Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 5 Des 2023 WIB ·

Tak Dipedulikan Bupati, KONI Kabupaten Blitar Bakal Gelar Aksi Demo Tagih Janji


 Tak Dipedulikan Bupati, KONI Kabupaten Blitar Bakal Gelar Aksi Demo Tagih Janji Perbesar

 

BLITAR, 90detik.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar, diduga kecewa dengan kepemimpinan Bupati Blitar Rini Syarifah, yang dinilai tak memperdulikan sektor olahraga.

Karena tidak mengalokasikan dana pembinaan atlet selama periode 2023 dan bonus atlet berprestasi yang hingga kini belum dibayar.

Ketua KONI Kabupaten Blitar Tony Andreas mengancam akan membubarkan seluruh jajarannya. Hal ini disampaikan saat melaksanakan konferensi pers di Kantor KONI Kabupaten Blitar, pada Selasa (5/12).

“Katanya anggaran pembinaan cabor akan dialokasikan pada APBD perubahan 2023. Nyatanya, tidak ada. Kalau begini terus mending dibubarkan saja KONI,” kata Tony.

Tony juga menjelaskan, seharusnya itu menjadi dana rutin yang dialokasikan tiap tahunnya, di Kabupaten Blitar tidak ada dana pembinaan cabang olahraga (cabor). Surat terakhir tertanggal 8 November bahkan ditembuskan juga ke Gubernur Jawa Timur.

“Terus kemana larinya dana itu, dikorupsi atau dialihkan ke yang lain?, ” ujarnya.

Bahkan, dirinya juga akan melakukan aksi demo besar-besaran untuk menagih janji Pemkab Blitar, soal anggaran pembinaan cabor dan bonus atlet berprestasi pada tahun 2023. Surat terakhir tertanggal 8 November bahkan ditembuskan juga ke Gubernur Jawa Timur.

“Dan terlebih lagi, kita juga sudah berkirim surat 3 kali kepada bupati, gak digubris. Kalau begitu, kami akan turun ke jalan. Ribuan orang yang terdiri dari para atlet, wali atlet, dan pecinta olahraga Kabupaten Blitar, akan rame-rame nagih janji bupati,” tegasnya.

“Biarkan nanti anak-anak atau atlet-atlet ini berorasi, biar mereka menuntut haknya meski demikian kami batasi agar tidak melebar ke mana-mana topiknya,” imbuhnya.

Sebenarnya pada 2023 ini, KONI Kabupaten Blitar telah menerima alokasi dana dari Pemkab sebesar Rp 3,1 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan guna pemberian bonus atlet berprestasi 2022 sebesar Rp1,5 miliar.

Sementara sisa dana sebesar Rp 1,6 miliar digunakan untuk pembiayaan pra-Porprov dan Porprov Jatim 2023 ini. Sementara anggaran untuk pembinaan atlet, Tony mengaku tidak menerima uang sepeser pun dan juga pihaknya tidak pernah dilibatkan dalam Musrenbang.

Pada kenyataannya prestasi atlet asal Kabupaten Blitar justru melebihi ekspektasi Bupati Blitar, yakni dengan meraih peringkat ke-8 selama Porprov VIII 2023.

“Kami dapat 27 emas, 23 perak dan 39 perunggu. Sepak takraw menyabet gelar juara umum. Kita peringkat ke-8 secara umum. Tapi kenapa malah seperti ini imbalannya, kalau terus begini ya mending dibubarkan saja, karena hutang kita dimana-mana untuk menutupi operasional kegiatan pembinaan atlet,” pungkasnya. (Jk)

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sambut Hari Bhayangkara ke – 78 Polda Jatim Gelar Balap Sepeda Tour de Panderman

22 April 2024 - 00:40 WIB

Bantu PMI Penuhi Stok Darah, Kapolres Mojokerto Ajak Anggota Laksanakan Donor 

22 April 2024 - 00:35 WIB

Sinergitas TNI Polri Bersihkan Saluran Air Pasca Banjir di Lumajang

22 April 2024 - 00:26 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan Dua Kelompok Gengster yang Kedapatan Membawa Pil Koplo

22 April 2024 - 00:20 WIB

Antusias Warga Saat Polres Malang Berangkatkan Ratusan Peserta Balik Mudik Gratis Lebaran 2024

21 April 2024 - 14:22 WIB

Polda Jatim Tetapkan Y-U Mantan Direktur PT Energi Sterila Higiena Tersangka Penggelapan

21 April 2024 - 14:18 WIB

Trending di Jawa Timur