Connect with us

Nasional

Tanam Pohon Pisang, Warga Tulungagung Tunggu Janji Perbaikan Jalan Bupati 

Published

on

TULUNGAGUNG, – Jalan utama yang menghubungkan Dusun Ngipik dan Dusun Ngemplaksari, Kecamatan Tanggunggunung, tak lagi hanya terlihat aspal retak dan lubang menganga.

Kini, di tengah lintasan itu berdiri pohon-pohon pisang, tegak seperti penanda betapa lamanya warga menunggu perubahan.

Aksi tanam pohon pisang ini dilakukan warga sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan sepanjang 1,3 kilometer yang telah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagi mereka, jalan rusak bukan sekadar pemandangan tak sedap, tetapi hambatan nyata untuk pergi ke sekolah, mengangkut hasil panen, atau sekadar mengantar keluarga ke fasilitas kesehatan.

Menanggapi aksi tersebut, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menegaskan pemerintah daerah sudah menyiapkan program perbaikan jalan secara bertahap hingga akhir 2025. Ia menjelaskan, kondisi jalan rusak di Tanggunggunung dan wilayah lain merupakan masalah lama yang sudah terjadi hampir delapan tahun lalu, sebelum dirinya menjabat.

“Saya baru enam bulan menjabat. Kerusakan jalan yang parah ini peninggalan pemerintahan sebelumnya, dan kondisinya hampir merata di seluruh pelosok Tulungagung. Tahun ini sampai akhir 2025, insyaallah kami akan memperbaiki jalan-jalan tersebut dengan aspal hotmix,” kata Gatut, Rabu (13/8).

Menurutnya, pada tahun ini saja terdapat sekitar 36 titik pekerjaan yang sudah dianggarkan untuk perbaikan, termasuk di wilayah Tanggunggunung.

Ia juga berharap ada tambahan bantuan dari pemerintah pusat melalui dana inpres dalam beberapa bulan ke depan.

“Dengan anggaran APBD yang terbatas, kami mendahulukan jalur protokol sebagai prioritas. Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan ke jalan kabupaten yang masuk ke pedalaman atau desa. Infrastruktur yang kami bangun jumlahnya sangat banyak, bahkan jika dibandingkan dengan kabupaten tetangga, Tulungagung lebih banyak membangun di daerah,” tegasnya.

Bupati Gatut juga meminta pemberitaan yang lebih objektif, sembari mengajak masyarakat untuk memahami proses dan tahapan pembangunan.

“Kritik masyarakat kami terima, tapi perlu diingat bahwa pembangunan butuh proses dan disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Masyarakat desa secara umum mungkin belum mengetahui detailnya, tapi kami pastikan pedesaan tetap jadi perhatian,” pungkasnya.

Bagi warga Tanggunggunung, janji perbaikan ini menjadi harapan baru. Namun, mereka masih menunggu bukti di lapangan.

“Kami tanam pisang bukan untuk lucu-lucuan, tapi supaya pemerintah benar-benar melihat kondisi kami,” ujar salah satu warga.

Pohon-pohon pisang yang kini tumbuh di tengah jalan menjadi simbol diam yang lantang berbicara.

Mereka mewakili suara warga yang mendambakan jalan layak, akses lancar, dan perhatian nyata dari pemerintah.

Publik kini menunggu, apakah pada 2025 pohon-pohon itu akan tergantikan oleh aspal mulus, atau justru akan terus berdiri sebagai monumen kesabaran warga desa. (DON/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Nasional

Saan Mustopa Ziarah ke Makam Bung Karno: “Spirit Proklamator Wajib Diwariskan ke Generasi Muda”

Published

on

BLITAR – Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa berziarah ke Makam Bung Karno di Kota Blitar, pada Selasa (3/3). Kehadiran politikus Partai Nasdem ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan bagian dari Safari Ramadan sekaligus upaya menyerap nilai-nilai perjuangan sang proklamator.

Usai memanjatkan doa di kompleks makam presiden pertama RI tersebut, Saan menegaskan bahwa ziarah ini memiliki makna mendalam, terutama dalam konteks regenerasi semangat kebangsaan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak pernah lelah mewariskan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi penerus.

“Spirit Bung Karno sebagai proklamator harus tetap kita jaga dan rawat. Nasionalisme harus terus kita tumbuhkan, terutama dikalangan anak-anak muda. Mereka adalah garda terdepan penerus cita-cita bangsa,” ujarnya kepada awak media usai berziarah.

Menurutnya, di tengah arus globalisasi dan derasnya informasi asing, generasi muda rentan tergerus nilai-nilai kebangsaan jika tidak dibentengi dengan pemahaman sejarah yang kuat. Karena itu, momentum Ramadan ia manfaatkan untuk mengingatkan kembali pentingnya keteladanan para tokoh bangsa.

“Beliau berjuang untuk negara dan bangsa sampai kita bisa merdeka seperti hari ini. Perjuangan itu tidak boleh berhenti. Tugas kitalah yang masih hidup untuk meneruskan dengan cara dan tantangan zaman masing-masing,” tambahnya.

Safari Ramadan 11 Hari: Dari Pesantren hingga Makam Tokoh Bangsa

Saan menjelaskan bahwa ziarah ke makam Bung Karno merupakan rangkaian dari Safari Ramadan yang telah berlangsung selama 11 hari. Agenda ini sesuai arahan Ketua Umum Partai Nasdem untuk terus membangun silaturahmi dengan seluruh komponen anak bangsa.

“Kami datang ke pesantren, bertemu para kiai, dan berziarah ke tokoh-tokoh bangsa. Sebelumnya kami juga berziarah ke Sunan Giri dan Sunan Ampel. Semua ini dilakukan agar kami bisa mengambil teladan dan menjaga konsistensi dalam berjuang,” jelasnya.

Ia menambahkan, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan. “Bulan suci ini mengajarkan kita untuk sabar, disiplin, dan peduli. Nilai-nilai itu juga yang diajarkan para pendiri bangsa,” imbuhnya.

Di sela-sela wawancara, pihaknya juga menanggapi aspirasi masyarakat yang mendesak Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) pasca serangan terhadap Iran oleh AS dan Israel. Ia memastikan DPR RI akan menampung seluruh masukan tersebut untuk dibahas lebih lanjut.

“Semua aspirasi akan kita tampung dan pertimbangkan. Nanti akan kita diskusikan dalam forum DPR. Kami mendengar suara rakyat, termasuk yang menginginkan Indonesia lebih tegas dalam isu-isu kemanusiaan global,” tegasnya.

Terkait serangan ke Iran, Saan dengan lantang mengutuk tindakan tersebut. Menurutnya, aksi militer yang terjadi di bulan Ramadan sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan universal.

“Serangan seperti itu bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan. Apalagi dilakukan di bulan suci Ramadan saat masyarakat Iran tengah menjalankan ibadah puasa. Indonesia harus menyuarakan perdamaian,” pungkasnya.

Ziarah Saan Mustopa ke Makam Bung Karno ini menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan bukan hanya milik masa lalu, melainkan warisan abadi yang harus terus dirawat dan diwariskan, terutama kepada generasi muda yang akan memimpin Indonesia di masa depan. (JK/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Pemkot Blitar Siap Bangun “Trade Center“ Rp 2,5 M, Fokus Gen Z Jadi Pusat Ekonomi Baru

Published

on

BLITAR – Pemerintah Kota Blitar berencana membangun kawasan bisnis dan perdagangan terpadu yang diberi nama Blitar Trade Center (BTC). Proyek strategis ini dirancang khusus sebagai ruang produktif bagi generasi Gen Z dan akan berlokasi di Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, mengungkapkan bahwa BTC nantinya tidak hanya menjadi tempat jual-beli biasa, melainkan pusat aktivitas ekonomi yang memberdayakan pelaku usaha lokal untuk memperluas jaringan hingga ke pasar luar negeri.

“Tahun ini kita alokasikan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar untuk tahap awal pembangunan. Tempat ini akan diperuntukkan bagi para pelaku usaha agar produk lokal makin berdaya saing,” ujar Mas Ibin dalam diskusi bersama penggiat kebijakan publik, LSM, tokoh pemuda, dan wartawan di Museum PETA, pada Minggu (1/3) malam.

Konsep yang diusung dalam pembangunan BTC adalah menciptakan arus perdagangan dua arah. Para pengusaha tidak hanya difasilitasi untuk memasarkan komoditas lokal seperti hasil pertanian dan perkebunan, tetapi juga diberi peluang mengakses produk dari daerah lain hingga mancanegara.

“Jadi nanti ada pertukaran, kita jual produk lokal, kita juga bisa menghadirkan produk luar, harapannya ini saling menguntungkan,” jelasnya.

Pada tahap awal pembangunan 2026, anggaran Rp 2,5 miliar akan difokuskan untuk mendirikan gedung perkantoran dagang. Fasilitas ini nantinya bisa dimanfaatkan para pelaku usaha sebagai pusat operasional sekaligus tempat promosi.

Ke depan, kawasan BTC direncanakan berkembang dengan tambahan fasilitas pergudangan, terminal kargo, serta pasar agro untuk memperlancar distribusi barang.

Mas Ibin menegaskan, pembangunan BTC merupakan bagian dari strategi memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, kapasitas fiskal daerah yang terbatas tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau hanya mengandalkan APBD tentu sangat terbatas. Karena itu kita harus menciptakan sumber pendapatan baru yang produktif. Dari operasional BTC nanti, pemasukan bisa diperoleh dari sewa gudang, retribusi, pajak, hingga kontribusi CSR dari pelaku usaha,” terangnya.

Untuk memperluas jaringan perdagangan, Pemerintah Kota Blitar juga telah menjalin nota kesepahaman dengan sejumlah daerah. Langkah ini menjadi fondasi penguatan kerja sama distribusi komoditas lintas wilayah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih kompetitif.

Pemerintah menargetkan Blitar Trade Center dapat beroperasi penuh pada tahun 2026 dan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di kawasan Blitar Raya.

“Kita ingin BTC bukan sekadar bangunan, tetapi pusat aktivitas ekonomi yang benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama anak-anak muda kita,” pungkasnya.(JK/Red)

Continue Reading

Nasional

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Wafat

Published

on

Jakarta — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Bangsa Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, wafat pada Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Kabar duka ini disampaikan oleh Tim Komunikasi Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Egy Massadiah, yang menerima informasi langsung dari Ketua Umum PPAD, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Komaruddin Simanjuntak, yang selama ini memantau kondisi kesehatan almarhum.

“Beliau wafat di RSPAD Gatot Soebroto pagi ini. Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Egy dalam keterangannya kepada salah satu media nasional.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa jenazah almarhum akan dimandikan di rumah duka RSPAD sebelum dibawa ke kediaman di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam pesan yang disampaikan keluarga besar, mereka memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya.

“Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Kami mohon doa dari bapak dan ibu sekalian,” demikian pernyataan keluarga.

Sebagai prajurit dan negarawan, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang teguh, disiplin, dan berdedikasi dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara, baik saat berkarier di militer maupun ketika mengemban amanah sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998.

Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, TNI, serta seluruh rakyat Indonesia. Semoga almarhum husnul khatimah dan segala pengabdian serta jasa-jasanya menjadi amal kebaikan yang terus dikenang sepanjang masa. (By/Red)

Continue Reading

Trending