Connect with us

Nasional

Tim Voli Putra Putri Polda Jatim Raih Tiket Babak Final di Kapolri Cup 2024

Published

on

 

PONTIANAK, 90detik.com – Tim Voli Putra Putri Polda Jawa Timur berhasil lolos maju ke babak Final usai mengalahkan lawan tandingnya pada babak semifinal di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak Kalimantan Barat, Kamis (10/10).

Tim Voli Putri Polda Jatim yang tampil gesit menang atas Tim Voli Putri Polda Kalsel dengan skor 3 – 0 (25 – 19, 25 – 22 dan 25 – 19).

Masih dikawal oleh Kapolda Jatim,Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si bersama para Pejabat Utama Polda Jatim dan Bhayangkari yang memberikan dukungan penuh,Tim Voli Putri Polda Jatim bermain gesit hingga membuat lawannya keteteran di Tiga set laga semifinal.

Sebelumnya, Tim Voli Polda Kalsel juga pernah dikalahkan oleh Tim Voli Putri Polda Jatim yang menjadi juara Pool Y di Zona Timur dengan scor 3 – 1 (25-22, 25 -13, 23 – 25 dan 25 – 20 ), pada babak penyisihan grou di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Minggu (29/9) bulan lalu.

Pada laga semifinal, Tim Voli Putri Polda Jatim sudah tampak mendominasi permainan selama 24 menit dengan memperoleh poin 25 – 19 pada akhir pertama.

Tertinggal satu poin membuat Tim Voli Putri Polda Kalsel memulai babak kedua dengan ambisi penuh.

Hal itu terbukti,Tim Voli Putri Polda Kalsel kerap menyamakan kedudukan dengan Tim Voli Putri Polda Jatim hingga pertengahan babak.

Babak kedua yang berlangsung selama 28 menit akhirnya kembali ditutup dengan kemenangan Tim Voli Putri Polda Jatim dengan poin 25-22.

Pertandingan dilanjutkan ke set ketiga yang menjadi babak penentuan bagi tim voli Putri Polda Jatim untuk memenangkan pertandingan.

Pad set Ketiga ini tampak Tim Voli Putri Polda Kalimantan Selatan berusaha mempersempit jarak.

Bahkan menjelang set ketiga berakhir, Tim Voli Putri Polda Kalsel meningkatkan ritme permainannya.

Ambisinya untuk comeback membuat persaingan menjadi sengit, namun lagi – lagi tim voli Putri Polda Jatim lebih beringas hingga berhasil mendominasi babak ketiga dengan meraih match poin dengan mencetak skor terakhir 25-19.

Hal yang sama juga diraih Tim Putra Polda Jatim yang menang melawan Tim Putra Polda Kalsel dengan skor 3 – 1 ( 25 -21, 25 – 15, 25 – 24, 25 – 20 ).

Meski pada set pertama Tim Putra Polda Jatim sempat tertinggal hingga pertandingan berakhir sehingga kalah dengan skor 1 – 0, namun pada set berikutnya Tim Putra Polda Jatim bangkit dan mampu mengalahkan lawan.

Kabidhumas Polda Jatim yang juga Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengungkapkan melalui pencapaian ini Tim Voli Putri Polda Jatim sukses mempertahankan tren positifnya dan melenggang ke partai final Kapolri Cup 2024.

“Kemenangan ini membuat Tim Voli Putri Polda Jatim lolos ke babak final dan akan menghadapi tim tuan rumah, Kalimantan Barat untuk memperebutkan gelar juara Kapolri Cup musim ini pada Sabtu (12/10/2024) nanti, “ ujar Kombes Pol Dirmanto di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak.

Kabidhumas Polda Jatim ini juga mengatakan, dorongan semangat dari para supporter seakan menambah kekuatan tim voli putri Polda Jatim saat bertanding pada laga semifinal.

“Apalagi support dari Bapak Kapolda Jatim,Irjen Pol Imam Sugianto yang kita lihat sendiri selalu hadir di setiap tim kita bertanding, tentu membawa dampak semangat yang luar biasa buat tim voli Polda Jatim,” ujar Kombes Dirmanto.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Lalu – lintas selaku ketua pelaksana yang menyatakan kemenangan tim voli Putri Polda Jatim yang kedua kalinya melawan tim Polda Kalsel ini memastikan tim Polda Jatim menyegel tiket Final menghadapi tim tuan rumah, Tim Voli Polda Kalbar.

“Masih ada satu laga lagi, yaitu tim Polda Kalbar yang harus kita hadapi untuk menentukan juara satu dan dua,”ujar Kombes Pol Komarudin..

Dirlantas Polda Jatim ini lagi – lagi tetap optimis bahwa tim voli Putri Polda Jatim mampu memimpin pertandingan selanjutnya.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing selaku manajer tim voli Polda Jatim mengatakan, kemenangan Tim Voli Polda Jatim atas tim Polda Kalsel tidak hanya membawa maju ke laga final, namun juga meningkatkan semangat tim.

“Semangat pemain kita akan lebih bertambah dengan kemenangan di babak semifinal untuk maju final,”ungkap Kombes Pol Christian Tobing.

Dengan performa yang ditunjukkan Tim Voli Putri Polda Jatim dalam pertandingan melawan Tim Polda Kalsel, membuktikan bahwa Tim Voli Putri Polda Jatim adalah salah satu tim yang patut diperhitungkan di turnamen ini.

“Kita doakan dan tetap kita beri dukungan pada laga Final melawan tim Polda Kalbar nantinya kita tetap unggul dan menjadi langkah besar menuju kejayaan Kapolri Cup 2024,”pungkasnya. (DON/Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

OTT KPK Guncang Tulungagung: 16 Pejabat Diamankan, Bupati Turut Terseret

Published

on

TULUNGAGUNG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Tulungagung. Dalam operasi yang berlangsung secara tertutup tersebut, tim KPK mengamankan sedikitnya 16 orang yang diduga terlibat dalam praktik tindak pidana korupsi, Jumat(10/4).

Dari jumlah tersebut, salah satu yang turut diamankan adalah Bupati Tulungagung. Penangkapan ini sontak mengejutkan publik, mengingat posisi kepala daerah yang memiliki peran strategis dalam jalannya pemerintahan daerah.

Para pihak yang diamankan saat ini telah dibawa dan diperiksa di Mapolres Tulungagung untuk proses awal sebelum selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik KPK.

Hingga kini, belum diungkap secara rinci terkait kasus yang menjerat para pejabat tersebut, namun dugaan sementara mengarah pada praktik suap atau penyalahgunaan wewenang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penindakan terhadap dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur.

“Benar bahwa hari ini KPK telah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur, di mana tim telah mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya adalah Bupati Tulungagung,” ungkap Budi Prasetyo dalam keterangannya.

KPK sendiri memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang telah diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan. Proses gelar perkara tengah dilakukan guna mendalami bukti-bukti yang telah dikumpulkan di lapangan.

Operasi ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat OTT KPK dalam beberapa tahun terakhir. Publik pun kembali menyoroti pentingnya pengawasan serta integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di tingkat daerah.

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar kasus ini segera terungkap secara transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi.

KPK menegaskan komitmennya untuk terus memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan. (DON/By)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Nasional

Geger Tulungagung! Bupati Diamankan KPK dalam OTT Malam Ini

Published

on

TULUNGAGUNG – Kabar simpang siur soal operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung akhirnya terjawab sudah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengonfirmasi bahwa Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menjadi target operasi senyap lembaga antirasuah pada Jumat (10/4) malam.

Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Ia membenarkan bahwa kepala daerah berusia 51 tahun tersebut telah diamankan dalam operasi yang digelar di wilayah Tulungagung.

“Benar, yang bersangkutan diamankan dalam OTT,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi oleh awak media, Jumat malam.

Masih Misteri: Kasus Apa dan Ada Pihak Lain?

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih belum membeberkan secara rinci perkara yang menjerat Gatut Sunu Wibowo. Belum diketahui pasti bentuk dugaan tindak pidana korupsi, nilai uang yang diduga menjadi barang bukti, maupun pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Yang jelas, KPK kini tengah bekerja cepat. Sesuai prosedur yang berlaku, lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap.

Dalam tenggat waktu itu, KPK harus memutuskan apakah mereka akan dinaikkan ke tahap penyidikan, ditahan, atau dilepaskan jika tidak cukup bukti.

Suasana, Mapolres Tulungagung yang masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian.(Dok/DON)

Sebelumnya Situasi Mencekam di Polres Tulungagung

Isu OTT ini sebenarnya sudah mengudara sejak siang hari. Warga dan awak media dikejutkan dengan penjagaan superketat di Mapolres Tulungagung. Dua pintu gerbang utama ditutup rapat, dan tidak ada satu pun wartawan yang diizinkan masuk.

Pemandangan tak biasa juga terlihat dari lalu lalang mobil dengan pelat nomor L (wilayah Surabaya dan sekitarnya) yang keluar-masuk area Mapolres. Mobil serupa juga terpantau hilir mudik di kawasan Pendopo Tulungagung sejak sore hari.

Sejumlah pejabat Pemkab Tulungagung yang sebelumnya dikonfirmasi memilih tutup mulut. Mereka enggan berkomentar soal kabar OTT maupun keberadaan bupati mereka. Sikap diam itu justru semakin menguatkan spekulasi di masyarakat.

Hingga larut malam, situasi di sekitar Mapolres Tulungagung masih dijaga ketat. Warga dan awak media masih bertahan di luar pagar, berharap ada keterangan resmi lebih lanjut dari KPK.

Publik Tulungagung kini menahan napas. Apakah Gatut Sunu Wibowo akan langsung ditahan atau justru dilepaskan? Semua akan terjawab dalam 1×24 jam ke depan. Pantau terus update selanjutnya hanya di 90detik.com. (DON/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Pelayanan Pagi Polres Blitar: Polisi di Jalan Raya, Warga Merasa Lancar & Aman

Published

on

BLITAR – Rutinitas pagi menjelang jam sibuk di wilayah Blitar terasa berbeda dengan kehadiran personil kepolisian yang sigap di sejumlah titik jalan.

Bukan tanpa alasan, para anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar ini sengaja hadir lebih awal untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pengguna jalan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang rutin digelar setiap pagi ini menyasar dua lokasi utama, depan sekolah-sekolah dan di simpul-simpul jalan rawan kemacetan.

Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membantu anak-anak sekolah menyeberang serta memastikan kendaraan para pekerja dan karyawan tidak tersendat.

“Kami hadir untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat, baik yang hendak bekerja, ke kantor, maupun ke sekolah. Tujuannya satu, agar perjalanan masyarakat aman dan lancar,” tegas Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K, M.H.

Di lokasi terpisah, sejumlah pengguna jalan mengaku merasakan langsung dampak positif dari kehadiran polisi di pagi hari.

“Perjalanan jadi lebih lancar dan teratur. Rasanya aman karena ada polisi yang mengatur dari pagi,” ujar salah satu pengendara yang melintas di simpang empat Kantor Pos Blitar.

AKP Galih menambahkan bahwa kegiatan pelayanan pagi ini merupakan wujud nyata pelayanan prima (excellent service) Polri.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman. Kehadiran polisi di jalan raya tidak hanya untuk menilang, tapi juga mencegah pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan.

“Bila merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di area yang aman atau di pos polisi terdekat. Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” pungkasnya. (Jef/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending