Connect with us

Jawa Timur

Cooling System Jelang Pemilu 2024, Kapolres Malang Silaturahmi Kamtibmas ke Ponpes Ketapang

Published

on

MALANG, 90detik.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana kembali menggelar silaturahmi Kamtibmas dengan tokoh agama.

Silaturahmi sebagai upaya Cooling System menjelang pencoblosan pada Pemilu 2024 kali ini berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) PPAI Ketapang, Desa Sukoharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Jumat (2/2).

Dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri oleh pejabat utama Polres, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana bersama rombongan diterima secara hangat oleh Gus Nuqman Nadzor, Pengasuh Pondok Ketapang.

Atmosfer keakraban terlihat saat Kapolres Malang dan tokoh agama tersebut berdiskusi tentang langkah-langkah yang perlu diambil guna menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2024.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, dalam sambutannya mengungkapkan tujuan dari silaturahmi Kamtibmas ini adalah untuk mempererat kerjasama antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Malang, khususnya, menjelang Pemilu yang diharapkan berlangsung secara aman dan damai.

“Kami menghargai peran serta tokoh agama dalam menciptakan situasi yang kondusif. Kami berharap dapat membangun sinergi yang kuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu berlangsung,” ujar AKBP Putu Kholis Aryana.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Malang juga meminta doa dan dukungan kepada tokoh agama, termasuk Gus Nuqman Nadzor, agar Pemilu 2024 dapat berjalan sukses dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan yang dapat mengancam proses demokrasi.

“Kami mengajak para tokoh agama sebagai garda terdepan untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan keamanan menjelang Pemilu 2024. Dukungan doa dari para ulama dan tokoh agama sangat berarti dalam menciptakan atmosfer yang kondusif bagi masyarakat,” imbuh AKBP Putu.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren PPAI Ketapang, Gus Nuqman Nadzor, menyambut baik inisiatif Kapolres Malang untuk menjalin kerjasama yang erat antara aparat keamanan dan pihak-pihak yang memiliki pengaruh signifikan di masyarakat, seperti tokoh agama.

“Kami akan terus mendoakan agar Pemilu 2024 berjalan lancar dan damai. Semoga sinergi yang telah terbangun dapat mendukung Pemilu berjalan dengan baik dan aman,” ucap Gus Nuqman Nadzor.

Silaturahmi Kamtibmas ini diharapkan dapat menjadi langkah konkrit dalam menciptakan lingkungan yang kondusif menuju Pemilu 2024.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, guna mewujudkan Pemilu yang demokratis dan damai. (Red)

Jawa Timur

Pj Sekda Soeroto Pastikan Pelayanan dan Roda Pemerintahan Tulungagung Tetap Jalan 

Published

on

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung tetap menggelar apel pagi. Meski situasi pemerintahan tengah menjadi sorotan publik, aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tulungagung tetap berjalan normal.

Usai bupati telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Sabtu (11/04) malam lalu.

Hal ini ditegaskan Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Soeroto. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti atau mengalami kendala apapun.

“Terkait pelayanan masih tetap dijalankan seperti biasanya. Terkait pimpinan, kita masih menunggu keputusan dari pusat. Kalau sudah ada, akan kita tindak lanjuti,” ujar Soeroto saat diwawancarai di kantor Pemkab, pada Senin (13/4) usai memimpin apel ASN.

Ia juga menjelaskan soal ketidakhadiran 11 pejabat Pemkab Tulungagung dalam apel pagi hari ini. Menurutnya, kemungkinan mereka masih dalam perjalanan kembali ke Tulungagung.

“Mungkin mereka masih dalam perjalanan,” terang Soeroto.

Sebelas pejabat tersebut berstatus sebagai saksi dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan telah diizinkan oleh lembaga antirasuah untuk pulang.

Pasca OTT KPK pada Jumat malam (10/4/2026), roda pemerintahan di Kabupaten Tulungagung dipastikan tetap berjalan normal. Pelayanan publik pun berlangsung seperti biasa.

Meski enam ruangan di lingkungan Pemkab dan Dinas PUPR masih disegel KPK, Soeroto memastikan hal itu tidak mempengaruhi pelayanan.

“Kinerja, bekerja tetap seperti biasa. Pelayanan tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Pun, pihaknya juga menyampaikan ruangan-ruangan yang disegel tersebut belum bisa digunakan. Para staf diarahkan untuk menggunakan ruangan lain agar tetap bisa bekerja.

“Ruangan belum bisa digunakan, tapi staf tetap bekerja di ruangan lain,” pungkasnya.

Sebagai informasi, enam ruangan yang disegel tersebut antara lain:

Ruang pengadaan barang jasa,

Ruang rapat bagian pengadaan barang jasa di Pemkab

Ruang bidang Sumber Daya Air (SDA)

Ruang bidang Bina Marga

Ruang staf administrasi Bina Marga

Ruang kepala Dinas PUPR

Selain itu, Pendopo Tulungagung Kongas Arum Kusumaning Bongso tempat berlangsungnya OTT KPK—hingga Senin ini (13/4/2026) masih tertutup untuk umum. (DON/ Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Polres Blitar Kota Kerahkan 281 Personel Gabungan Amankan Halal Bihalal Perguruan Silat

Published

on

K0TA BLITAR – Polres Blitar Kota mengerahkan sebanyak 281 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Halal Bihalal yang digelar salah satu perguruan silat di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, pada Minggu (12/04).

Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, Satpol PP, Pamter serta instansi terkait lainnya. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di lokasi kegiatan, hingga patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

“Kami mengedepankan pengamanan terpadu dan humanis, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut dihadiri ratusan anggota perguruan silat dari berbagai daerah wilayah kota Blitar. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya insiden yang menonjol.

Polres Blitar Kota juga menghimbau seluruh peserta untuk terus menjaga persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang berpotensi memicu konflik.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kota Blitar.(Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Polres Blitar Laksanakan Program Polisi Go to School

Published

on

BLITAR – Polres Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program unggulan Polisi Go to School. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menjadi pembina upacara bendera di SDN 2 Kalipang,  Kademangan pada Senin (13/4).

Program Polisi Go to School merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya kedisiplinan dan perilaku positif di lingkungan sekolah.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kapolsek Lodoyo Timur AKP Nur Wasis menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai disiplin kepada siswa sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta memberikan pemahaman kepada para siswa agar menjauhi perilaku negatif seperti bullying di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dalam amanatnya, petugas juga memberikan imbauan kepada para siswa agar saling menghormati sesama teman, menjaga kerukunan, serta berani melaporkan kepada guru apabila terjadi tindakan perundungan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang terlihat antusias mengikuti jalannya upacara.

Diharapkan, melalui program ini, hubungan antara Polri dan dunia pendidikan semakin erat serta mampu menciptakan generasi muda yang disiplin dan berkarakter. (Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending