Papua
Pascapergantian Kepemimpinan di ANJ Grup, Masyarakat Imeko Lakukan Pemalangan untuk Meminta Kepastian Informasi

Teminabuan PBD – Kepala Suku Imeko, Yohan Budori, angkat bicara terkait peralihan kepemimpinan yang terjadi di perusahaan ANJ Grup yang beroperasi di wilayah Distrik Metemani, Kabupaten Sorong Selatan.
Dalam pertemuannya dengan awak media pada Sabtu (5/4/2025), sebagai kepala suku Imeko dan juga sebagai wakil bupati kabupaten Sorong Selatan menjelaskan bahwa aksi pemalangan yang dilakukan oleh masyarakat setempat merupakan respons terhadap ketidakjelasan informasi mengenai perubahan kepemimpinan perusahaan tersebut.
Menurut kepala suku Imeko bahwa saat ini masyarakat merasa tidak diberi informasi yang cukup tentang perubahan signifikan di perusahaan, baik terkait dengan kelapa sawit di Kampung Purage, Kampung Tawangiri, maupun dengan perusahaan sagu yang beroperasi di Kampung Saga.
Pemalangan yang dilakukan oleh warga setempat bukanlah bentuk penolakan terhadap perusahaan, melainkan upaya untuk memperoleh kepastian terkait apakah memang benar ada pergantian kepemimpinan dan peralihan investasi yang terjadi tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan sebelumnya.
“Sebagai kepala suku yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Sorong Selatan, saya ingin menegaskan bahwa masyarakat hanya ingin tahu apakah benar ada perubahan dalam struktur kepemimpinan perusahaan ini. Kami berharap perusahaan dapat memberikan penjelasan yang transparan dan terbuka, mengingat masyarakat adat di sini memiliki hak ulayat yang harus dihormati dan diperhatikan,” kata Budori.
Dia juga menegaskan bahwa sebagai bagian dari hak ulayat masyarakat adat, setiap perubahan yang terjadi di wilayah mereka, terutama yang berkaitan dengan perusahaan besar, harus disosialisasikan terlebih dahulu.

Hal ini penting agar masyarakat bisa memahami dan menerima setiap keputusan yang diambil oleh pihak perusahaan, termasuk perubahan kepemimpinan yang dianggap sangat penting bagi kelangsungan hubungan baik antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah.
Lanjut kepala suku Imeko menambahkan bahwa ketidakjelasan ini juga membuat pemerintah daerah terkesan tidak mengetahui perkembangan yang terjadi di lapangan.
“Kami, pemerintah daerah, juga tidak pernah mendapatkan informasi yang memadai mengenai pergantian kepemimpinan di perusahaan ANJ Grup ini. Ini yang menjadi alasan mengapa masyarakat merasa perlu melakukan aksi pemalangan untuk mendapatkan kepastian,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, kepala suku Imeko juga mengajak pihak perusahaan untuk segera duduk bersama dengan pemerintah dan masyarakat adat untuk membicarakan masalah ini secara terbuka.
Ia menegaskan pentingnya komunikasi yang baik antara ketiga pilar, yakni perusahaan, masyarakat adat, dan pemerintah, agar segala permasalahan bisa diselesaikan secara damai dan transparan.
“Kami berharap perusahaan dapat memahami bahwa setiap perubahan, terutama yang berdampak langsung kepada masyarakat adat, harus disosialisasikan dengan baik. Kami juga siap memfasilitasi dialog antara perusahaan dan masyarakat untuk mencapai solusi yang terbaik bagi semua pihak,” tambahnya.
Sebagai penutup, kepala suku Imeko mengimbau agar kejadian ini tidak berlarut-larut dan semua pihak dapat saling bekerja sama untuk mencari solusi yang adil dan transparan, sehingga ketegangan yang ada dapat segera mereda dan hubungan antara perusahaan, masyarakat adat, serta pemerintah dapat terus terjalin dengan baik. (Timo)
Papua
Bulan Trisila, Sebagai Sarana Penguatan Tradisi dan Nilai Keprajuritan Prajurit Armada III

Sorong PBD — Dalam rangka Bulan Trisila, Armada III menggelar kegiatan Sosialisasi Tradisi TNI Angkatan Laut sebagai upaya penguatan jiwa, karakter, dan jati diri bahari prajurit. Kegiatan tersebut diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III dan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (07/01/2026).
Sosialisasi ini merupakan bagian dari pembinaan mental, tradisi, dan nilai-nilai dasar keprajuritan matra laut.
Komandan Satuan Kapal Eskorta Armada III Kolonel Laut (P) Ferry H. Hutagaol, S.E., M.Tr.Opsla., bertindak sebagai ketua koordinator sekaligus pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai sejarah dan tradisi TNI Angkatan Laut sebagai pondasi pembentukan karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan berjiwa korsa.
Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Cepat Armada III Kolonel Laut (P) Son Haji Hariyoko, M.Tr.Hanla., M.M., menjelaskan bahwa sendi kehidupan prajurit TNI AL berlandaskan Trisila TNI AL, yaitu Disiplin, Hirarki, dan Kehormatan Militer, yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, sosialisasi juga membahas berbagai kelengkapan dan simbol tradisi TNI AL, antara lain pedang kehormatan, peluit, lonceng kapal, ular-ular perang, lencana perang, bendera isyarat, serta tradisi kedinasan lainnya yang terus dilestarikan tanpa meninggalkan nilai filosofisnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan prajurit Armada III semakin memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai tradisi TNI Angkatan Laut sebagai landasan profesionalisme, semangat pengabdian, serta kesiapan dalam mendukung tugas pokok Armada III. (Timo)
Papua
Berlangsung Sederhana dan Khidmat, Panglima Armada III Hadiri Syukuran HUT ke-63 Kowal se-Wilayah Sorong

Sorong PBD— Panglima Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., menghadiri acara syukuran dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) se-Wilayah Sorong yang digelar di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (7/1/2026).
Peringatan HUT ke-63 Kowal diawali dengan tasyakuran terpusat di Balai Samudera Markas Besar TNI Angkatan Laut yang diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran TNI AL. Dalam kesempatan tersebut, sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., dibacakan oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldhedharma, M.Sc., yang menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi atas dedikasi dan loyalitas prajurit Kowal kepada TNI Angkatan Laut, bangsa, dan negara.
Usai kegiatan virtual, acara dilanjutkan dengan tasyakuran HUT ke-63 Kowal se-Wilayah Sorong yang diawali dengan pembukaan serta laporan rangkaian kegiatan peringatan HUT.
Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, antara lain lomba menembak, ceramah motivasi, bakti sosial kebersihan, donor darah dan penanaman mangrove, ziarah, lomba logo dan karya tulis, serta olahraga bersama sebagai wujud pengabdian dan kontribusi nyata Kowal.
Dalam sambutannya, Panglima Armada III menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-63 Kowal menjadi momentum refleksi pengabdian sekaligus penguatan peran Korps Wanita TNI Angkatan Laut dalam mendukung tugas pokok TNI AL.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme, integritas, serta kesiapan prajurit Kowal dalam menghadapi dinamika tugas dan perkembangan teknologi.
Acara syukuran berlangsung sederhana, khidmat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Gabungan III Gabungan Jalasenastri Koarmada RI Ny. Fara Dato Rusman, yang diserahkan kepada prajurit Kowal termuda sebagai simbol rasa syukur serta harapan agar Kowal semakin profesional dan membanggakan. (Timo)
Papua
Armada III Hadiri Natal Keluarga Besar IMEKKKO, Gubernur Tekankan Toleransi dalam Beragama

Sorong PBD— Panglima Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., yang diwakili oleh Komandan Satuan Kapal Amfibi Armada III Kolonel Laut (P) Yohanes Upang, menghadiri Ibadah Perayaan Natal Keluarga Besar IMEKKKO (Inanwatan, Matemani, Kais, Kokoda, dan Kokoda Utara) yang diselenggarakan di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Selasa (6/1/2026) malam.
Ibadah Perayaan Natal Keluarga Besar IMEKKKO tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta para Ketua Suku IMEKKKO dari berbagai wilayah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Natal Tahun 2025, pelaksanaan misa Perayaan Natal, serta sambutan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., dan Bupati Sorong.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya memperkuat nilai kebersamaan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan beragama di tengah keberagaman suku IMEKKKO.
Melalui ibadah dan perayaan Natal ini, seluruh peserta diajak untuk merenungkan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai wujud nyata kehadiran Tuhan yang membawa keselamatan, kedamaian, dan harapan bagi keluarga serta umat manusia.
Tema yang diangkat menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, rukun, dan berintegritas.
Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut, khususnya Armada III, dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Papua Barat Daya. (Timo)
Redaksi1 minggu ago141 Pejabat Pemkab Tulungagung Dilantik, Bupati; Jangan Menjadikan Jabatan Untuk Mencari Kenyamanan
Redaksi2 minggu agoTeror Dugaan Pungli di Taman Pinka Tulungagung: Pedagang Dipalak Oknum Mantan Pedagang, Bayar atau Terusir
Jawa Timur4 hari agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi4 hari agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Redaksi2 minggu agoTema: “Temu Kangen”, Ratusan Honda Jazz GE8 Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif Jatim
Redaksi3 minggu agoKasus Tiang ISP Ilegal Menjamur, PUPR dan Satpol PP Tulungagung Disorot Tajam, Dugaan Pungli Menguat
Nasional4 hari agoAksi Damai 212 di Tulungagung, Soroti Jalan Desa Kedoyo dan Tegaskan Dukungan pada Pemkab
Jawa Timur2 minggu agoParkir Berlangganan Mulai 2026, Ancaman Pungli Mengintai: Bebas Parkir atau Beban Baru?













