Connect with us

Jawa Timur

Tim Voli Jawi Wetan PD Bhayangkari Jawa Timur Raih Juara I di Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup 2024

Published

on

 

SURABAYA, 90detik.com – Laga final Turnamen Bola Voli Bhayangkari Cup 2024 yang digelar di Stadion Indoor Senayan Jakarta akhirnya dimenangkan oleh Tim Jawi Wetan PD Bhayangkari Jawa Timur.

Kemenangan Tim Jawi Wetan PD Bhayangkari Jawa Timur asuhan Ny. Ade Imam Sugianto menjadi juara Satu setelah mengalahkan Tim Putri Malioboro PD Bhayangkari DIY, di babak final, Selasa (10/9/2024)

Ditemui di Surabaya usai memimpin pengamanan VVIP kunjungan Wapres KH.Ma’ruf Amin di Jawa Timur, Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs. Imam Sugianto,M.Si memberikan apresiasi kepada tim Jawi Wetan PD Bhayangkari Jawa Timur.

Kapolda Jatim yang juga Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Pengprov Jawa Timur ini mengatakan semangat Tim Voli Jawi Wetan akhirnya dapat mengakhiri perjuangan panjangnya dalam laga turnamen bola voli Bhayangkari Cup 2024 dengan sebuah kemenangan.

“Kita apresiasi, Sportifitas dan mental juara dari Tim Jawi Wetan berhasil menembus partai final dalam turnamen dan meraih kemenangan tersebut,”ungkap Irjen Imam Sugianto.

Kapolda Jatim selain memberikan apresiasi kepada Tim Jawa Wetan juga menyampaikan terimaksih kepada semua pihak yang mendukung turnamen bola voli ini.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik dukungan secara moril maupun materil,”ungkap Irjen Pol Imam Sugianto.

Sementara itu dihubungi via selullar, Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto mengatakan, meski tidak ada persiapan khusus dari tim Jawi Wetan PD Bhayangkari Jawa Timur, namun tim terus semangat berlatih sebelum turnamen digelar.

Semangat dari Tim Jawi Wetan dapat dilihat saat berlaga dengan lawan – lawannya, Tim Jawi Wetan selalu memimpin pertandingan tersebut.

Kombes Pol Dirmanto yang juga sebagai Ketua Harian PBVSI Pengprov Jatim ini mengatakan, saat awal babak penyisihan hingga akhirnya masuk Delapan Besar, Tim Jawi Wetan masih tampak unggul.

“Delapan tim yang lolos ke babak Delapan Besar saat itu adalah Pinky Dewata, Putri Sriwijaya, Putri Malioboro, PD Bhayangkari Metro Jaya, Jawi Wetan, Putri Bumi Tadulako, Pinkers Cendrawasih, dan Pinky Mandalika,” terang Kombes Dirmanto.

Dari delapan tim tersebut,lanjut Kombes Dirmanto Putri Sriwijaya, Putri Malioboro, Jawi Wetan, dan Pinkers Cendrawasih lolos ke babak semifinal.

Hingga akhirnya, Tim Jawi Wetan yang mampu mengalahkan Pinkers Cendrawasih bertanding dengan Tim Putri Malioboro memperebutkan juara Satu.

“Kita lihat bersama, Tim Jawi Wetan yang bertanding 3 Set melawan Tim Putri Malioboro dapat bertahan pada skor yang lebih unggul,” kata Kombes Dirmanto.

Dari hasil pertandingan ini, Tim Jawi Wetan pada set pertama unggul dengan skor 25 – 15 begitu juga skor yang sama dimenangkan Tim Jawi Wetan set kedua hingga pada set ketiga dengan skor 25 – 18.

Dengan demikian Tim Jawi Wetan PD Bhayangkari Jawa Timur unggul atas Tim Putri Malioboro dan menjadi sang juara di turnamen bola voli Bhayangkari Cup 2024 ini.

Sementara itu Tim Putri Malioboro PD Bhayangkari DIY menduduki posisi kedua, dan Tim Pinkers Cendrawasih PD Bhayangkari Papua diposisi ke-3 serta Tim Putri Sriwijaya mampu finish diposisi ke-4. (DON)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jawa Timur

Polres Blitar Kota Kerahkan 281 Personel Gabungan Amankan Halal Bihalal Perguruan Silat

Published

on

K0TA BLITAR – Polres Blitar Kota mengerahkan sebanyak 281 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Halal Bihalal yang digelar salah satu perguruan silat di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, pada Minggu (12/04).

Ratusan personel tersebut terdiri dari unsur Polri, Satpol PP, Pamter serta instansi terkait lainnya. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penjagaan di lokasi kegiatan, hingga patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada kegiatan masyarakat yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

“Kami mengedepankan pengamanan terpadu dan humanis, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” ujarnya.

Kegiatan Halal Bihalal tersebut dihadiri ratusan anggota perguruan silat dari berbagai daerah wilayah kota Blitar. Selama pelaksanaan, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa adanya insiden yang menonjol.

Polres Blitar Kota juga menghimbau seluruh peserta untuk terus menjaga persaudaraan serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang berpotensi memicu konflik.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang tetap kondusif di wilayah Kota Blitar.(Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Polres Blitar Laksanakan Program Polisi Go to School

Published

on

BLITAR – Polres Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program unggulan Polisi Go to School. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menjadi pembina upacara bendera di SDN 2 Kalipang,  Kademangan pada Senin (13/4).

Program Polisi Go to School merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan para pelajar sekaligus memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya kedisiplinan dan perilaku positif di lingkungan sekolah.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda melalui Kapolsek Lodoyo Timur AKP Nur Wasis menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri sebagai pembina upacara bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai disiplin kepada siswa sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta memberikan pemahaman kepada para siswa agar menjauhi perilaku negatif seperti bullying di lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dalam amanatnya, petugas juga memberikan imbauan kepada para siswa agar saling menghormati sesama teman, menjaga kerukunan, serta berani melaporkan kepada guru apabila terjadi tindakan perundungan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa yang terlihat antusias mengikuti jalannya upacara.

Diharapkan, melalui program ini, hubungan antara Polri dan dunia pendidikan semakin erat serta mampu menciptakan generasi muda yang disiplin dan berkarakter. (Jef/Hms)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Jawa Timur

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Gantikan Gatut Sunu Tersangka Korupsi KPK Rp 5 M

Published

on

TULUNGAGUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menunjuk Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati.

Penunjukan ini dilakukan menyusul penetapan Bupati Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim, Lilik Pudjiastuti, membenarkan bahwa penunjukan tersebut sudah sesuai aturan.

“Sudah ada, ya wakil bupati,” ujar Lilik, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, Surat Keputusan (SK) penetapan Plt Bupati telah diterbitkan pada 12 April 2026, meskipun belum diumumkan secara resmi ke publik.

Dasar hukum penunjukan ini adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang memperbolehkan wakil kepala daerah menjalankan tugas saat kepala daerah berhalangan tetap.

Lebih lanjut, ia menegaskan penunjukan Ahmad Baharudin sebagai Plt Bupati tertuang dalam Surat Perintah Gubernur Jawa Timur Nomor: 100.1.4.2/12240/011.2/2026 yang ditandatangani Gubernur Khofifah Indar Parawansa pada 12 April 2026.

Surat tersebut memerintahkan Ahmad Baharudin untuk:

1. Melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Tulungagung selama pejabat definitif berhalangan
2. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Timur

Surat perintah ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai ada kebijakan pemerintah lebih lanjut.

Sementara itu, terkait posisi pejabat di tingkat OPD yang ikut terseret kasus korupsi, Pemprov Jatim menegaskan bahwa kewenangan penunjukan pelaksana tugas berada di pemerintah kabupaten.

Ahmad Baharudin menggantikan Gatut Sunu Wibowo yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada 10 April 2026.

Dalam kasus ini, Gatut diduga memeras 16 organisasi perangkat daerah (OPD) dengan nilai mencapai Rp5 miliar. Modusnya, ia meminta para pejabat menandatangani surat pengunduran diri tanpa tanggal sebagai alat tekanan.

Selain itu, Gatut juga diduga mengatur sejumlah proyek, mulai dari pengadaan alat kesehatan di RSUD hingga jasa cleaning service dan keamanan. Hingga penangkapan, KPK mencatat dana yang telah terkumpul mencapai sekitar Rp2,7 miliar, dengan setoran bervariasi dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.

Saat ini, Gatut dan ajudannya ditahan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan KPK untuk proses penyidikan lebih lanjut. (DON/JK)

Editor: Joko Prasetyo

Continue Reading

Trending