Connect with us

Jawa Timur

Gelar ‘Media Gathering’, KPU Tulungagung: Media Punya Peran Sukseskan Pilkada Serentak 

Published

on

TULUNGAGUNG, 90detik.com-  Menjelang pelaksanaan Pilkada dan Pilgub 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung melaksanakan pemaparan agenda kegiatan dengan mengandeng insan media.

Acara yang dikemas dengan tajuk ”Media Gathering” dan mengusung tema ‘Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada Kabupaten Tulungagung Tahun 2024.

Dengan diikuti sebanyak 60 jurnalis dari berbagai media, baik media cetak, elektronik dan online.

Dan turut dihadiri Komandan Kodim 0807 Tulungagung dan Kapolres Tulungagung. Serta narasumber sebagai pemateri, yaitu Much. Amarodin anggota Komisioner 2019-2024 dan redaktur media online, Muh. Khoirul Anam. Bertempat di Hotel Lojikka Tulungagung, pada Kamis (04/07).

Sesi foto bersama Insan Media bersama seluruh Komisioner KPU Tulungagung. (doc/Red)

Dalam kesempatan ini, Jantur Noga Iswantoro selaku perwakilan KPU Tulungagung mewakili Ketua KPU Tulungagung yang berhalangan hadir, menyampaikan terima kasih dan berharapan kepada para insan media untuk mendukung penyelenggaraan pilkada dan pilgub yang akan dilaksanakan pada Nopember 2024.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua teman media yang hadir dalam acara media gathering hari ini. Kami yakin bahwa peran media sangat penting dalam kesuksesan pelaksanaan pilkada dan pilgub yang akan datang,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan tagline dalam Pilkada Tulungagung tahun ini, adalah ‘Megung Sengkuyung Pilkada Tulungagung’, yang diusung dalam pilkada serentak mendatang.

Dan memiliki arti penuh dengan dukungan dan menjadi penyemangat seluruh komisioner KPU Tulungagung.

Acara dilanjutkan, dengan pemaparan yang disampaikan Andik Budianto, anggota KPU Tulungagung Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM terkait berbagai agenda yang telah dan akan dilaksanakan berdasarkan PKPU No. 8 Tahun 2024.

Pihaknya menyatakan, sebelumnya KPU telah melantik Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) pada 24 Juni 2024 bersamaan dengan peluncuran coklit serentak. Serta jingle dan maskot Pilkada.

Dan selanjutnya, dikatakan Andik, pada 3-5 Agustus 2024 KPU Tulungagung akan punya agenda besar adanya kirab Pemilu. Akan dilaksanakan kirab depan pemkab dan pinggiran kota.

“Tanggal 3,4,5 Agustus 2024 maskot dari provinsi tiba dari Trenggalek akan diserahkan ke Tulungagung, tanggal 6 ke Blitar,”kata Andik.

Pelaksanaan kirab Pilkada Serentak 2024 di Tulungagung akan mensosialisasikan jingle dan maskot Pilkada dan belum menampilkan siapa saja calon bupati dan wakil bupati Tulungagung. Pilkada Serentak akan diselenggarakan pada 27 November 2024.

Sementara itu, Susanah, anggota KPU Kabupaten Tulungagung Divisi Hukum dan Pengawasan berharap pihaknya bisa terus bersinergi dengan rekan media. Serta menyampaikan bahwa rekan-rekan media adalah kepanjangan tangan dari KPU Tulungagung dalam menyebarkan informasi yang akurat dan anti hoaks.

“Media itu sebagai salah satu lembaga kontrol sosial akan dapat memberikan informasi jika di temukan adanya indikasi yang merusak demokrasi dalam Pilkada 2024,” jelas Susanah yang juga merupakan mantan Ketua KPU Tulungagung.

Senada dengan yang disampaikan Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Tulungagung dua orang narasumber dalam presentasinya, baik Anam maupun Amarodin menekankan peran penting media dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pilkada. Serta pentingnya kerja sama antara KPU dan media.

“Namun, penting untuk diingat agar keberadaan jurnalis media tidak menjadi bumerang bagi dirinya sendiri dengan tetap menghormati profesi dan kode etik jurnalistik,” ujar Anam. (Abdul/Red)

Editor: JK

Jawa Timur

Haul Yai Tasir Mayong Digelar Tiap 3 Syawal, Merawat Sejarah dan Ikatan Keturunan di Lamongan

Published

on

Lamongan — Suasana asri menyelimuti Dusun Mayong, Desa Sidomlangean, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan. Di kawasan yang masih kental dengan nuansa alam ini, tercatat sebagai tempat berkembangnya keturunan Yai Tasir yang hingga kini terus menjaga tradisi dan nilai-nilai leluhur.

Salah satu bentuk pelestarian tersebut adalah penyelenggaraan Haul Yai Tasir Mayong yang rutin digelar setiap tahun. Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga sarana mempererat hubungan kekerabatan antar keturunan.

Salah satu cucu Yai Tasir, Mbah Guru Ridlwan, saat ditemui awak media 90detik.com, mengisahkan perjalanan hidup sang leluhur. Ia menjelaskan bahwa pada masa awal, wilayah tersebut masih berupa hutan belantara tanpa nama.

“Dulu daerah ini masih hutan. Yai Tasir hidup berpetualang di sini. Beliau kemudian ditolong oleh sepasang suami istri yang mengajak membuka lahan agar bisa bertahan hidup,” ungkapnya.

Dari kebersamaan itulah, mereka mulai membangun kehidupan sederhana dengan rumah bambu dan menggarap hutan. Seiring waktu, kawasan tersebut kemudian dikenal sebagai Dusun Mayong.

Lebih lanjut, Mbah Guru Ridlwan juga menyampaikan bahwa Yai Tasir dikenal sebagai sosok pejuang. Ia disebut pernah menjadi bagian dari pasukan Pangeran Diponegoro dalam perjuangan melawan penjajah.

“Semangat perjuangan itu menjadi teladan bagi anak cucunya. Selain itu, ilmu agama yang beliau bawa terus memberi berkah dan manfaat hingga sekarang,” tambahnya.

Perjuangan Yai Tasir kemudian dilanjutkan oleh putra pertamanya, Mbah Yai Radin atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Yai Ishaq. Ia dikenal sebagai seorang modin yang berperan dalam mendirikan dan merawat langgar (musala) di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya menjaga silaturahmi antar keturunan, Haul Yai Tasir Mayong terus dilaksanakan secara rutin setiap tanggal 3 Syawal.

“Tujuannya untuk merawat kekeluargaan dan mengenang jasa para leluhur,” tegas Mbah Guru Ridlwan.

Tahun ini, haul akan diselenggarakan pada Senin, 23 Maret 2026, bertempat di Pesantren Krapak Mayong, Desa Sidomlangean, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.

Kegiatan haul akan diisi dengan berbagai rangkaian ibadah, seperti khotmil Al-Qur’an, pembacaan Yasin dan tahlil, doa bersama, serta ceramah agama.

Tradisi ini diharapkan terus menjadi pengikat spiritual dan sosial bagi generasi penerus, sekaligus menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai perjuangan Yai Tasir Mayong. (DON/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Gerak Cepat BPBD Blitar Longsor di Wlingi Lakukan Evakuasi Korban Kaji Cepat

Published

on

BLITAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar bergerak cepat menangani tanah longsor yang menerjang Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, pada Minggu (15/3) sore.

Pasca evakuasi korban, langkah antisipasi langsung dilakukan dengan pemasangan terpal di area tebing yang longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menyatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi begitu menerima laporan kejadian.

Langkah awal yang dilakukan adalah assessment atau kaji cepat dampak bencana sekaligus penanganan darurat di titik kejadian.

“Tim BPBD Kabupaten Blitar langsung melaksanakan assessment serta penanganan di lokasi. Sebagai langkah antisipasi awal, kami melakukan pemasangan terpal pada area tebing yang longsor guna meminimalisir dampak jika terjadi hujan susulan,” ujarnya melalui keterangan resminya pada Selasa (17/03).

Longsor terjadi sekitar pukul 15.30 WIB setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak pukul 14.00 WIB. Dapur rumah milik Bapak Jino yang berada di atas tebing ambrol, dan materialnya menimpa Suyoto (57) yang sedang ngarit (mencari rumput/red) di bawah tebing.

Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan tertimbun pada pukul 16.00 WIB berkat pencarian warga dan tim di lokasi. Akibat kejadian ini, dapur rumah Jino rusak dan lima jiwa penghuni rumah, termasuk satu anak usia 4 tahun, terdampak langsung.

Selain pemasangan terpal, BPBD Kabupaten Blitar juga berkoordinasi dengan perangkat Desa Ngadirenggo, Babinsa, serta warga setempat untuk penanganan lebih lanjut. Hingga malam hari, cuaca di lokasi terpantau masih hujan ringan.

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat intensitas hujan yang masih berpotensi turun. Tim gabungan akan terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian. (JK/Red)

Continue Reading

Jawa Timur

Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria

Published

on

BLITAR – Dalam rangka memastikan keselamatan penumpang selama arus mudik Lebaran, Polres Blitar Kota melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan pengangkut mudik lebaran dan tes urine terhadap sopir serta awak bus di Terminal Patria, Kota Blitar, pada Senin (16/03).

Kegiatan ini dilakukan secara gabungan bersama instansi terkait sebagai langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum dalam kondisi laik jalan serta para kru bus bebas dari pengaruh narkotika maupun minuman keras.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi teknis bus, hingga kelayakan operasional kendaraan.

Selain itu, sopir dan kondektur juga menjalani pemeriksaan kesehatan serta tes urine guna memastikan mereka dalam kondisi prima saat mengemudikan kendaraan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo melalui KBO Sat Lantas Iptu Aris Wigiarto menyampaikan bahwa kegiatan ramp check dan tes urine ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan dan keselamatan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi umum selama musim mudik Lebaran.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan kendaraan yang digunakan layak jalan dan para sopir dalam kondisi sehat serta bebas dari narkoba sehingga perjalanan penumpang dapat berlangsung aman, pengecekan dilakukan secara menyeluruh terhadap armada bus,“ ujarnya.

Ia melanjutkan mulai dari surat – surat kendaraan, kondisi fisik kendaraan, dan kelengkapan emergency lainnya, Ada sekitar 20 unit kendaraan bus yang diperiksa dalam cek poin tersebut.

“Hasilnya, petugas tidak menemukan pelanggaran maupun kondisi fisik kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi.” imbuhnya.

Petugas juga memberikan himbauan kepada para sopir agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kondisi fisik dengan beristirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan jauh.

Polres Blitar Kota menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan selama masa pengamanan arus mudik Lebaran guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

(JK/Hms,)

Continue Reading

Trending