Jawa Timur
Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional ; Gratis

TULUNGAGUNG – Diatas kereta Mojopahit pada Minggu, 24 Nopember 2024, Abah Imam Mawardi Ridwan terlibat dalam percakapan menarik dengan penumpang di sebelah.
Awal obrolan dimulai dengan ta’aruf, kemudian berlanjut membahas kondisi bangsa.
Di tengah diskusi, penumpang tersebut bertanya, “Abah dari Malang acara apa?”
“Sedang sowan kepada owner hotel syariah, sekaligus mendampingi peserta SERTIFIKASI Pembimbing Manasik Haji Profesional oleh IPHI Jawa Timur,” jawab saya.
“Berapa biaya yang mereka bayar?” tanyanya.
“Kalau saya bilang, biayanya cukup mahal, sekitar lima juta rupiah untuk satu minggu,” jelas saya.
“Mereka tidak bayar, Bah. Sebenarnya, mereka gratis,” sanggahnya.
“Mereka bayar, kok, dan melakukan transfer,” balas saya.
“Tidak, Bah. Mereka memang tidak bayar. Ini sebenarnya gratis,” jelasnya dengan yakin.
“Pasti bayar. Mereka mentransfer ke rekening IPHI Jawa Timur,” tambah saya.
“Apa yang diberikan oleh IPHI Jawa Timur kepada para peserta?” tanyanya.
“Kayaknya standar saja, tidak ada yang istimewa. Yang saya tahu, peserta mendapatkan tas, kaos, slayer, dan ATK,” terang saya.
“Ini menunjukkan bahwa peserta telah menerima layanan luar biasa. Jadi mereka sebenarnya mendapatkan kesempatan SERTIFIKASI secara gratis tanpa biaya?” jelasnya.

“Abah izin untuk menjelaskan mengapa saya katakan gratis,” ujarnya. Kemudian ia merinci beberapa poin:
- Sebenarnya, peserta hanya meminta IPHI Jawa Timur untuk membantu membayarkan sewa hotel di Sengkaling Malang selama sepekan.
- Mereka juga meminta bantuan IPHI Jawa Timur untuk memesankan makanan prasmanan selama sepekan.
- Para peserta meminta IPHI Jawa Timur untuk mendatangkan akademisi yang profesional dan bersertifikat haji untuk memberikan ilmu terkait haji.
- Selain itu, peserta mendapatkan akses sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kanwil Kemenag Jatim dan pusat.
- Peserta akan tumbuh bersama dan memiliki saudara baru serta ladang kebaikan baru.
- Mereka mungkin saja mendapat materi tambahan yang belum disyukuri, yang bernilai lebih daripada biaya yang ditransfer.
- Sertifikat yang diperoleh adalah sarana kebaikan yang mempunyai manfaat dunia dan akhirat.
“Luar biasa. Betul sekali. Jadi, Sertifikasi yang berlangsung dari 18 hingga 24 Nopember di Hotel Radho Syariah Kabupaten Malang itu benar-benar memberikan nilai kembali kepada para peserta,” jawab saya.
Tak terasa dua jam perjalanan dari Malang ke Tulungagung, suara kereta memberi petunjuk bahwa kami sebentar lagi tiba di Stasiun Tasikmalaya. Sebelum turun dari kereta, saya berpamitan kepada teman duduk saya dan berkata, “Apakah Panjenengan berkenan mendapatkan member card IPHI Jawa Timur? Yang dapat digunakan seumur hidup, serta mendapatkan diskon dua puluh persen jika menggunakan Hotel Radho Syariah Sengkaling Malang dan diskon tiga puluh persen jika menggunakan Hotel Grand Dream Cita Mandiri Batu?”
“Nah, itu Bah. Jika peserta mendapatkan fasilitas ini, maka pelatihan sertifikasi kemarin bukanlah gratis, melainkan bonus yang luar biasa,” terangnya.
“Apakah akan ada Sertifikasi angkatan kedua?” tanyanya.
“Doakan agar kami diberikan kemudahan untuk melaksanakan amanah dalam Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional angkatan kedua, rencananya pada 25 Juli 2025,” jawab saya.
Stasiun Sepur Tulungagung, Minggu 24 Nopember 2024
IMR. (Abd/Red)
Jawa Timur
Sinkronisasi Data Bansos di Blitar Jadi Sorotan, FORMAT Minta Pendataan Diperbaiki

