Nasional
Ageng Dendy Sekjen GMNI : Zaken Kabinet bisa Memajukan dan Mensejahterakan Masyarakat Indonesia

JAKARTA, 90detik.com -Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) merespon adanya wacana dari Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto yang akan membentuk Zaken Kabinet dalam pemerintahannya mendatang.
Sekretaris Jenderal DPP GMNI, Muh. Ageng Dendy Setiawan mengatakan langkah membentuk Zaken Kabinet merupakan langkah yang tepat dalam menghadapi berbagai tantangan kedepan seperti pangan, energi, ekonomi dan kondisi geopolitik.
“Ya saya rasa itu menjadi langkah yang tepat ketika ada wacana soal zaken kabinet ditengah tantangan pangan, energi, ekonomi dan kondisi geopolitik,” kata Dendy sapaan akrabnya.
Dendy juga akan mendukung upaya presiden terpilih dalam mewujudkan Zaken Kabinet yang akan diisi oleh orang-orang ahli dan mempunyai kompetensi untuk menunjang kebijakan dari pemerintahan kedepan.
“Tentunya harus kita dukung soal Zaken Kabinet dalam mewujudkan visi dan misi presiden terpilih agar berjalan secara maksimal dan tidak terjadi malfungsi dalam kabinet,” tutur Dendy.
Alumnus UIN Sunan Ampel Surabaya ini juga mengingatkan bahwa membentuk dan mewujudkan zaken kabinet bukanlah hal yang mudah.
Terdapat beberapa tantangan dalam mewujudkan hal itu, termasuk salah satunya dari koalisi partai yang juga harus memiliki kader profesional dan berintegritas untuk bergabung dalam kabinet.
“Tentunya dalam mewujudkan zaken kabinet bukanlah hal yang mudah, ada banyak tantangan seperti partai-partai yang tergabung dalam koalisi yang ingin mendapatkan kursi menteri harus memiliki kader yang profesional dan berintegritas, tidak hanya karena memiliki jabatan tinggi di partai lantas mendapatkan kursi menteri, kalau harus mengambil profesional di luar partai politik itu juga bagus, ini semua agar zaken kabinet bisa terwujud,” tegasnya.
Sekjen DPP GMNI juga menyampaikan dalam mewujudkan zaken kabinet juga harus mempelajari sejarah zaken kabinet di Indonesia. Agar hal-hal yang baik dan pernah terwujud bisa dilanjutkan untuk memajukan bangsa dan mensejahterakan rakyat untuk mewujudkan Indonesia Emas.
“Pemerintahan selanjutnya harus juga mempelajari sejarah zaken kabinet yang telah dilakukan di Indonesia agar hal-hal yang baik bisa dilanjutkan atau disempurnakan dan yang menjadi hambatan bisa dijadikan pelajaran agar benar benar zaken kabinet ini bisa memajukan dan mensejahterahkan masyarakat Indonesia,“tutupnya. (Jk/Red)
Nasional
Tak Kenal Lelah, TNI AL Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Sukamakmur, Aceh Tamiang

Jakarta— TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tugas kemanusiaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan logistik.
Melalui unsur udara, TNI AL melaksanakan pendistribusian bantuan logistik menggunakan Pesawat AS 565 MBe Panther bernomor lambung HS-1307 ke Desa Sukamakmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Jumat (9/01).
Penyaluran bantuan logistik tersebut mencapai total 250 kilogram. Bantuan yang disalurkan meliputi beras sebanyak 100 kilogram, susu balita 50 kilogram, serta kebutuhan pokok lainnya berupa gula, minyak goreng, teh, kopi, lampu darurat (emergency), aneka makanan ringan seberat 80 kilogram, dan mi instan sebanyak enam dus dengan total berat 20 kilogram.
Seluruh bantuan ini ditujukan untuk membantu meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Sukamakmur.
Kegiatan pendistribusian logistik ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI AL, khususnya dalam misi kemanusiaan dan bantuan kepada masyarakat.
Dengan memanfaatkan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki, TNI AL berupaya memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat, dan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
TNI AL akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah nasional, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Timo)
Papua
Prajurit Yonif 2 Marinir dan Jalasenastri Tampil Memukau Saat Peninjauan Pangkormar Jelang Pesparawi

Jakarta— Perwakilan prajurit Batalyon Infanteri 2 Marinir bersama Jalasenastri Ranting B Cabang 2 Korcab Pasmar 1 tampil memukau dalam kegiatan peninjauan Panglima Korps Marinir Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menjelang pelaksanaan Lomba Paduan Suara Pesparawi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Graha Marinir, Markas Komando Korps Marinir (Mako Kormar), Jakarta Pusat, Kamis (9/01/2025).
Peninjauan langsung oleh Panglima Korps Marinir ini bertujuan untuk memberikan motivasi serta membangkitkan semangat seluruh peserta agar mampu menampilkan performa terbaik pada ajang Pesparawi mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima Korps Marinir mengapresiasi kesiapan dan kekompakan para peserta yang telah berlatih secara intensif.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan Pesparawi juga menjadi sarana pembinaan mental rohani bagi prajurit Korps Marinir.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter prajurit yang tangguh, disiplin, dan berakhlak mulia.
Komandan Yonif 2 Marinir, Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa keikutsertaan prajurit Yonif 2 Marinir bersama Jalasenastri dalam kegiatan Pesparawi merupakan wujud pembinaan personel secara menyeluruh.
Tidak hanya pembinaan fisik dan kemampuan tempur, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual sebagai bekal dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta nilai-nilai religius dapat terus terjaga dan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk mengharumkan nama satuan pada Lomba Paduan Suara Pesparawi,” pungkasnya. (Timo)
Nasional
Pangkogabwilhan III Pimpin Penanaman 1.500 Pohon Mangrove di Pantai Saubeba, Jaga Pesisir dari Abrasi dan Lestarikan Lingkungan

Manokwari Utara PB— Dalam rangka memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi, S.I.P., bersama Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Barat melaksanakan penanaman 1.500 pohon mangrove di Pantai Saubeba, Distrik Manokwari Utara, Papua Barat, Jumat (09/01/2026).
Selain kegiatan penanaman mangrove, Pangkogabwilhan III, Pangdam XVIII/Kasuari, dan unsur Forkopimda Papua Barat juga menyerahkan tali asih kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pangkogabwilhan III dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanaman mangrove bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir, khususnya di wilayah Papua Barat yang memiliki garis pantai luas serta potensi hutan mangrove yang besar.
Mangrove memiliki peran penting dalam mencegah abrasi pantai, menjaga keseimbangan lingkungan, serta menjadi habitat berbagai biota laut yang bermanfaat bagi kehidupan masyarakat pesisir.
Kegiatan penanaman mangrove tersebut selanjutnya dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh peserta dalam rangkaian peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia. (Timo)
Redaksi2 minggu ago141 Pejabat Pemkab Tulungagung Dilantik, Bupati; Jangan Menjadikan Jabatan Untuk Mencari Kenyamanan
Redaksi2 minggu agoTeror Dugaan Pungli di Taman Pinka Tulungagung: Pedagang Dipalak Oknum Mantan Pedagang, Bayar atau Terusir
Jawa Timur1 minggu agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi1 minggu agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Redaksi2 minggu agoTema: “Temu Kangen”, Ratusan Honda Jazz GE8 Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif Jatim
Redaksi3 hari agoKepergian Mashuri Tinggalkan Duka Mendalam bagi Dunia Pers Tulungagung
Nasional1 minggu agoAksi Damai 212 di Tulungagung, Soroti Jalan Desa Kedoyo dan Tegaskan Dukungan pada Pemkab
Redaksi1 minggu agoKesehatan Dijadikan Alat Pencitraan, Rakyat Kecil Tulungagung Menanggung Derita











