Connect with us

Papua

KRI Matabongsang-873 Selamatkan Kapal MV Serenity-09 yang Mengalami Kerusakan Mesin di Samudera Pasifik

Published

on

Kabupaten Sorong PBD– Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada III (Koarmada III) melalui KRI Matabongsang-873 kembali menunjukkan kesigapannya dalam menjaga keamanan dan keselamatan di perairan Indonesia.

Salah satu kapal perang andalan Koarmada III ini berhasil menyelamatkan MV Serenity-09, sebuah kapal kargo yang mengalami kerusakan mesin di tengah Samudera Pasifik, (1/4)

KRI Matabongsang-873 dengan Komandan KRI Mayor Laut (P) Mahmud Ridho Ardi, saat ini tengah melaksanakan Operasi Perisai Sura-25 Periode 2, menerima kontak radar sekitar pukul 19.00 WIT pada posisi 00° 30’ 18” S – 131° 53’ 48” T.

Kapal tersebut kemudian mengidentifikasi MV Serenity-09 yang dalam kondisi mengapung di posisi 00° 27’ 06” S – 131° 56’ 44” T.

Setelah melakukan komunikasi melalui radio, diketahui bahwa kapal kargo yang berlayar dari Manokwari menuju Namlea ini mengalami kerusakan mesin pada klep pendingin air tawar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KRI Matabongsang-873 segera merapat ke lambung kanan MV Serenity-09.

Tim teknis yang terdiri dari prajurit KRI Matabongsang-873 segera bergerak menuju ruang mesin kapal untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah pengecekan, ditemukan bahwa kapal mengalami kerusakan pada klep seal/oring, yang dalam kondisi putus.

Dengan sigap, tim dari KRI Matabongsang-873 bersama awak kapal MV Serenity-09 melakukan perbaikan dengan mengganti seal/oring serta memasang kembali klep pendingin air tawar.

Berkat upaya ini, mesin kapal berhasil diperbaiki dan MV Serenity-09 dapat kembali melanjutkan pelayarannya menuju Namlea dengan aman. Sementara itu, KRI Matabongsang-873 kembali melanjutkan tugasnya dalam operasi pengamanan perairan.

Komadan Guskamla Koarmada III Laksma TNI Tomi Erizal, S.E., M.M.,menyampaikan sesuai arahan Panglima Komando Armada III, Laksda TNI Hersan, S.H., M.Si., bahwa seluruh unsur operasi di jajaran Koarmada III harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama dalam menghadapi masa libur panjang Idul Fitri 1446 H.

“Keberhasilan penyelamatan ini membuktikan bahwa TNI AL selalu siap dan sigap dalam membantu kapal-kapal yang mengalami kendala di perairan, serta terus berkomitmen menjaga kelancaran jalur perdagangan laut Indonesia,” ujar Laksma Tomi Erizal. (Tim-red)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Papua

Pemprov PBD Tegaskan Kerukunan Umat sebagai Fondasi Pembangunan dan Harmoni Beragama

Published

on

Sorong PBD— Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menegaskan komitmennya menjadikan kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pembangunan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Senin (5/1/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama lintas iman, pelajar, serta masyarakat.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur membacakan sambutan Menteri Agama RI yang menekankan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini dinilai relevan dengan kondisi Papua Barat Daya sebagai daerah majemuk yang kaya akan keberagaman budaya dan keyakinan.

Ahmad Nausrau menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, melainkan sebagai kekuatan sosial yang mampu melahirkan kolaborasi nyata dalam pembangunan.

Perbedaan, menurutnya, justru harus menjadi energi positif untuk menciptakan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kehidupan beragama yang rukun merupakan modal sosial yang sangat berharga bagi Papua Barat Daya. Dari sinilah tumbuh kepercayaan, kerja sama, dan stabilitas yang mendukung percepatan pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sejak awal berdirinya Republik Indonesia, Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam merawat kebinekaan.

Memasuki usia ke-80 tahun, Kementerian Agama terus berkontribusi menjaga keseimbangan antara kehidupan keagamaan dan kebangsaan, serta menghadirkan nilai-nilai agama sebagai solusi atas berbagai tantangan sosial.