BLITAR – Forum Masyarakat RT/RW (FORMAT) Kabupaten Blitar menyatakan sikap tegas. Mereka siap menggerakkan massa turun ke jalan jika Pemerintah Daerah (Pemda) Blitar tak kunjung membenahi data bantuan sosial (bansos) yang dinilai masih kacau hingga awal tahun 2026.
Ancaman aksi itu disampaikan usai FORMAT mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar, pada Rabu (28/1).
Ketua FORMAT Kabupaten Blitar, Swantantio Hani Irawan, menyatakan berbagai masalah klasik bansos tak kunjung usai, padahal aturan baru dari pemerintah pusat sudah terbit. “Implementasinya di lapangan belum berjalan.
Rapat tersebut dihadiri Ketua Komisi IV dan juga anggota, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Sosial, Dukcapil, dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Soroti Data Penerima yang Meninggal dan Graduasi PKH
Pria yang akrab disapa Tiok secara khusus menyoroti dua masalah utama. Pertama, data penerima bansos yang tidak akurat. FORMAT bahkan masih menemukan data penerima bansos yang telah meninggal dunia namun masih tercatat aktif.
Kedua, masalah graduasi atau kelulusan dari Program Keluarga Harapan (PKH), khususnya bagi peserta sejak 2012. Menurut Tiok, sosialisasi kepada penerima manfaat tentang rencana graduasi di 2026 belum optimal. Ia menilai lemahnya pendampingan membuat bantuan sering salah sasaran.
“Kami setuju yang sudah mampu dilepas dan tidak menerima bantuan, karena dikhawatirkan memicu kecemburuan sosial. Namun yang belum mampu, harapannya tetap dipertahankan,” tegas pria yang juga sebagai ketua LSM LASKAR ini.
Enam Tuntutan Konkret dan Batas Waktu Juni 2026
Dalam rapat, FORMAT menyodorkan enam poin permintaan kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar:
1. Pembentukan pansus khusus data bansos.
2. Pelibatan aktif pengurus RT/RW dalam pendataan sosial-ekonomi.
3. Pendataan ulang secara menyeluruh.
4. Sinkronisasi data antar instansi (Dinsos, Dukcapil, BPS).
5. Penerapan tanda khusus bagi penerima bansos untuk transparansi.
6. Pelatihan administrasi kependudukan bagi pengurus RT/RW.
“Kami akan terus mengawal. Kalau hingga Juni 2026 tidak ada solusi dan perubahan nyata, kami siap turun aksi,” ujarnya.
Ia menegaskan, ini bukan ancaman semata, melainkan bentuk tanggung jawab organisasinya membela kepentingan masyarakat akar rumput.(JK)
Jawa Timur
Pangkalan Ojek Khusus Resmi Beroperasi di Kendalrejo, Mitra Baru Polisi Jaga Keamanan Warga

BLITAR – Guna mempererat kemitraan dengan masyarakat dan meningkatkan rasa aman, Kapolres Blitar AKBP Rivanda, S.I.K., meresmikan Pangkalan Ojek Bhayangkara, paa Rabu (28/1/2026).
Pangkalan yang berlokasi di Simpang Empat Kendalrejo, Kecamatan Talun, ini diharapkan menjadi mata dan telinga kepolisian di tengah masyarakat.
Peresmian yang dihadiri unsur Forkopimcam Talun dan jajaran Polres Blitar ini menegaskan komitmen sinergi Polri dengan pemerintah daerah. Titik Simpang Empat Kendalrejo dipilih karena merupakan kawasan ramai dengan mobilitas tinggi, sehingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban perlu diantisipasi.
“Para pengemudi ojek diharapkan tidak hanya sebagai pengguna jalan, tapi juga mitra Polri dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman,” tegas AKBP Rivanda dalam sambutannya.
Dalam perannya nanti, para pengemudi ojek Bhayangkara diimbau untuk selalu tertib lalu lintas, mematuhi peraturan, dan menjadi contoh baik bagi pengguna jalan lain. Mereka juga diharapkan dapat membantu tugas kepolisian, khususnya dalam pengawasan lalu lintas dan keamanan lingkungan.
“Peran aktif mereka sangat penting untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, peninjauan lokasi pangkalan, serta dialog langsung antara Kapolres dan para pengemudi ojek.
Dengan adanya pangkalan ini, Polres Blitar berharap dapat meminimalisir potensi gangguan dan membantu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut, sekaligus memperkuat jaring keamanan berbasis komunitas.(JK/Hms)
Jawa Timur
Jalin Sinergi Polres Blitar Kota dan Media Perkuat Kemitraan Lewat Piramida

