Connect with us

Jawa Timur

Anugerah TIMES Indonesia 2024, Mantan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nanang Haryono Raih “Man of The Year Malang Raya”

Published

on

KOTA MALANG – Mantan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nanang Haryono,SH, SIK, MSi, meraih penghargaan sebagai “Man of The Year Malang Raya” dalam kategori Pemimpin Inovatif dan Inspiratif.

Pemberian penghargaan diberikan dalam acara Anugerah TIMES Indonesia 2024 yang berlangsung di Hotel Ijen Suites Resort and Convention, Kota Malang.

Kombes Pol Nanang Haryono yang saat ini sebagai Kapolresta Malang Kota, diberi penghargaan atas dedikasinya dalam berinovasi yang luar biasa.

Inovasi yang diciptakan termasuk dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Jenderal (Purn) H Prabowo Subianto dalam Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Tiga Inovasi Kombes Pol Nanang, diantaranya “Makota Peduli Gizi Anak” dimana Polresta Malang Kota mendukung Program Pemerintah dalam memberantas dan mencegah Stunting sejak dini, sehingga sejak balita gizi anak harus tercukupi.

Kedua “Makota Peduli Anak Bahagia” bertujuan untuk melengkapi program sebelumnya.

Menurutnya kebahagiaan anak, bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak, baik pada Psikis maupun Fisik anak untuk menjadi SDM yang kuat

Ketiga “Makota Peduli Anak Cerdas” yang bertujuan mencetak generasi muda yang unggul utk menyiapkan generasi muda yg tangguh menuju Indonesia Emas 2024.

“Kami sebagai anggota Polri berkomitmen menciptakan generasi muda yang tangguh, agar memiliki karakter positif untuk dirinya sendiri maupun untuk bangsa yang kita cintai ini,” ungkap Kombes Nanang di Mapolresta Malang Kota, Senin (25/11).

Dalam pelaksanaan ketiga program inovasi yang dimilikinya, Kombes Pol Nanang beserta jajarannya rutin melaksanakan sosialisasi empat isu penting, yaitu bahaya judi online, bahaya narkoba, berkendara aman, dan pernikahan dini.

Hal tersebut dilaksanakan dengan menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), serta Kemenag Kota Malang.

Kombes Pol Nanang juga turun langsung ke sekolah-sekolah untuk berinteraksi dengan siswa/siswi SMP dan SMA yg ada di Kota Malang.

“Kami memberikan pemahaman langsung kepada anak-anak tentang dampak negatif dari judi online, narkoba, hingga perilaku tidak aman saat berkendara,” tambahnya.

Menurut Kombes Pol Nanang, data menunjukkan bahwa pelanggaran safety riding didominasi oleh usia 15-25 tahun.

“Maka dari itu, usia ini menjadi fokus utama kami untuk diberikan edukasi sejak dini,” ujar Kombes Pol Nanang.

Tidak hanya menjadi sesi edukasi, sosialisasi ini juga membuka ruang dialog antara Polri dengan para pelajar.

“Dengan pendekatan interaktif, program ini diharapkan mampu memengaruhi dan merubah perilaku generasi muda agar lebih sadar akan dampak buruk dari kebiasaan negatif,” kata Kombes Pol Nanang.

Sementara itu Ketua Panitia Anugerah TIMES Indonesia 2024, Deasy Mayasari, memuji dedikasi Kombes Pol Nanang dalam mendidik dan menginspirasi generasi muda.

“Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi telah menunjukkan kepemimpinan inovatif yang membawa dampak nyata bagi masyarakat,” kata Deasy Mayasari.

Menurut Deasy Mayasari, Program edukasi dari mantan Kapolresta Banyuwangi adalah bukti nyata komitmen untuk menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi bangsa.

Dengan penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi institusi lain untuk lebih aktif dalam memberikan perhatian terhadap isu-isu sosial yang memengaruhi generasi muda.

“Anugerah TIMES Indonesia 2024 menjadi malam yang penuh apresiasi dan inspirasi, membuktikan bahwa kolaborasi dan dedikasi dapat membawa perubahan besar dalam masyarakat,” pungkas Deasy Mayasari. (Red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawa Timur

Pelayanan Pagi Polres Blitar: Polisi di Jalan Raya, Warga Merasa Lancar & Aman

Published

on

BLITAR – Rutinitas pagi menjelang jam sibuk di wilayah Blitar terasa berbeda dengan kehadiran personil kepolisian yang sigap di sejumlah titik jalan.

Bukan tanpa alasan, para anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar ini sengaja hadir lebih awal untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat pengguna jalan, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang rutin digelar setiap pagi ini menyasar dua lokasi utama, depan sekolah-sekolah dan di simpul-simpul jalan rawan kemacetan.

Petugas tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga membantu anak-anak sekolah menyeberang serta memastikan kendaraan para pekerja dan karyawan tidak tersendat.

“Kami hadir untuk membantu kelancaran aktivitas masyarakat, baik yang hendak bekerja, ke kantor, maupun ke sekolah. Tujuannya satu, agar perjalanan masyarakat aman dan lancar,” tegas Kasat Lantas Polres Blitar, AKP Galih Yasir Mubaroq, S.T.K., S.I.K, M.H.

Di lokasi terpisah, sejumlah pengguna jalan mengaku merasakan langsung dampak positif dari kehadiran polisi di pagi hari.

“Perjalanan jadi lebih lancar dan teratur. Rasanya aman karena ada polisi yang mengatur dari pagi,” ujar salah satu pengendara yang melintas di simpang empat Kantor Pos Blitar.

AKP Galih menambahkan bahwa kegiatan pelayanan pagi ini merupakan wujud nyata pelayanan prima (excellent service) Polri.

“Kami ingin masyarakat merasa nyaman. Kehadiran polisi di jalan raya tidak hanya untuk menilang, tapi juga mencegah pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.

Di akhir pernyataannya, Kasat Lantas juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan.

“Bila merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di area yang aman atau di pos polisi terdekat. Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” pungkasnya. (Jef/Red)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

OPD Tak Hadir “Hearing“ MBLB, Ketua Ormas Bidik Jawa Timur: Ini Sengaja Demi Atur Sistem di Belakang Layar

Published

on

BLITAR – Rencana rapat dengar pendapat (hearing) antara DPRD Kabupaten Blitar dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) berakhir mengecewakan. Seluruh undangan dari OPD Pemkab Blitar tidak hadir. Ketua DPD Ormas Bidik Jawa Timur, Sultan Abimanyu, pun mengutarakan kekesalannya.

“Jangan bilang ini karena kesalahan teknis. Saya yakin, ketidakhadiran ini sengaja dilakukan demi mengatur sistem di belakang layar,” ujar Sultan dengan nada geram di hadapan awak media, pada Rabu (08/04) siang.

Menurutnya, tindakan OPD yang tak mengirim satu pun wakilnya merupakan bentuk pelemahan terhadap DPRD sebagai lembaga legislatif. Padahal undangan hearing ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi.

“Yang mengundang adalah dewan, wakil rakyat. Masa tidak ada satu pun perwakilan OPD? Ini sangat tidak menghormati pengundang dan terkesan menyepelekan,” ujarnya.

Sultan menduga bahwa ketidakhadiran itu bukan tanpa perhitungan. Ia meyakini ada skenario di balik layar untuk mengulur waktu pembahasan Peraturan Bupati (Perbub) No 60 Tahun 2025 tentang pajak MBLB.

“Mereka butuh waktu menata sistem dulu. Tapi rakyat Blitar tidak bisa terus ditunggu. Peraturan ini menyangkut PAD dari tambang, lho,” tegasnya.

Perbub yang ditetapkan pada 13 Mei 2025 itu sangat krusial karena mengatur pajak tambang sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar, khususnya untuk aktivitas pertambangan di wilayah setempat. Tanpa hearing yang serius, ia khawatir aturan tersebut tak berjalan optimal.

DPD Ormas Bidik Jatim sebenarnya sudah berjuang lama. Surat permohonan hearing diajukan sejak 19 Januari 2026. Bahkan, Ormas Bidik beberapa kali memonitor langsung ke Kantor DPRD Kabupaten Blitar agar agenda ini segera terealisasi.

Undangan baru turun dan hearing digelar pada Rabu (8/4). Namun, kursi OPD yang disediakan tetap kosong sepanjang acara. Ia juga menambahkan, pimpinan rapat yang dipimpin wakil ketua DPRD M Rifa’i dengan didampingi wakil ketua Komisi 2 Suwito Saren Satoto, bersepakat untuk menunda kegiatan tersebut.

” Untuk saat ini kami bersepakat untuk menunda kegiatan ini, selain itu kami terus mengawal setiap lini pemerintahan. Tujuannya jelas, mendorong kinerja aparat agar lebih responsif terhadap kondisi di lapangan. Bukan malah mangkir dan main di belakang layar,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak OPD Pemkab Blitar belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan kesengajaan tersebut. (JK/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Mal Pelayanan Publik Polres Blitar: Urus SKCK, Samsat, hingga Bebas Narkoba dalam Satu Tempat

Published

on

BLITAR – Warga Blitar kini tak perlu repot bolak-balik ke berbagai meja pelayanan kepolisian.

Polres Blitar resmi menghadirkan Mal Pelayanan Publik di ruang pelayanan Mal Prabu Hayam Wuruk yang menyatukan semua keperluan administrasi dalam satu tempat.

Mulai dari pelayanan identifikasi, pembuatan SKCK, cek bebas narkoba, Samsat, hingga SPKT kini tersedia di lokasi yang sama. Dengan konsep terpadu ini, masyarakat diharapkan bisa mengurus berbagai keperluan lebih cepat dan praktis.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kabag Ops Kompol Siswanto menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti di sini.

“Polres Blitar terus melakukan perbaikan dan inovasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Kehadiran mal pelayanan ini diharapkan tidak hanya mempermudah, tetapi juga memberi rasa nyaman dan efisien bagi masyarakat yang mengurus dokumen kepolisian.

Tak perlu lagi datang pagi-pagi atau antre lama, semua bisa diselesaikan lebih ringkas di satu atap.(Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending