Papua
Dinas Sosial PBD Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Tata Boga dan Otomotif

SORONG — Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Provinsi Papua Barat Daya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kemandirian dan daya saing kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas dan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS). Melalui program pelatihan tata boga dan otomotif, pemerintah provinsi mendorong terciptanya peluang ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kepala Dinsos PPPA Papua Barat Daya, Anace Nauw, di Sorong, Jumat, menjelaskan bahwa program pemberdayaan tersebut merupakan bentuk intervensi nyata pemerintah untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan peran sosial kelompok rentan yang berada dalam binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Menurutnya, peningkatan keterampilan merupakan langkah penting dalam menciptakan kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.
“Pelatihan keterampilan tata boga dan teknisi otomotif merupakan bagian dari fasilitasi peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas, PPKS, dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang berada dalam binaan LKS. Program ini kami rancang agar mereka dapat memiliki keterampilan langsung yang bisa digunakan untuk membuka peluang usaha maupun bekerja di sektor formal,” jelas Anace usai membuka pelatihan di Kota Sorong.
Program ini melibatkan 60 peserta, yang terdiri atas:
- 15 orang peserta tata boga penyandang disabilitas,
- 15 orang PPKS pada bidang tata boga,
- 15 orang peserta otomotif penyandang disabilitas,
- 15 orang peserta otomotif dari kategori PSKS.
Dalam pelatihan tata boga, peserta mendapatkan materi mengenai teknik dasar memasak, pengolahan makanan lokal khas Papua, higienitas dan sanitasi pengolahan makanan, pengemasan produk, serta simulasi produksi dan strategi pemasaran. Materi tersebut dirancang agar peserta mampu menghasilkan produk kuliner yang memenuhi standar pasar.
Sementara itu, pada bidang otomotif, peserta dilatih mengenai pengenalan komponen kendaraan, teknik perawatan mesin dasar, perbaikan ringan, serta praktek langsung dengan peralatan bengkel. Pelatihan teknis ini diharapkan dapat membuka peluang kerja di bengkel otomotif maupun usaha mandiri skala rumah tangga.
Pelatihan yang berlangsung sejak 28 hingga 3 Desember 2025 ini menggandeng lembaga pelatihan profesional dari Makassar untuk memastikan kualitas pembelajaran serta efektivitas transfer pengetahuan kepada peserta.
Anace menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada pelatihan saja. Dinsos Papua Barat Daya akan tetap melakukan pendampingan kepada para peserta setelah kegiatan selesai, termasuk menyediakan fasilitas penunjang untuk membantu mereka memulai usaha.
“Kami akan terus mendampingi dan memberikan pembekalan fasilitas penunjang agar usaha yang mereka rintis dapat berkembang. Harapannya, peserta bukan hanya mahir, tetapi benar-benar mandiri secara ekonomi,” tuturnya.
Dengan adanya pelatihan ini, pemerintah provinsi berharap tercipta lingkungan pemberdayaan yang inklusif, memastikan penyandang disabilitas memiliki ruang yang sama untuk berkembang, berkontribusi, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga serta komunitas mereka.
Jika Anda ingin versi berita yang lebih formal, lebih singkat, atau untuk rilis pers resmi, saya bisa sesuaikan. (Tim/Red)
Papua
Pangdam Kasuari Ikuti Ibadah Natal Bersama Kasad Secara Virtual, “Merayakan Natal dengan Hati, Menyatukan Iman dan Pengabdian”

Manokwari PB — Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, bersama keluarga besar Kodam XVIII/Kasuari mengikuti ibadah perayaan Natal bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang diselenggarakan secara virtual dari Aula Makodam XVIII/Kasuari, Senin (12/01/2026).
Ibadah Natal yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut menjadi ruang perjumpaan iman bagi seluruh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat, meskipun dilaksanakan secara daring.
Suasana kebersamaan tetap terasa hangat, mencerminkan semangat persaudaraan dan kekeluargaan dalam bingkai pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam sambutannya, Kasad menegaskan bahwa tema Natal Tahun 2025, “Hikmah Natal Menghadirkan Sukacita Natal bagi Seluruh Prajurit dan ASN Angkatan Darat”, mengandung pesan mendalam agar semangat Natal tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui semangat Natal tersebut, diharapkan seluruh prajurit dan ASN TNI AD semakin meneguhkan komitmen pengabdian guna menghadirkan kedamaian, memperkuat persatuan, serta berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Timo)
Papua
Bulan Trisila TNI AL, Armada III Perkuat Tradisi dan Nilai Keprajuritan melalui Sosialisasi PUDD Khas dan PHST

Sorong, — Dalam rangka memperingati Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, Armada III menggelar Sosialisasi Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) Khas serta Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III serta unsur KRI yang sedang sandar di Dermaga Katapop.
Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (14/1/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai dasar keprajuritan melalui penguatan tradisi dan aturan kedinasan di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Komandan Satuan Kapal Bantu Armada III selaku Ketua Koordinator Kegiatan, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro Guritno, bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai PUDD Khas, tradisi khas TNI AL, serta ketentuan tenue dinas.
Dalam penjelasannya disampaikan bahwa tradisi merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas serta jati diri TNI Angkatan Laut.
Termasuk di dalamnya makna simbolik pakaian dinas yang mencerminkan kehormatan, disiplin, dan tanggung jawab seorang prajurit.
Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Ranjau Armada III, Kolonel Laut (P) Ferry Kurniawan, menyampaikan materi terkait PHST Jaga Darat dan Jaga Laut yang mencakup ketentuan, tugas, serta tanggung jawab personel jaga dalam mendukung kesiapsiagaan dan keamanan satuan.
Melalui kegiatan ini, sejalan dengan semangat Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, diharapkan prajurit Jalasena Armada III semakin profesional, berkarakter, serta siap melaksanakan setiap tugas yang diamanahkan. (Timo)
Papua
Prajurit Yonif 2 Marinir dan Jalasenastri Tampil Memukau Saat Peninjauan Pangkormar Jelang Pesparawi

Jakarta— Perwakilan prajurit Batalyon Infanteri 2 Marinir bersama Jalasenastri Ranting B Cabang 2 Korcab Pasmar 1 tampil memukau dalam kegiatan peninjauan Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menjelang pelaksanaan Lomba Paduan Suara Pesparawi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Graha Marinir, Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jakarta Pusat, Kamis (9/01/2025).
Peninjauan langsung oleh Panglima Korps Marinir ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta membangkitkan semangat seluruh peserta agar mampu menampilkan performa terbaik pada ajang Pesparawi mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima Korps Marinir mengapresiasi kesiapan dan kekompakan para peserta yang telah berlatih secara intensif.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan Pesparawi juga menjadi sarana pembinaan mental rohani bagi prajurit Korps Marinir.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia.
Komandan Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa keikutsertaan prajurit Yonif 2 Marinir bersama Jalasenastri dalam kegiatan Pesparawi merupakan wujud pembinaan personel secara menyeluruh.
Tidak hanya pembinaan fisik dan kemampuan tempur, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual sebagai bekal dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta nilai-nilai religius dapat terus terjaga dan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk mengharumkan nama satuan pada Lomba Paduan Suara Pesparawi,” pungkasnya. (Timo)
Nasional5 hari agoDoktor Pertama dari LPI Al Azhaar, Retnawati Firmansyah Torehkan Sejarah di UIN SATU Tulungagung
Jawa Timur2 minggu agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi2 minggu agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Redaksi2 minggu agoKepergian Mashuri Tinggalkan Duka Mendalam bagi Dunia Pers Tulungagung
Nasional2 minggu agoAksi Damai 212 di Tulungagung, Soroti Jalan Desa Kedoyo dan Tegaskan Dukungan pada Pemkab
Redaksi3 minggu agoKesehatan Dijadikan Alat Pencitraan, Rakyat Kecil Tulungagung Menanggung Derita
Peristiwa2 minggu agoTabrak Mobil Misterius Saat Hujan, Pelajar 16 Tahun Tewas di Jalan Raya Karangrejo Tulungagung
Hukum Kriminal3 minggu agoTeror Jambret Lansia Berakhir: Dua Residivis Dilumpuhkan Resmob Macan Agung Polres Tulungagung







