Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 24 Apr 2024 WIB ·

Inspektorat Tulungagung Temukan Dugaan Penggelapan Pajak di Desa Duwet


 Inspektorat Tulungagung Temukan Dugaan Penggelapan Pajak di Desa Duwet Perbesar

Caption Foto : Gambar Ilustrasi penggelapan Pajak.

TULUNGAGUNG, 90detik.com- Inspektorat Tulungagung menemukan dugaan penyimpangan termasuk dugaan penggelapan pajak di Desa Duwet, Kecamatan Pakel, Tulungagung pada tahun anggaran 2021/2022.

Hasil audit menunjukkan adanya bukti pembayaran pajak yang diduga dipalsukan, dengan lebih dari 36 halaman Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP).

Informasi ini disampaikan oleh seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Temuan hasil audit Inspektorat ini dianggap sebagai pemecah rekor, dengan keseluruhan laporan mencapai 36 halaman.

Kepala Inspektorat Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono saat dikonfirmasi membenarkan temuan yang dimaksud.

“Kalau temuan inspektorat itu ada waktu untuk diselesaikan (dikembalikan), coba nanti saya cek lagi apakah sudah diselesaikan atau belum,” ujarnya melalui sambungan telpon, Rabu(24/4).

Tranggono melanjutkan pihaknya melakukan pemeriksaan itu pada tahun 2023.

Saat pemeriksaan berlangsung, balai desa Duwet dalam tahap perbaikan. Sehingga, pihaknya belum bisa melakukan audit pembangunan balai desa. Meski demikian, pihaknya mengucapkan terima kasih atas informasi tersebut.

“Terima kasih atas informasinya”, jawabnya.

Pihak Inspektorat akan terus melakukan investigasi lebih lanjut terkait temuan ini, untuk memastikan transparansi dan keberlanjutan dalam pengelolaan keuangan di Desa Duwet.

Sebelumnya diberitakan pembangunan Balai Desa Duwet Kecamatan Pakel yang telah menelan anggaran lebih dari 784 juta rupiah.

Anggaran pembangunan balai desa berasal dari Dana Desa yang dianggarkan bertahap sejak 2020, 2021 dan 2023.

Pembangunan balai desa mendapat sorotan dari pemborong yang menganggap biaya pembangunan balai desa terlalu besar. (Red)

Editor : JP

Artikel ini telah dibaca 389 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap TPPO Dibawah Umur Modus Aplikasi 7 Tersangka Diamankan 

17 Mei 2024 - 12:46 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas Polres Pasuruan Kota Lakukan Rampcheck Kendaraan Bus Umum

17 Mei 2024 - 12:42 WIB

Kapolda Jatim Ucapkan Selamat Popsivo Polwan Raih Kemenangan atas Jakarta PLN Elektrik di Gresik

17 Mei 2024 - 12:38 WIB

Meriah, Tabligh Akbar Polres Kediri Sukses Hadirkan Puluhan Ribu Jamaah

17 Mei 2024 - 12:31 WIB

Polisi Bersama Tim Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Hanyut di Sungai Brantas Tulungagung

17 Mei 2024 - 12:28 WIB

Polres Pelabuhan Tanjungperak Berhasil Mengamankan Seorang Sopir Diduga Edarkan Sabu

17 Mei 2024 - 12:24 WIB

Trending di Jawa Timur