Pemprov Papua Barat Daya menyambut baik berbagai langkah transformasi yang dilakukan Kementerian Agama, termasuk penguatan layanan keagamaan berbasis digital, peningkatan kualitas pendidikan madrasah dan sekolah keagamaan, serta pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan dana sosial keagamaan.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Dalam sambutan tersebut juga disoroti tantangan global yang semakin kompleks, termasuk perkembangan kecerdasan buatan di era ketidakpastian.

Aparatur Kementerian Agama diharapkan menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai moderasi beragama agar kemajuan teknologi tetap berpihak pada kemanusiaan dan persatuan.

Peringatan HAB ke-80 ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga Papua Barat Daya tetap damai, inklusif, dan maju. (Timo)

Continue Reading

Papua

Yonif TP 806/SI Bersama Forkopimda Kabupaten Sorong Laksanakan Panen Padi, Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Pangan

Published

on

Kabupaten Sorong PBD – Yonif TP 806/SI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sorong melaksanakan panen padi bersama masyarakat di lahan SP 2 Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, pada Kamis (2/1/2026).

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan serta kemandirian pangan daerah.

Panen padi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Sorong, H. Ahmad Sutedjo, S.Pd., unsur Forkopimda, prajurit Yonif TP 806/SI, Kelompok Tani Numpang Sari, serta masyarakat Distrik Mariat.

Komandan Yonif TP 806/SI, Letkol Inf Handi Wibowo, S.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan panen padi ini merupakan simbol dari kerja keras, kebersamaan, dan semangat kemandirian pangan yang terbangun melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Panen padi ini menjadi bukti nyata bahwa pemanfaatan lahan produktif yang didukung pembinaan pertanian secara berkelanjutan dapat memberikan hasil optimal. Ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.

Dari lahan seluas 10 hektare yang dikelola di Desa Numpang Sari, Kabupaten Sorong, hasil panen mencapai sekitar 25 ton padi.

Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Letkol Inf Handi Wibowo menambahkan bahwa Yonif TP 806/SI akan terus menjalankan tugas secara profesional, tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya sektor pertanian.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sorong, H. Ahmad Sutedjo, S.Pd., atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Yonif TP 806/SI, atas keterlibatan aktif dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sorong.

“Kami mengapresiasi peran TNI yang telah turut membangkitkan kembali sektor pertanian di Kabupaten Sorong. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan panen padi bersama ini diharapkan menjadi motivasi bagi kelompok tani dan masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan demi mendukung ketahanan pangan daerah. (Timo)

Continue Reading

Papua

Asops Kasdam XVIII/Kasuari Tinjau Pos Pam dan Pos Yan Operasi Terpadu Lilin Mansinam 2025

Published

on

Manokwari PB— Asisten Operasi (Asops) Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Sigid Hengki Purwanto, S.Sos., M.I.Pol., melaksanakan peninjauan dan pengecekan Pos Pengamanan (Pos Pam) serta Pos Pelayanan (Pos Yan) dalam rangka Operasi Terpadu Lilin Mansinam 2025 di wilayah Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan peninjauan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha, Aspidmil Kejati Papua Barat Kolonel Laut (H) Ridho Sihombing, S.H., M.H., Kafasaharkan Manokwari Letkol Laut (T) Teguh Trilaksana, S.E., M.Tr.Opsla, Danramil 01 Kota/Kodim 1801 Manokwari Mayor Inf Arif Suwito, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat dr. Alwan Rimosan, Sp.B, FINACS, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, serta soliditas dan sinergitas lintas instansi dalam pelaksanaan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Papua Barat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan koordinasi dan kerja sama antarinstansi semakin kuat sehingga pelaksanaan Operasi Terpadu Lilin Mansinam 2025 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Natal dan menyambut Tahun Baru 2026.

Pada kesempatan tersebut, rombongan juga menyerahkan bingkisan kepada personel yang bertugas di Pos Pam dan Pos Yan sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Timo)

Continue Reading

Trending