Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Nasional · 7 Mar 2024 WIB ·

Tolak Hak Angket, Forum Kyai langgar dan Pengasuh Ponpes Kabupaten Jember Gelar Deklarasi


 Tolak Hak Angket, Forum Kyai langgar dan Pengasuh Ponpes Kabupaten Jember Gelar Deklarasi Perbesar

Jember, 90detik.com- Forum Kyai Langgar dan Pengasuh Ponpes Kabupaten Jember menggelar deklarasi tolak Hak Angket sebagai respons terhadap dinamika politik pasca-Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2024.

Acara ini digelar dengan penuh keseriusan di Ponpes Maslahatul Ikhwan, Desa Satrean, Kecamatan Rambipuji, Jember, yang dipimpin oleh KH. Cholik Khobir, Pengasuh Ponpes Maslahatul Ikhwan. Rabu malam (6/2/2024)

Deklarasi tolak Hak Angket dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap upaya-upaya yang dinilai tidak konstruktif dalam menggugat hasil Pemilu.

Menurut KH. Cholik Khobir, dalam setiap tahap pelaksanaan Pemilu, mulai dari rekapitulasi suara di TPS hingga tingkat kabupaten, tidak ada protes yang signifikan dari para saksi pemilu. Hal ini mengindikasikan bahwa Pemilu berjalan dengan jujur dan transparan.

Forum Kyai Langgar juga menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban dalam masyarakat. Mereka berharap agar kondisi yang sudah tercapai, yaitu Pemilu yang aman dan lancar, dapat berlanjut tanpa adanya gangguan yang tidak perlu.

Dalam deklarasi mereka, Forum Kyai Langgar menyampaikan beberapa poin penting:

1. Bersyukur pemilu 2024 ini berjalan aman dan lancar.
2. Masyarakat berharap agar situasi kemananan ini bisa berlanjut terus tanpa gangguan.
3. Berterimakasih kepada penyelenggara atas kerja kerasnya sehingga pemilu ini berjalan sukses.
4. Menolak upaya hak angket dari oknum yang gagal dalam pemilu, hal tersebut merupakan murni suara rakyat sehingga upaya-upaya tersebut dirasa tidak benar kalau mengatas namakan rakyat.

Deklarasi ini merupakan suara tegas dari para kyai langgar dan pengasuh pondok pesantren, yang memiliki pengaruh besar dalam masyarakat Jember.

Harapannya, deklarasi ini dapat menjadi suatu pijakan untuk menjaga perdamaian dan kedamaian dalam masyarakat pasca-Pemilu, serta menghindari polarisasi yang dapat merugikan bangsa dan negara.

Semoga semangat kearifan lokal yang terpancar dari deklarasi ini dapat menjadi contoh bagi seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

SSDM Polri gelar “He For She Award” Wujud Komitmen dan Dukungan Terhadap Perempuan di Lingkungan Polri

14 Juni 2024 - 00:06 WIB

Diikuti 10 Ribu Peserta, Kapolri Buka Kemala Run 2024 di ICE BSD

10 Juni 2024 - 12:17 WIB

Ketua Tugu Lawang Soroti Video Pj Bupati, Justru Membuat Tulungagung Semakin Tak Kondusif

7 Juni 2024 - 15:12 WIB

Kapolda Kepri : Kemenangan Gemilang Seligi Sakti FC Melaju ke Final

6 Juni 2024 - 09:07 WIB

Polres Tulungagung Berhasil Raih Penghargaan Kementerian Keuangan Direktorat Jederal Perbendaharaan

4 Juni 2024 - 05:03 WIB

Mantan Direktur KPK: Pj Bupati Harus Lakukan General Check Up, Pastikan Tak Ada Penyakit Gula Tinggi dan Kolestrol dalam Sistem Birokrasi

29 Mei 2024 - 17:03 WIB

Trending di Nasional