Connect with us

Nasional

Romo Paulus Kristian Seswantoko: Apresiasi Setinggi-tingginya kepada Polri dan TNI atas Dedikasi Selama Perayaan Natal dan Tahun Baru

Published

on

JAKARTA,- Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 berjalan lancar dan aman di seluruh wilayah Indonesia.

Romo Paulus Kristian Seswantoko, Sekretaris Eksekutif Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWGI), menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada Polri dan TNI atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan selama rangkaian perayaan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Romo Paulus mengungkapkan bahwa kehadiran aparat keamanan sangat penting dalam memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal pada tanggal 24 dan 25 Desember 2024, serta perayaan Tahun Baru 2025, tanpa adanya gangguan.

“Kami merasakan betapa perayaan Natal tahun ini berlangsung dengan baik di hampir seluruh wilayah Indonesia,” ujar Romo, Sabtu (4/1)

Ia menambahkan, umat yang beribadah di gereja, baik pada malam Natal, pagi Natal, maupun saat ibadah pergantian tahun, merasa aman dan nyaman.

Suasana damai ini menjadi anugerah besar bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah dan merayakan sukacita Natal bersama keluarga.

Romo Paulus juga menyoroti peran aparat keamanan yang tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat perjalanan umat dalam merayakan Natal.

“Kehadiran mereka, mulai dari awal hingga akhir rangkaian acara, memberikan rasa aman dan ketenangan yang sangat berarti,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa dengan penuh kasih, Polri dan TNI menjaga dan melayani umat sehingga Natal menjadi perayaan cinta kasih yang nyata.

Sebagai wujud rasa syukur, Romo Paulus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat keamanan, khususnya Polri dan TNI, atas pengabdian mereka.

“Atas semua dedikasi ini, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tambahnya.

Tidak lupa, Romo Paulus juga mengucapkan Selamat Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 kepada Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, beserta seluruh jajaran Polri dan TNI.

“Semoga kasih dan damai Natal selalu menyertai kita semua,” pungkasnya.

Perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang aman dan damai ini mencerminkan harmoni dan kerja sama yang erat antara masyarakat dan aparat keamanan.

Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dalam membangun Indonesia yang damai dan sejahtera. (By-red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

OTT KPK Guncang Tulungagung: 16 Pejabat Diamankan, Bupati Turut Terseret

Published

on

TULUNGAGUNG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Tulungagung. Dalam operasi yang berlangsung secara tertutup tersebut, tim KPK mengamankan sedikitnya 16 orang yang diduga terlibat dalam praktik tindak pidana korupsi, Jumat(10/4).

Dari jumlah tersebut, salah satu yang turut diamankan adalah Bupati Tulungagung. Penangkapan ini sontak mengejutkan publik, mengingat posisi kepala daerah yang memiliki peran strategis dalam jalannya pemerintahan daerah.

Para pihak yang diamankan saat ini telah dibawa dan diperiksa di Mapolres Tulungagung untuk proses awal sebelum selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik KPK.

Hingga kini, belum diungkap secara rinci terkait kasus yang menjerat para pejabat tersebut, namun dugaan sementara mengarah pada praktik suap atau penyalahgunaan wewenang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya operasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penindakan terhadap dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur.

“Benar bahwa hari ini KPK telah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur, di mana tim telah mengamankan sejumlah 16 orang, salah satunya adalah Bupati Tulungagung,” ungkap Budi Prasetyo dalam keterangannya.

KPK sendiri memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang telah diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan. Proses gelar perkara tengah dilakukan guna mendalami bukti-bukti yang telah dikumpulkan di lapangan.

Operasi ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terjerat OTT KPK dalam beberapa tahun terakhir. Publik pun kembali menyoroti pentingnya pengawasan serta integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan, khususnya di tingkat daerah.

Sementara itu, masyarakat setempat berharap agar kasus ini segera terungkap secara transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi.

KPK menegaskan komitmennya untuk terus memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini akan disampaikan setelah proses pemeriksaan awal selesai dilakukan. (DON/By)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Nasional

Geger Tulungagung! Bupati Diamankan KPK dalam OTT Malam Ini

Published

on

TULUNGAGUNG – Kabar simpang siur soal operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung akhirnya terjawab sudah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengonfirmasi bahwa Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menjadi target operasi senyap lembaga antirasuah pada Jumat (10/4) malam.

Pengakuan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Ia membenarkan bahwa kepala daerah berusia 51 tahun tersebut telah diamankan dalam operasi yang digelar di wilayah Tulungagung.

“Benar, yang bersangkutan diamankan dalam OTT,” ujar Fitroh saat dikonfirmasi oleh awak media, Jumat malam.

Masih Misteri: Kasus Apa dan Ada Pihak Lain?

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih belum membeberkan secara rinci perkara yang menjerat Gatut Sunu Wibowo. Belum diketahui pasti bentuk dugaan tindak pidana korupsi, nilai uang yang diduga menjadi barang bukti, maupun pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi senyap tersebut.

Yang jelas, KPK kini tengah bekerja cepat. Sesuai prosedur yang berlaku, lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap.

Dalam tenggat waktu itu, KPK harus memutuskan apakah mereka akan dinaikkan ke tahap penyidikan, ditahan, atau dilepaskan jika tidak cukup bukti.

Suasana, Mapolres Tulungagung yang masih dijaga ketat oleh aparat kepolisian.(Dok/DON)

Sebelumnya Situasi Mencekam di Polres Tulungagung

Isu OTT ini sebenarnya sudah mengudara sejak siang hari. Warga dan awak media dikejutkan dengan penjagaan superketat di Mapolres Tulungagung. Dua pintu gerbang utama ditutup rapat, dan tidak ada satu pun wartawan yang diizinkan masuk.

Pemandangan tak biasa juga terlihat dari lalu lalang mobil dengan pelat nomor L (wilayah Surabaya dan sekitarnya) yang keluar-masuk area Mapolres. Mobil serupa juga terpantau hilir mudik di kawasan Pendopo Tulungagung sejak sore hari.

Sejumlah pejabat Pemkab Tulungagung yang sebelumnya dikonfirmasi memilih tutup mulut. Mereka enggan berkomentar soal kabar OTT maupun keberadaan bupati mereka. Sikap diam itu justru semakin menguatkan spekulasi di masyarakat.

Hingga larut malam, situasi di sekitar Mapolres Tulungagung masih dijaga ketat. Warga dan awak media masih bertahan di luar pagar, berharap ada keterangan resmi lebih lanjut dari KPK.

Publik Tulungagung kini menahan napas. Apakah Gatut Sunu Wibowo akan langsung ditahan atau justru dilepaskan? Semua akan terjawab dalam 1×24 jam ke depan. Pantau terus update selanjutnya hanya di 90detik.com. (DON/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Pelayanan Pagi Polres Blitar: Polisi di Jalan Raya, Warga Merasa Lancar & Aman

Published

on

BLITAR – Rutinitas pagi menjelang jam sibuk di wilayah Blitar terasa berbeda dengan kehadiran personil kepolisian yang sigap di sejumlah titik jalan.

Bukan tanpa alasan, para anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar ini sengaja hadir lebih awal untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pengguna jalan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang rutin digelar setiap pagi ini menyasar dua lokasi utama, depan sekolah-sekolah dan di simpul-simpul jalan rawan kemacetan.

Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membantu anak-anak sekolah menyeberang serta memastikan kendaraan para pekerja dan karyawan tidak tersendat.

“Kami hadir untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat, baik yang hendak bekerja, ke kantor, maupun ke sekolah. Tujuannya satu, agar perjalanan masyarakat aman dan lancar,” tegas Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K, M.H.

Di lokasi terpisah, sejumlah pengguna jalan mengaku merasakan langsung dampak positif dari kehadiran polisi di pagi hari.

“Perjalanan jadi lebih lancar dan teratur. Rasanya aman karena ada polisi yang mengatur dari pagi,” ujar salah satu pengendara yang melintas di simpang empat Kantor Pos Blitar.

AKP Galih menambahkan bahwa kegiatan pelayanan pagi ini merupakan wujud nyata pelayanan prima (excellent service) Polri.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman. Kehadiran polisi di jalan raya tidak hanya untuk menilang, tapi juga mencegah pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan.

“Bila merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di area yang aman atau di pos polisi terdekat. Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” pungkasnya. (Jef/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending