Papua
Sasaran ke 3 Sumur Bor Air Bersih Dikerjakan. TMMD Ke-124 Kodim 1802/Sorong

Yeflio, – Sasaran fisik Program TMMD Ke-124 Kodim 1802/Sorong Sumur Bor Air Bersih sudah masuk ke 3 dari 5 Unit. Perwira Pengawas Letda Inf Alimudin saat mengecek dan meninjau secara langsung pekerjaan di lokasi TMMD Ke-124 di Kampung Yeflio Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong. Senin (19/05/25).
Menurut Pawas TMMD Ke-124 mengatakan, bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari program TMMD yang bertujuan untuk membantu warga yeflio dalam memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih, Dengan adanya pembangunan sumur bor ini, dirinya berharap warga dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Dansatgas juga berharap warga dapat menjaga sumur bor ini agar tetap berfungsi dalam jangka waktu yang lama dan terus mengalirkan air bersih. Terangnya.
Kepala kampung yeflio Bapak Yongki Malakabu mengucapkan syukur bahwa progam TMMD Ke-124 Kodim 1802/Sorong memberikan kami sumur bor air bersih karena di kampung kami sangat kekurang air bersih dengan adanya sumbur bor kami sangat tercukupi apalagi ada 5 unit sumur bor, kami ucapkan syukur dan terima kasih telah memperhatikan dan peduli terhadap kehidupan kami.
Program TMMD KE – 124 dalam penyediaan sarana air bersih merupakan program unggulan dari KASAD dan memang sangat tepat sasaran. “Sumber air bersih ini merupakan salah satu kebutuhan utama yang sangat diperlukan warga kampung yeflio. Karena menurut penuturan warga, sering terjadi kesulitan air bersih disaat musim kemarau. Semoga memenuhi kebutuhan Air Bersih warga yeflio terutama saat musim kemarau.
(Tim/Red)
Papua
Armada III Hadiri Natal Keluarga Besar IMEKKKO, Gubernur Tekankan Toleransi dalam Beragama

Sorong PBD— Panglima Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., yang diwakili oleh Komandan Satuan Kapal Amfibi Armada III Kolonel Laut (P) Yohanes Upang, menghadiri Ibadah Perayaan Natal Keluarga Besar IMEKKKO (Inanwatan, Matemani, Kais, Kokoda, dan Kokoda Utara) yang diselenggarakan di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Selasa (6/1/2026) malam.
Ibadah Perayaan Natal Keluarga Besar IMEKKKO tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta para Ketua Suku IMEKKKO dari berbagai wilayah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Natal Tahun 2025, pelaksanaan misa Perayaan Natal, serta sambutan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., dan Bupati Sorong.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya memperkuat nilai kebersamaan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan beragama di tengah keberagaman suku IMEKKKO.
Melalui ibadah dan perayaan Natal ini, seluruh peserta diajak untuk merenungkan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai wujud nyata kehadiran Tuhan yang membawa keselamatan, kedamaian, dan harapan bagi keluarga serta umat manusia.
Tema yang diangkat menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, rukun, dan berintegritas.
Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut, khususnya Armada III, dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Papua Barat Daya. (Timo)
Papua
Pangdam Kasuari Pimpin Penutupan Dikmaba dan Diktukba TNI AD: Bakar Semangat Prajurit, Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Tegakkan Kehormatan Negara

MANSEL, PB – Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2025 dan Pendidikan Pembentukan Diktukba TNI AD Gelombang I TA 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Mako Rindam XVIII/Kasuari, Rabu (7/1/2026).
Dalam amanatnya, Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh prajurit yang dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan peristiwa penting dan bersejarah sebagai titik awal pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari pengabdian sejati kepada negara. Jadikan momentum ini untuk membakar semangat juang, meneguhkan loyalitas, serta menjunjung tinggi kehormatan prajurit TNI Angkatan Darat,” tegas Pangdam.
Pada upacara tersebut, sebanyak 285 prajurit siswa resmi dilantik menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua. Jumlah tersebut terdiri dari 110 prajurit siswa Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2025 dan 175 prajurit siswa Diktukba TNI AD Gelombang I TA 2026.
Rangkaian kegiatan penutupan pendidikan turut dimeriahkan dengan berbagai demonstrasi kemampuan siswa Dikmaba Infanteri, di antaranya Taktik Regu Senapan, pematahan balok, serta simulasi halang rintang.
Selain itu, ditampilkan pula tarian khas Papua oleh para prajurit yang telah dilantik sebagai wujud kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus simbol kebersamaan TNI dengan masyarakat Papua.
Upacara penutupan pendidikan ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan personel TNI AD di wilayah Kodam XVIII/Kasuari dalam mencetak prajurit-prajurit yang profesional, tangguh, dan siap mengabdi demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Timo)
Papua
Pemprov PBD Tegaskan Kerukunan Umat sebagai Fondasi Pembangunan dan Harmoni Beragama

Sorong PBD— Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menegaskan komitmennya menjadikan kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (5/1/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama lintas iman, pelajar, serta masyarakat.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur membacakan sambutan Menteri Agama RI yang menekankan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini dinilai relevan dengan kondisi Papua Barat Daya sebagai daerah majemuk yang kaya akan keberagaman budaya dan keyakinan.
Ahmad Nausrau menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sebagai kekuatan sosial yang mampu melahirkan kolaborasi nyata dalam pembangunan.
Perbedaan, menurutnya, justru harus menjadi energi positif untuk menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kehidupan beragama yang rukun merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi Papua Barat Daya. Dari sinilah tumbuh kepercayaan, kerja sama, dan stabilitas yang mendukung percepatan pembangunan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sejak awal berdirinya Republik Indonesia, Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam merawat kebinekaan.
Memasuki usia ke-80 tahun, Kementerian Agama terus berkontribusi menjaga keseimbangan antara kehidupan keagamaan dan kebangsaan, serta menghadirkan nilai-nilai agama sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial.
Pemprov Papua Barat Daya menyambut baik berbagai langkah transformasi yang dilakukan Kementerian Agama, termasuk penguatan layanan keagamaan berbasis digital, peningkatan kualitas pendidikan madrasah dan sekolah keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan dana sosial keagamaan.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Dalam sambutan tersebut juga disoroti tantangan global yang semakin kompleks, termasuk perkembangan kecerdasan buatan di era ketidakpastian.
Aparatur Kementerian Agama diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai moderasi beragama agar kemajuan teknologi tetap berpihak pada kemanusiaan dan persatuan.
Peringatan HAB ke-80 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga Papua Barat Daya tetap damai, inklusif, dan maju. (Timo)
Redaksi1 minggu ago141 Pejabat Pemkab Tulungagung Dilantik, Bupati; Jangan Menjadikan Jabatan Untuk Mencari Kenyamanan
Redaksi2 minggu agoTeror Dugaan Pungli di Taman Pinka Tulungagung: Pedagang Dipalak Oknum Mantan Pedagang, Bayar atau Terusir
Jawa Timur4 hari agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi4 hari agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Redaksi2 minggu agoTema: “Temu Kangen”, Ratusan Honda Jazz GE8 Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif Jatim
Redaksi3 minggu agoKasus Tiang ISP Ilegal Menjamur, PUPR dan Satpol PP Tulungagung Disorot Tajam, Dugaan Pungli Menguat
Nasional4 hari agoAksi Damai 212 di Tulungagung, Soroti Jalan Desa Kedoyo dan Tegaskan Dukungan pada Pemkab
Jawa Timur2 minggu agoParkir Berlangganan Mulai 2026, Ancaman Pungli Mengintai: Bebas Parkir atau Beban Baru?












