Connect with us

Papua

Koarmada III Peringati Nuzulul Quran: Perkuat Akidah dan Iman di Bulan Suci

Published

on

Kabupaten Sorong PBD – Dalam rangka memperkuat akidah dan meningkatkan keimanan para prajurit, Komando Armada III (Koarmada III) menggelar peringatan Nuzulul Quran di Masjid Baiturahman, Koarmada III, Katapop, Rabu (19/03/2025).

Panglima Komando Armada III, Laksamana Muda TNI Hersan, S.H., M.Si.,dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf (Kas) Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Singgih Sugiarto, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa Nuzulul Quran merupakan peristiwa penting bagi umat Islam.

“Al-Qur’an adalah wahyu Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sebagai petunjuk bagi umat manusia,” ujar Pangkoarmada III.

Dengan mengusung tema: “Kuatkan Akidah, Mantapkan Ibadah, Perbanyak Sedekah, serta Tingkatkan Iman dan Takwa di Bulan Suci Ramadan”, Pangkoarmada III menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang membawa manusia dari zaman kegelapan menuju cahaya Islam.

Sebagai kitab terakhir, Al-Qur’an diyakini kebenarannya sepanjang masa dan tetap relevan dalam setiap situasi kehidupan. Oleh karena itu, Pangkoarmada III mengajak seluruh prajurit untuk membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an agar selalu mendapat petunjuk dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Pada bulan suci Ramadan ini, mari perbanyak ibadah seperti tadarus dan khatam Al-Qur’an dengan niat yang tulus, semata-mata untuk mendapatkan pahala dan ridha dari Allah,” tambahnya.

Peringatan Nuzulul Quran kali ini menghadirkan penceramah Ustad Idwar Palisoa Edward, S.Ag., yang merupakan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Sorong Utara.

Dalam ceramahnya, Ustad Idwar menjelaskan bahwa Nuzulul Quran adalah peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Ini menjadi tonggak awal diturunkannya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.

Beliau juga mengutip Hadis Qudsi, “Assaumu li wa ana ajzi bihi”, yang artinya: “Puasalah hanya untuk Allah SWT, dan Allah yang akan memberikan ganjaran langsung kepada hambanya, karena mereka telah meninggalkan hawa nafsu, makan, dan minumnya karena Allah.”

Ustad Idwar juga menekankan pentingnya menjaga lisan, pandangan, serta hati saat berpuasa agar ibadah Ramadan lebih bermakna dan mendapat ganjaran yang berlipat dari Allah SWT.

Sebagai penutup acara, seluruh hadirin bersama-sama melantunkan sholawat dan doa bersama, menciptakan suasana penuh keberkahan.

Peringatan Nuzulul Quran ini menjadi momentum bagi prajurit dan keluarga besar Koarmada III untuk memperkokoh akidah, meningkatkan ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan di bulan suci Ramadan.

(Tim/Red)

Papua

Senator Paul Finsen Mayor Dorong Audit dan Kepastian Hukum atas Lahan Masyarakat Adat di Klamono

Published

on

Sorong— Anggota DPD RI Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor (PFM), menekankan perlunya audit independen dan kepastian hukum terkait pengelolaan lahan masyarakat adat di Distrik Klamono, Kabupaten Sorong.

Senator PFM secara tegas menyerukan agar Kejaksaan Agung meninjau kesepakatan antara PT Hendrison Inti Persada (HIP) dan 14 marga pemilik tanah ulayat, termasuk memanggil pemilik perusahaan, Jimmy Wijaya, untuk memberikan keterangan terkait tata kelola lahan.

PFM menyoroti pentingnya transparansi dalam pelaksanaan kewajiban perusahaan, antara lain kompensasi lahan, program pendidikan, pembangunan rumah layak huni, serta penyediaan fasilitas kesehatan bagi warga lokal.

Menurutnya, langkah ini krusial untuk memastikan hak masyarakat terlindungi, kewajiban perusahaan terlaksana, dan risiko sosial-ekonomi dapat diminimalkan.

“Ini bukan soal menuduh pihak manapun, melainkan memastikan kepastian hukum dan tata kelola yang adil. Audit independen akan memberikan dasar yang jelas bagi semua pihak,” ujar PFM di Kantor Dewan Adat Wilayah III Doberay, Kota Sorong, Selasa (24/2/2026).

PFM, yang juga menjabat Ketua Kerukunan Keluarga Papua (KK PAPUA), mencontohkan Marga Malak sebagai pemilik lahan seluas 5.005 hektare yang menerima pembayaran plasma. Namun, menurut warga, skema tersebut perlu dievaluasi agar sejalan dengan potensi hasil bumi dan kesepakatan yang telah dibuat.

Pihaknya juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26 Tahun 2007 Pasal 11 ayat (1), yang mewajibkan perusahaan membangun kebun untuk masyarakat sekitar minimal 20 persen dari total luas areal yang dikelola.

“Dialog konstruktif antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah harus dijalankan secara transparan. Dengan audit, pengawasan, dan kepastian regulasi, hak masyarakat adat terlindungi, perusahaan memperoleh kepastian operasional, dan risiko sosial dapat dikendalikan,” tutup PFM. (By/Red)

Continue Reading

Papua

Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual, “Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian”

Published

on

Manokwari PB — Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diselenggarakan secara virtual dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Senin (12/01/2026).

Ibadah Natal yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, meskipun dilaksanakan secara daring.

Suasana kebersamaan tetap terasa hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.

Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025, “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”, mengandung pesan mendalam agar semangat Natal tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui semangat Natal tersebut, diharapkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD semakin meneguhkan komitmen pengabdian guna menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Timo)

Continue Reading

Papua

Bulan Trisila TNI AL, Armada III Perkuat Tradisi dan Nilai Keprajuritan melalui Sosialisasi PUDD Khas dan PHST

Published

on

Sorong, — Dalam rangka memperingati Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, Armada III menggelar Sosialisasi Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) Khas serta Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III serta unsur KRI yang sedang sandar di Dermaga Katapop.

Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (14/1/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai dasar keprajuritan melalui penguatan tradisi dan aturan kedinasan di lingkungan TNI Angkatan Laut.

Komandan Satuan Kapal Bantu Armada III selaku Ketua Koordinator Kegiatan, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro Guritno, bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai PUDD Khas, tradisi khas TNI AL, serta ketentuan tenue dinas.

Dalam penjelasannya disampaikan bahwa tradisi merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas serta jati diri TNI Angkatan Laut.

Termasuk di dalamnya makna simbolik pakaian dinas yang mencerminkan kehormatan, disiplin, dan tanggung jawab seorang prajurit.

Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Ranjau Armada III, Kolonel Laut (P) Ferry Kurniawan, menyampaikan materi terkait PHST Jaga Darat dan Jaga Laut yang mencakup ketentuan, tugas, serta tanggung jawab personel jaga dalam mendukung kesiapsiagaan dan keamanan satuan.

Melalui kegiatan ini, sejalan dengan semangat Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, diharapkan prajurit Jalasena Armada III semakin profesional, berkarakter, serta siap melaksanakan setiap tugas yang diamanahkan. (Timo)

Continue Reading

Trending