Connect with us

Nasional

Keracunan Siswa di Tulungagung, LMP Desak Penghentian Sementara Total Program MBG

Published

on

TULUNGAGUNG— Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung mendesak penghentian sementara program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Desakan ini disampaikan menyusul insiden keracunan yang dialami sejumlah siswa setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Tulungagung, Hendri Dwiyanto, menegaskan bahwa penghentian sementara bukanlah bentuk penolakan kebijakan, melainkan langkah darurat untuk melindungi siswa.

“Sebelum ada kejelasan apa yang sebenarnya terjadi, sementara MBG harus dihentikan total. Jangan ada satu pun makanan dibagikan ke sekolah sebelum sistem ini dibenahi dari hulu ke hilir,” ujar Hendri dalam pernyataan resminya, pada Kamis (16/10).

Dalam pernyataannya, LMP menyampaikan tiga tuntutan utama yang harus dipenuhi sebelum program MBG dapat dijalankan kembali:

1. Transparansi Publik: LMP mendesak pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN), Bupati Tulungagung, serta jajaran dinas terkait, untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf terbuka kepada publik.

2. Kejelasan Hukum: LMP meminta Kapolres Tulungagung untuk menyampaikan perkembangan penyelidikan, termasuk hasil uji laboratorium, untuk mengungkap penyebab pasti insiden keracunan.

3. Penyelidikan Legislatif: LMP mendorong DPRD Tulungagung untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menyelidiki pelaksanaan program MBG secara menyeluruh.

“Jangan tunggu ada korban jiwa baru bergerak. Fungsi pengawasan legislatif harus dijalankan,” tegas Hendri.

LMP menilai insiden ini harus menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh sistem MBG, mulai dari proses pengadaan, pengolahan, hingga distribusi makanan.

Pihaknya juga mengkritik lemahnya pengawasan teknis dalam pelaksanaan program. Ia juga menekankan pentingnya standar penyajian gizi dan keberadaan ahli gizi bersertifikasi di setiap penyedia MBG.

“Kalau pemerintah tidak berani bertindak tegas pada penyedia yang abai, keracunan seperti ini akan terus berulang,” ujarnya.

LMP berkomitmen untuk mengawal proses investigasi dan mendampingi korban. Mereka menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah tindakan nyata dan perbaikan sistem yang konkret, bukan sekadar klarifikasi.

“Kami tidak butuh klarifikasi kosong. Kami ingin tindakan. Mulai dari penghentian sementara, penyelidikan tuntas, hingga reformasi total sistem MBG,” tutup Hendri.

Insiden keracunan ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat pada program yang menyentuh hajat hidup banyak orang, terutama ketika yang menjadi sasaran adalah anak-anak sekolah. (DON/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Nasional

Doktor Pertama dari LPI Al Azhaar, Retnawati Firmansyah Torehkan Sejarah di UIN SATU Tulungagung

Published

on

TULUNGAGUNG— Sejarah baru tercatat di lingkungan Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al Azhaar Tulungagung. Retnawati Firmansyah resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Promosi Doktor di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung.

Sidang yang berlangsung khidmat di Gedung Pascasarjana UIN SATU tersebut menjadi tonggak penting, mengingat Retnawati merupakan doktor pertama yang lahir dari LPI Al Azhaar.

Dalam ujian promosi doktor tersebut, Retnawati memaparkan disertasi berjudul “Strategi Public Relation dalam Meningkatkan Citra Lembaga Pendidikan Islam (Studi Multisitus di Madrasah Tsanawiyah 1 dan 6 Tulungagung)”.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Akhyak, M.Ag selaku Ketua Sidang, dengan Prof. Dr. Yatim Rianto, M.Pd sebagai penguji utama.

Melalui kajian akademik yang mendalam, Retnawati menegaskan bahwa strategi hubungan masyarakat (public relation) merupakan instrumen vital dalam membangun citra positif lembaga pendidikan Islam.

Penelitian multisitus yang dilakukannya menghasilkan tiga temuan utama, yakni pentingnya transparansi informasi dan komunikasi aktif untuk membangun kepercayaan publik, peran kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan masyarakat sekitar dalam memperkuat citra lembaga, serta pemanfaatan media digital secara terarah untuk meningkatkan reputasi madrasah di era modern.

Sidang berlangsung dalam suasana penuh nuansa akademik sekaligus kekeluargaan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pengasuh Pesantren Al Azhaar Kedungwaru Tulungagung, KH. Imam Mawardi Ridlwan beserta Nyai Ida, seluruh Dewan Syuro LPI Al Azhaar, para guru Al Isyroq Bangoan, sebagian guru Al Azhaar Kedungwaru, serta rekan-rekan mahasiswa program doktoral.

Kehadiran kedua orang tua serta putra-putri Retnawati turut menambah kehangatan suasana.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Imam Mawardi Ridlwan menyampaikan bahwa gelar doktor yang diraih Retnawati merupakan buah dari kerja keras, kesungguhan, dan dedikasi yang tinggi.

Dirinya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi para asatidz dan tenaga pendidik lainnya untuk terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang tertinggi.

“Semoga Retnawati dapat menjaga ilmunya dan mengamalkannya, sekaligus menerapkannya dalam dunia dakwah dan pendidikan,” ujar Abah Imam, Kamis(15/1).

Dengan diraihnya gelar doktor oleh Retnawati Firmansyah, LPI Al Azhaar Tulungagung tidak hanya menorehkan prestasi akademik, tetapi juga membuka lembaran sejarah baru dalam pengembangan pendidikan Islam.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama sekaligus inspirasi bagi civitas akademika dan masyarakat luas untuk terus menegakkan nilai ilmu pengetahuan, dakwah, dan pengabdian. (DON/Red)

Continue Reading

Papua

Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual, “Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian”

Published

on

Manokwari PB — Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diselenggarakan secara virtual dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Senin (12/01/2026).

Ibadah Natal yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, meskipun dilaksanakan secara daring.

Suasana kebersamaan tetap terasa hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025, “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”, mengandung pesan mendalam agar semangat Natal tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat Natal tersebut, diharapkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD semakin meneguhkan komitmen pengabdian guna menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Timo)

Continue Reading

Nasional

Guskamla Koarmada III Siagakan KRI Dorang-874 di Ternate, Siap Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Halmahera Utara

Published

on

Ternate, — Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III menyiagakan KRI Dorang-874 di Ternate sebagai bagian dari kesiapsiagaan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

KRI Dorang-874 yang tergabung dalam Operasi Keamanan Laut 2026 saat ini berada dalam kondisi siaga penuh. Unsur KRI tersebut juga membawa Komandan Guskamla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Elmondo Samuel Sianipar, guna mendukung mobilisasi logistik, personel, serta bantuan kemanusiaan lainnya menuju wilayah terdampak sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.

Kesiapsiagaan KRI Dorang-874 merupakan wujud kehadiran negara di laut sekaligus bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada III, dalam merespons kondisi darurat bencana alam yang menimpa wilayah pesisir dan kepulauan.

Danguskamla Koarmada III menegaskan bahwa selain melaksanakan tugas pokok Operasi Keamanan Laut 2026 dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut, unsur-unsur yang terlibat senantiasa siap digerakkan untuk mendukung tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana, bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Hal tersebut selaras dengan arahan Panglima Armada III, Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr. Opsla., yang disampaikan pada Apel Kesiapan Satgas Penanggulangan Bencana Alam Koarmada III TA 2026.

Pangarmada III menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menghadapi setiap potensi bencana, sehingga seluruh satuan dan unsur harus mampu bergerak cepat, terkoordinasi, dan bekerja secara terpadu di lapangan.

Dengan posisi strategis di Ternate, KRI Dorang-874 diharapkan mampu merespons secara cepat dan efektif apabila diperlukan pergerakan menuju wilayah Halmahera Utara guna mendukung penanganan dampak banjir bandang serta mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Timo)

Continue Reading

Trending