp, ia menilai kegiatan seperti ini merupakan bentuk dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Dakwah di era modern adalah dakwah membangun komunitas. Program holiday seperti ini akan efektif membangun karakter murid, terlebih di dalamnya juga ada jadwal ibadah dan mengaji,” ungkapnya.

Program Holiday Bahasa Inggris dan Matematika MI Tahfidz Al Azhar Ngelo berlangsung selama empat hari, mulai Senin (29/6/2026) hingga Kamis (9/7/2026). Kegiatan dilaksanakan setiap hari pukul 07.00 hingga 15.30 WIB tanpa dipungut biaya.

Melalui program ini, MI Tahfidz Al Azhar Ngelo berharap dapat menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik anak-anak pesisir, tetapi juga memperkuat karakter, kepercayaan diri, serta semangat mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2026, KSOP Kelas IV Kalianget Gandeng Poltekpel Surabaya Cetak SDM Maritim Handal

Published

on

SUMENEP – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya pada Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Angkatan IV Tahun 2026 di Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Parsanga, Kecamatan Kota Sumenep, pada Senin (29/6).

Program yang diikuti 148 peserta ini akan berlangsung hingga 7 Juli 2026 yang juga dihadiri oleh Forpimka Kalianget dan dibuka resmi oleh Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kalianget Azwar Anas, SH, M.Hum,.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor transportasi laut sekaligus memperkuat budaya keselamatan pelayaran di wilayah kepulauan.

Pelaksanaan DPM (Diklat Pemberdayaan Masyarakat ) ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia dan berdasarkan pada Peraturan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Nomor PK.09/BPSDMP-2017 tentang Kurikulum Program Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Pelaut serta Peraturan Kepala BPSDM Perhubungan Nomor PK.03/BPSDMP-2018 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat dibidang transportasi laut untuk meningkatkan skill/kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang transportasi khususnya transportasi laut, sehingga faktor keselamatan dan keamanan di laut dapat ditingkatkan.

Dalam pelaksanaannya, peserta akan mengikuti tiga program utama, yakni Basic Safety Training (BST), Security Awareness Training (SAT), dan Advance Fire Fighting (AFF).

Tujuan Diklat Basic Safety Training (BST)

a. memahami tentang pentingnya keselamatan,

b. memahami tentang pentingnya tindak pencegahan kecelakaan,

c. Memahami tentang kepedulian akan pentingnya penerapan dan nilai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada lingkungan kerjanya,

d. Memahami tentang pentingnya pencegahan kecelakaan di lingkungan kerjanya

Tujuan Diklat Security Awareness Training (SAT)

Memahami tentang cara menjaga stabilitas keamanan di atas kapal.

Tujuan Diklat Advance Fire Fighting (AFF) memahami tentang tata cara menggunakan alat pemadam kebakaran dan prosedur memadamkan kebakaran jika terjadi diatas kapal.

Sementara, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Diklat Pemberdayaan Masyarakat yang berasal dari SMK, masyarakat umum baik dari kabupaten Sumenep sendiri maupun berasal dari luar kota dengan total 148 orang.

“Apresiasi yang sangat luar biasa dengan adanya pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja maritim yang memiliki kompetensi, disiplin, dan kesadaran tinggi terhadap aspek keselamatan serta keamanan pelayaran“, tegasnya .

Melalui program ini diharapkan lahir SDM transportasi laut yang profesional, terampil, dan mampu mendukung peningkatan keselamatan pelayaran, khususnya di Kabupaten Sumenep yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan.

Lebih lanjut, apresiasi kepada Politeknik Pelayaran Surabaya yang kembali mempercayakan Kabupaten Sumenep sebagai tempat terselenggaranya Diklat Pemberdayaan Masyarakat bersama KSOP Kelas IV Kalianget diharapkan terus berlanjut guna memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan dan pelatihan di bidang transportasi laut.

Sehingga Program ini mampu menjawab kebutuhan SDM sektor transportasi laut yang semakin kompetitif sekaligus memperkuat kualitas tenaga kerja maritim di wilayah kepulauan.

“Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) merupakan program diklat yang diselenggarakan dengan anggaran Poltekpel Surabaya“, tutupnya (By/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Pesantren Krapak Mayong Memuliakan Anak Yatim di Hari Sepuluh Muharom 1448 H

Published

on

LAMONGAN – Suara adzan asar baru saja reda di langit Mayong. Jama’ah Ngaji Selapan Sabtu Wage berduyun-duyun memenuhi teras Pesantren Krapak Mayong. Hari itu bukan sembarang Jumat. Tanggal 10 Muharom, Yaumi Asy Syuro, hari yang oleh para nabi dijadikan momentum pertaubatan.

Kang Imam Suyuti, sekretaris pesantren, pada Jum’at (26/6) menyebut sore itu sebagai “sore istighfar.”

Ia menjelaskan bahwa jamaah diajak menundukkan kepala, melafalkan doa pengampunan sebelum magrib.

“Hari asy syuro adalah hari taubat. Jama’ah diajak membaca istighfar agar hati kembali bening,” katanya lirih.

Di tengah lantunan doa, hadir pula KH. Imam Mawardi Ridlwan. Sekretaris PW IPHI Jawa Timur itu mengingatkan, bahwa anak yatim adalah sumber keberkahan.

“Memuliakan mereka bukan sekadar memberi santunan. Tapi juga perhatian, kelembutan, dan memenuhi kebutuhan hidupnya,” ujarnya.

KH Imam Mawardi Ridlwan, bersama anak yatim. (dok/DON).

Sebanyak 80 anak yatim sore itu menerima santunan. Mereka duduk berjejer, dengan wajah polos penuh harap.

Abah Imam, yang kini juga menjabat Wakil Ketua LD PWNU Jawa Timur, menundukkan kepala penuh syukur.

“Terima kasih kepada para donatur. Menyantuni anak yatim akan menumbuhkan kelembutan hati,” ucapnya.

Pesantren Krapak Mayong sore itu bukan sekadar tempat ngaji. Ia menjelma ruang pertaubatan, ruang kelembutan, ruang keberkahan. Santunan anak yatim menjadi tanda bahwa hati manusia masih bisa dilunakkan oleh doa, oleh kasih, oleh rasa syukur.

“Kalau mau, saya bisa mengembangkan berita ini ke arah refleksi sosial: apakah tradisi Asy Syuro masih relevan di tengah masyarakat modern, atau bagaimana santunan anak yatim bisa menjadi gerakan sosial yang lebih luas. Semoga santunan anak yatim dapat berjalan setiap tahun dihari Asy Syuro“. pungkasnya.(DON/Red)

Continue Reading

Trending