Nasional
Kapolres Maybrat Pimpin Rapat Koordinasi Satgas OMP II Jelang Pilkada Serentak 2024

Maybrat, 90detik.com – Dalam rangka menyongsong tahapan Pilkada 2024, Kapolres Maybrat Pimpin Rapat Koordinasi Satgas Operasi Mantap Praja (OMP) II di lobi Polres Maybrat. Rapat tersebut di laksanakan jelang pilkada serentak tahun 2024 dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Maybrat serta perwira BKO Satgas OMP Mansinam II dari Polda Papua Barat termasuk perwira BKO Brimob Polda Papua Barat.(10/10/24).
Dalam sambutannya, Kapolres Maybrat menegaskan pentingnya koordinasi yang solid antara berbagai elemen keamanan dalam menghadapi potensi kerawanan yang mungkin muncul selama proses pemilihan. Kapolres juga menyampaikan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat harus menjadi prioritas utama untuk memastikan bahwa Pilkada akan berjalan dengan lancar dan demokratis,” tegasnya.
“Rapat ini berlangsung secara dinamis, dimana para PJU diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan masukan mengenai strategi pengamanan”.
Kapolres juga menekankan peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, mengingat partisipasi warga sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ujarnya.
Sebagai bagian dari langkah strategis, Kapolres meminta setiap perwira untuk melakukan pemetaan potensi kerawanan di wilayah masing-masing, serta merencanakan tindakan yang tepat untuk menanganinya. Dengan semangat kerja sama yang tinggi, untuk itu diharapkan semua elemen yang terkait dapat berkolaborasi guna memastikan Pilkada 2024 di kabupaten Maybrat dapat berlangsung aman dan damai.
Rapat diakhiri dengan komitmen bersama untuk bersinergi dalam setiap tahapan persiapan, meneguhkan tekad untuk melayani masyarakat demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat. Dengan langkah ini, Kapolres Maybrat berharap dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua warga Kabupaten Maybrat menjelang Pilkada yang akan datang,” harapannya.
(Tim/Red)
Nasional
Guskamla Koarmada III Siagakan KRI Dorang-874 di Ternate, Siap Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Halmahera Utara

Ternate, — Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada III menyiagakan KRI Dorang-874 di Ternate sebagai bagian dari kesiapsiagaan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.
KRI Dorang-874 yang tergabung dalam Operasi Keamanan Laut 2026 saat ini berada dalam kondisi siaga penuh. Unsur KRI tersebut juga membawa Komandan Guskamla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Elmondo Samuel Sianipar, guna mendukung mobilisasi logistik, personel, serta bantuan kemanusiaan lainnya menuju wilayah terdampak sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan.
Kesiapsiagaan KRI Dorang-874 merupakan wujud kehadiran negara di laut sekaligus bentuk kepedulian TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada III, dalam merespons kondisi darurat bencana alam yang menimpa wilayah pesisir dan kepulauan.
Danguskamla Koarmada III menegaskan bahwa selain melaksanakan tugas pokok Operasi Keamanan Laut 2026 dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut, unsur-unsur yang terlibat senantiasa siap digerakkan untuk mendukung tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana, bersinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Hal tersebut selaras dengan arahan Panglima Armada III, Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr. Opsla., yang disampaikan pada Apel Kesiapan Satgas Penanggulangan Bencana Alam Koarmada III TA 2026.
Pangarmada III menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan kunci utama dalam menghadapi setiap potensi bencana, sehingga seluruh satuan dan unsur harus mampu bergerak cepat, terkoordinasi, dan bekerja secara terpadu di lapangan.
Dengan posisi strategis di Ternate, KRI Dorang-874 diharapkan mampu merespons secara cepat dan efektif apabila diperlukan pergerakan menuju wilayah Halmahera Utara guna mendukung penanganan dampak banjir bandang serta mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Timo)
Papua
Bulan Trisila TNI AL, Armada III Perkuat Tradisi dan Nilai Keprajuritan melalui Sosialisasi PUDD Khas dan PHST

Sorong, — Dalam rangka memperingati Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, Armada III menggelar Sosialisasi Peraturan Urusan Dinas Dalam (PUDD) Khas serta Perintah Harian Sifat Tetap (PHST) TNI Angkatan Laut. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit di wilayah kerja Armada III serta unsur KRI yang sedang sandar di Dermaga Katapop.
Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Serba Guna Mas Pardi Armada III, Katapop, Rabu (14/1/2026), sebagai upaya memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai dasar keprajuritan melalui penguatan tradisi dan aturan kedinasan di lingkungan TNI Angkatan Laut.
Komandan Satuan Kapal Bantu Armada III selaku Ketua Koordinator Kegiatan, Kolonel Laut (P) Cahyo Hendro Guritno, bertindak sebagai pemateri dengan menyampaikan paparan mengenai PUDD Khas, tradisi khas TNI AL, serta ketentuan tenue dinas.
Dalam penjelasannya disampaikan bahwa tradisi merupakan kebiasaan yang telah dilaksanakan sejak lama dan diwariskan secara turun-temurun sebagai identitas serta jati diri TNI Angkatan Laut.
Termasuk di dalamnya makna simbolik pakaian dinas yang mencerminkan kehormatan, disiplin, dan tanggung jawab seorang prajurit.
Sementara itu, Komandan Satuan Kapal Ranjau Armada III, Kolonel Laut (P) Ferry Kurniawan, menyampaikan materi terkait PHST Jaga Darat dan Jaga Laut yang mencakup ketentuan, tugas, serta tanggung jawab personel jaga dalam mendukung kesiapsiagaan dan keamanan satuan.
Melalui kegiatan ini, sejalan dengan semangat Bulan Trisila TNI Angkatan Laut, diharapkan prajurit Jalasena Armada III semakin profesional, berkarakter, serta siap melaksanakan setiap tugas yang diamanahkan. (Timo)
Nasional
Tak Kenal Lelah, TNI AL Salurkan Bantuan Logistik ke Desa Sukamakmur, Aceh Tamiang

Jakarta— TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tugas kemanusiaan serta membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan logistik.
Melalui unsur udara, TNI AL melaksanakan pendistribusian bantuan logistik menggunakan Pesawat AS 565 MBe Panther bernomor lambung HS-1307 ke Desa Sukamakmur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Jumat (9/01).
Penyaluran bantuan logistik tersebut mencapai total 250 kilogram. Bantuan yang disalurkan meliputi beras sebanyak 100 kilogram, susu balita 50 kilogram, serta kebutuhan pokok lainnya berupa gula, minyak goreng, teh, kopi, lampu darurat (emergency), aneka makanan ringan seberat 80 kilogram, dan mi instan sebanyak enam dus dengan total berat 20 kilogram.
Seluruh bantuan ini ditujukan untuk membantu meringankan beban dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Desa Sukamakmur.
Kegiatan pendistribusian logistik ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI AL, khususnya dalam misi kemanusiaan dan bantuan kepada masyarakat.
Dengan memanfaatkan alat utama sistem senjata (Alutsista) yang dimiliki, TNI AL berupaya memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat, dan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
TNI AL akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah nasional, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Timo)
Redaksi2 minggu ago141 Pejabat Pemkab Tulungagung Dilantik, Bupati; Jangan Menjadikan Jabatan Untuk Mencari Kenyamanan
Redaksi3 minggu agoTeror Dugaan Pungli di Taman Pinka Tulungagung: Pedagang Dipalak Oknum Mantan Pedagang, Bayar atau Terusir
Jawa Timur1 minggu agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi1 minggu agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Redaksi2 minggu agoTema: “Temu Kangen”, Ratusan Honda Jazz GE8 Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif Jatim
Redaksi6 hari agoKepergian Mashuri Tinggalkan Duka Mendalam bagi Dunia Pers Tulungagung
Nasional1 minggu agoAksi Damai 212 di Tulungagung, Soroti Jalan Desa Kedoyo dan Tegaskan Dukungan pada Pemkab
Redaksi2 minggu agoKesehatan Dijadikan Alat Pencitraan, Rakyat Kecil Tulungagung Menanggung Derita