BLITAR – Dalam suasana santai penuh keakraban, Polres Blitar Kota mengajak rekan-rekan media duduk bersama dan berbincang. Dalam Acara bertajuk “Ngopi Bersama Media“ (Piramida) yang dilaksanakan pada Rabu (21/1) malam di Gedung Patriatama.
Kegiatan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi langkah strategis mempererat kemitraan dan komunikasi antara penegak hukum dan insan pers.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Polres Blitar Kota serta puluhan awak media dari berbagai platform, mulai dari media cetak, online, radio, hingga televisi. Suasana cair dan hangat menjadi latar belakang diskusi terbuka tentang berbagai hal.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., saat menyampaikan sambutan acara Piramida.(dok/istimewa)
Dalam sambutannya, Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa media adalah mitra yang sangat penting bagi Polri.
“Media adalah mitra strategis kepolisian. Tanpa peran media, berbagai upaya dan program kepolisian tidak akan tersampaikan secara luas kepada masyarakat dan dampaknya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Kalfaris berharap, hubungan yang humanis dan tanpa jarak bisa terus dibangun. Ia ingin kehadiran polisi di tengah masyarakat, bahkan saat tidak berseragam, tidak lagi menimbulkan rasa sungkan.
“Kami berharap kehadiran Polri dapat dirasakan oleh masyarakat secara humanis,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya peran media dalam menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak insan pers untuk bersama-sama menyajikan pemberitaan yang positif, objektif, berimbang, dan bertanggung jawab.
“Melalui kegiatan Piramida Ngopi Bersama Media ini, kami berharap terjalin komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif,” harapnya
Ia menambahkan, informasi yang didasarkan pada fakta dan dapat dipertanggungjawabkan akan mencegah kesalahpahaman di masyarakat.
“Jika kita semua menyampaikan informasi yang benar dan objektif, masyarakat dapat menerima berita tersebut dengan baik,“ pungkasnya.
Di akhir acara, Kapolres menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dan berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut. Serta sinergi yang semakin solid untuk kemaslahatan masyarakat Blitar Kota.
“Harapan kami, Piramida ini menjadi ruang komunikasi yang berkelanjutan, sehingga informasi yang sampai ke masyarakat akurat, edukatif, dan pada akhirnya kita semua bisa bersinergi menjaga Blitar Kota yang aman dan nyaman,” tutupnya. (JK)
Nasional2 minggu agoDoktor Pertama dari LPI Al Azhaar, Retnawati Firmansyah Torehkan Sejarah di UIN SATU Tulungagung
Redaksi1 minggu agoJalan Rakyat Jadi Jalur Tambang, Anak SMP Jadi Korban, Pemerintah Hanya Bungkam
Redaksi2 minggu agoTongkat Komando Kapolres Tulungagung Beralih ke AKBP Ihram Kustarto
Redaksi2 minggu agoTipu Warga dengan Dalih Sumbangan, Uang Justru Ludes Untuk Berjudi
Redaksi2 minggu agoIsra Miraj 2026: Menelusuri Sejarah Perjalanan Nabi Muhammad SAW, Memahami Makna Spiritual, dan Meneguhkan Tujuan Peringatannya bagi Umat Islam
Redaksi1 minggu agoAwali Tugas di Tulungagung, Kapolres AKBP Ihram Kustarto Silaturahim ke Pesantren Al Azhaar Kedungwaru
Redaksi7 hari agoElf Ngebut Hilang Kendali, Terguling dan Hantam Truk Parkir di Ngantru, 1 Korban Luka Berat
Jawa Timur1 minggu ago1.258 Pil Double L dan 13,3 Gram Sabu Digulung Polres Blitar Kota, 5 Orang Diciduk













