Militer
Tingkatkan Kemampuan Tempur, Satkopaska Koarmada III Gelar Latihan Menembak Senjata Bantu di Sorong

Kabupaten Sorong, — Guna mengasah kemampuan tempur dan meningkatkan profesionalisme prajurit, Satuan Pasukan Katak Komando Armada (Satkopaska) Koarmada III menggelar Latihan Kualifikasi Kedua (K2) Menembak Senjata Bantu di Lapangan Tembak Makorem 181/PVT, Sorong, Papua Barat Daya, Selasa(8/7).
Latihan yang merupakan bagian dari program Triwulan III Tahun Anggaran 2025 ini dipimpin oleh Perwira Staf Operasi Satkopaska Koarmada III, Mayor Laut (S) Eko Edward Sakti N., S.H., M.Tr. Opsla, dan diikuti oleh 30 personel yang terbagi dalam kelompok Denlat, Pelaku, serta Pendukung.
Kegiatan dimulai sejak pukul 08.20 hingga 16.15 WIT, diawali dengan briefing dan doa bersama, serta pengecekan kesehatan oleh tim Dinas Kesehatan Koarmada III. Selanjutnya, para prajurit melaksanakan latihan menembak perorangan dengan jarak 100 meter dan 200 meter menggunakan berbagai jenis senjata bantu.
Sebanyak 19 pucuk senjata digunakan dalam latihan ini, termasuk Ares, MG5, GPMG, HK 417, dan CZ Bren 807, dengan total amunisi mencapai lebih dari 7.600 butir dari berbagai kaliber. Materi latihan mencakup prosedur tindakan segera atau Immediate Action Drill, serta sesi khusus menembak sniper yang dilaksanakan usai waktu istirahat.
Wakil Komandan Detasemen 2 Satkopaska Koarmada III, Kapten Laut (P) Country Aurora A.P. Arofah, S.T.Han, turut memberikan pembekalan taktis kepada peserta, khususnya tentang langkah cepat dan tepat dalam menghadapi situasi darurat di medan pertempuran.
Latihan ditutup dengan evaluasi menyeluruh guna mengukur capaian keterampilan prajurit sekaligus sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas latihan ke depan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Latihan ini menjadi bukti komitmen Satkopaska Koarmada III dalam membina kesiapsiagaan tempur dan menjaga kedaulatan wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Tim/Red)
Militer
Pangkoarmada RI Tekankan Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Pergantian Tahun

SORONG — Komando Armada III melaksanakan Upacara Bendera 17-an yang digelar di Lapangan Markas Komando Armada III, Rabu 17 Desember 2025. Upacara dipimpin oleh Kepala Staf Koarmada III selaku Inspektur Upacara dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), Kepala Dinas (Kadis), Komandan Satuan (Dansat), Kepala Satuan Kerja (Kasatker), seluruh prajurit, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Armada III.
Dalam upacara tersebut, Kas Koarmada III membacakan amanat Panglima Koarmada RI, yang menekankan pentingnya peran TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada RI dan jajaran Armada III, dalam penanggulangan bencana alam serta peningkatan kesiapsiagaan menjelang pergantian tahun.
Pangkoarmada RI dalam amanatnya menegaskan bahwa kehadiran Koarmada RI dalam penanganan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia merupakan wujud nyata empati, kepedulian, dan pengabdian kepada rakyat. Respons cepat dan terpadu melalui pengerahan prajurit serta unsur-unsur KRI dari berbagai satuan menjadi bukti komitmen TNI AL dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Selain itu, Pangkoarmada RI juga menekankan kepada seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, kesiapan operasional, serta kemampuan merespons setiap perkembangan situasi, khususnya menjelang pergantian tahun. Seluruh unsur dan satuan diperintahkan untuk memastikan kesiapan personel dan alutsista guna menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim.
Pangkoarmada RI turut mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa menjaga disiplin, profesionalisme, dan pengendalian diri, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi TNI Angkatan Laut. Para pimpinan satuan dan satker diminta memperkuat pengawasan dan mengambil langkah preventif demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama masa pergantian tahun. (Tim/Red)
Militer
Danrem 181/PVT Sambut Kedatangan Menhan RI beserta rombongan di Yon TP 806/SI

Sorong – Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., menyambut langsung kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia beserta Rombongan dalam rangka kunjungan kerja ke Batalyon TP 806/Satria Infanteri (SI), Rabu (3/12/2025)
Penyambutan ini menjadi bentuk Penghormatan sekaligus dukungan Korem 181/PVT terhadap agenda strategis Menhan dalam memperkuat kesiapan satuan di wilayah Papua Barat Daya.
Setibanya Menhan di Markas Yon TP 806/SI, Danrem 181/PVT berada di garis depan jajaran penyambut, bersama para Perwira dan Prajurit yang menampilkan suasana penuh Kehormatan. Menhan kemudian melaksanakan rangkaian kegiatan peninjauan satuan didampingi Danrem, mulai dari pemeriksaan kesiapan personel, sarana dan prasarana, hingga menerima paparan Kondisi Operasional dari Danyon TP 806/SI.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan memberikan arahan kepada Prajurit Yon TP 806/SI yaitu Sebagai Prajurit pejuang harus berjuang dan rela berkorban demi kepentingan kedaulatan dan menjaga bangsa Indonesia yaitu rakyat Indonesia. Kita berasal dari berbagai suku agama tetapi satu atas dasar ketuhanan yang maha Esa. Tidak ada Prajurit yang bisa di adudomba, di pecah belah karena sdh punya Saptamarga dan sumpah Prajurit. Amalkan Saptamarga dan sumpah Prajurit. Ujar Menhan RI
Menhan RI berharap semua sukses sebagai Prajurit, tidak boleh melenceng. Harus disiplin dan profesional. Sebagai Prajurit sudah dilatih menembak dan kemampuan tidak boleh di perjuangan belikan. Namun hanya untuk kepentingan tugas. Tidak boleh digunakan oleh kelompok yang mempunyai Kepentingan, harapnya.
Ini adalah hal yang sangat penting, kita harus bisa di hargai rakyat karena kita adalah milik rakyat, kita harus mendedikasikan kepada pengabdian kepada rakyat Indonesia, ucapnya.
Prajurit TNI AD akan berjumlah banyak hanya untuk mempertahankan keutuhan wilayah, menjaga keselamatan bangsa. Rakyat tidak boleh di ganggu oleh siapapun. Ini tugas kita sebagai pengawal kedaulatan RI, tegasnya
Kuncinya adalah siapa yang mau maju akan kita kasi kesempatan untuk maju. Siapapun yang mempunyai kemauan dan Kemampuan akan kami fasilitasi. Camkan dan perhatikan apa yang menjadi arahan, kalian harus gagah dengan kemampuan, loyalitas dan integritas. Jangan sekali kali menodai nama baik satuan. Jadilah Prajurit yang terbaik di satuan tutupnya.
Danrem 181/PVT juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menhan, serta menegaskan Komitmen Korem 181/PVT untuk terus meningkatkan pembinaan, disiplin, dan kemampuan Satuan.
“ Kami siap melaksanakan setiap arahan dan kebijakan Menhan dalam rangka memperkuat pertahanan wilayah, Kunjungan Menhan beserta Rombongan merupakan kehormatan bagi kami. Korem 181/PVT akan selalu siap mendukung kebijakan dan arahan Menhan demi memperkuat pertahanan wilayah dan menjaga stabilitas keamanan,” ujar Danrem 181/PVT.
Kegiatan di tutup dengan Penulisan pesan dan kesan Menhan RI Jenderal TNI Purn Sjafrie Sjamsoeddin dan Foto Bersama.
Turut Hadir Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Wakasad Letjen TNI M. Saleh Mustafa., Pangdam XVIII/Ksr Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru., Dirjen Strahan Kementerian Pertahanan Mayjen TNI Agus Widodo, Pangkodau III Marsda TNI Dr. Azhar Aditama D, S.Sos., M.M., M.Han., Danlanud Manuhua Marsma TNI Dr. Heri Kris Drihandaka S.Sos., M.M., Karo TU Protokol Setjen Kemhan Brigjen TNI Charles Y. Alling., Kapoksahli Kodau III Marsma TNI Trinanda Hasan Febrianto, S.T., M.Han., Kas Koarmada III Laksma TNI Anung Sutanto S.Sos., M.Si.,Han., Wadan Kodaeral XIV Laksma TNI Tommy Herlambang,SE., Kasrem 181/PVT Kolonel Inf. Dr. Raden Dwi Tjahjo Harsono, S.E., M.Si., Kabag Ops Binda Papua barat daya Kolonel Laut Hernawan, Asops Kasda. (Tim/Red)
Militer
Yonif 2 Marinir Gempur Sasaran di Garis Depan Latgabma Super Garuda Shield 2025

Dabosingkep, — Di tengah semangat kolaborasi dan kesiapsiagaan tinggi prajurit elite TNI AL, Batalyon Infanteri 2 Marinir (Yonif 2 Mar) sukses melaksanakan misi penghancuran sasaran pendaratan dalam skenario tempur Latihan Gabungan Multinasional (Latgabma) Super Garuda Shield 2025, Senin (2/9), bertempat di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 9, Dabosingkep, Kepulauan Riau.
Di bawah komando Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E, para prajurit Yonif 2 Marinir menampilkan performa tempur yang presisi, cepat, dan taktis saat menggempur sasaran musuh dalam skenario pendaratan amfibi.
Latihan ini bukan hanya menjadi ajang unjuk kekuatan, tetapi juga pembuktian kesiapan tempur satuan Marinir dalam menghadapi ancaman nyata di kawasan regional maupun global.
“Kami bangga dapat menjadi bagian dari latihan besar ini. Ini bukti bahwa Yonif 2 Marinir selalu siap dalam setiap penugasan negara, baik di dalam maupun luar negeri,” tegas Danyonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono.
Latgabma Super Garuda Shield 2025 merupakan latihan bersama yang melibatkan berbagai negara sahabat seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia, Korea Selatan, Singapura, dan beberapa mitra strategis lainnya.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas, memperkuat kerja sama militer, dan membangun kepercayaan antarnegara dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Keberhasilan Yonif 2 Marinir dalam skenario penghancuran sasaran pendaratan ini menjadi sorotan dalam pelaksanaan latihan, menunjukkan bahwa satuan ini telah mampu beroperasi dengan standar tempur internasional.
Tak hanya unggul dalam mobilitas dan strategi tempur, prajurit Yonif 2 Mar juga menunjukkan kedisiplinan dan loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas.
Partisipasi aktif Korps Marinir TNI AL dalam latihan ini sekaligus menjadi pernyataan bahwa Indonesia siap berkontribusi dalam mewujudkan keamanan maritim global dan regional.
Lebih dari itu, Latgabma ini menjadi ajang pembelajaran bersama dalam menyatukan kekuatan, taktik, dan teknologi lintas negara.
Dengan semangat juang tinggi, profesionalisme, dan kemampuan tempur yang terus diasah, Yonif 2 Marinir kian mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan kekuatan Marinir Indonesia. (Timo)
Redaksi1 minggu ago141 Pejabat Pemkab Tulungagung Dilantik, Bupati; Jangan Menjadikan Jabatan Untuk Mencari Kenyamanan
Redaksi3 minggu agoDiduga Abaikan Putusan MK, Mobil Konsumen Ditarik Paksa Berujung Laporan Ke Polisi
Redaksi2 minggu agoTeror Dugaan Pungli di Taman Pinka Tulungagung: Pedagang Dipalak Oknum Mantan Pedagang, Bayar atau Terusir
Redaksi1 minggu agoTema: “Temu Kangen”, Ratusan Honda Jazz GE8 Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif Jatim
Jawa Timur2 hari agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi2 hari agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Jawa Timur2 minggu agoParkir Berlangganan Mulai 2026, Ancaman Pungli Mengintai: Bebas Parkir atau Beban Baru?
Redaksi2 minggu agoKasus Tiang ISP Ilegal Menjamur, PUPR dan Satpol PP Tulungagung Disorot Tajam, Dugaan Pungli Menguat







