Jawa Timur
Kyai Kampung Tulungagung Bergerak, Menangkan Prabowo-Gibran Satu Putaran

TULUNGAGUNG, 90detik.com-Gelombang dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Capres-cawapres Prabowo-Gibran terus berdatangan di provinsi Jawa Timur. Kali ini dukungan datang dari para Kyai Kampung di seluruh Kabupaten Tulungagung, dengan mendeklarasikan mendukung pemenangan Prabowo-Gibran menang satu putaran.
Acara deklarasi dukungan para Kyai Kampung diberi nama “Gerakan Kyai Kampung Untuk Prabowo-Gibran”, bertempat di Pesantren Darus Salam Pampang Kamulyan, Pakel Tulungagung, pada Jum’at (26/01/2024).
Kegiatan tersebut, bertujuan untuk mensolidkan barisan kemenangan Prabowo-Gibran satu putaran.

Mengapa Gerakkan Kyai Kampung ?
Karena berkumpul dan bergeraknya kyai kampung dimaksudkan untuk konsolidasi sehingga terwujud satu putaran untuk Prabowo Gibran. Mereka yang mensosialisasikan visi dan visi Prabowo Gibran ke pemilih.
Seperti yang disampaikan oleh
Gus Thoha Maksum selaku pengasuh Pesantren Darus Salam Pakel mengatakan, bahwa para Kyai Kampung datang ke pesantrennya usai ba’da sholat jum’at, untuk menyepakati dan mensolidkan barisan untuk menang satu putaran.
“Mereka menyepakati untuk mensolidkan barisan satu putaran. Para kyai kampung yang sedang kumpul ini merupakan ujung tombak di masyarakat, yang mensosialisasikan visi dan visi Prabowo Gibran ke pemilih,” ujarnya.
Masih Gus Thoha, melanjutkan berkumpul dan bergeraknya kyai kampung dimaksudkan untuk konsolidasi sehingga terwujud satu putaran untuk Prabowo-Gibran.
“Seratus kyai kampung di Kabupaten Tulungagung saling sinergi mewujudkan kemenangan tebal. Mereka sudah tekad bulat,”tegasnya.
Kesempatan ini, Kyai Gus Thoha Maksum memberi arahan bahwa upaya untuk satu putaran Prabowo-Gibran hal nyata sudah masyarakat ketahui, ada empat faktor pendukung, diantaranya:
Pertama, rakyat merindukan capres yang tegas seperti Pak Prabowo dan Wapres dari generasi muda seperti Mas Gibran. Rakyat bersatu untuk mewujudkan impian tersebut.
Alasan kedua, hanya paslon Pak Prabowo yang mendapatkan kepercayaan Gus Dur bahwa Pak Prabowo orang paling ikhlas dan akan jadi presiden di usia tua.
“Rakyat Indonesia selalu mengikuti dawuh-dawuh Gus Dur. Apalagi setelah Gus Dur wafat, para kyai di Indonesia menyatakan bahwa Gus Dur Waliyulloh,” ujarnya.
Alasan ketiga adalah calon presiden berkorban untuk rakyat Indonesia hanya Pak Prabowo. Saat ini Pak Prabowo mewakafkan diri dan hartanya untuk rakyat Indonesia.
Beliau bersungguh sungguh memikirkan masa depan anak-anak bangsa Indonesia.
Dan yang paling utama, menurut Gus Thoha, ada pada yang keempat, hanya paslon 02 diisi generasi masa depan, generasi muda.
“Para anak muda menjadi pemilih yang banyak dan energik untuk Indonesia,” tukasnya.
(JK/Red)
Jawa Timur
Truk Tangki BBM Terbalik di JLS Tulungagung, Sopir Hilang dan Solar 6.000 Liter Diselidiki Polisi

Tulungagung – Sebuah truk tangki pengangkut BBM terguling ke parit di Jalur Lintas Selatan (JLS) arah Pantai Midodaren, Kecamatan Besuki, Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Truk tersebut gagal menanjak, kehilangan tenaga, lalu mundur tak terkendali hingga akhirnya terbalik. Saat polisi tiba di lokasi, sopir sudah tidak ditemukan.
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila mengatakan kondisi truk dalam keadaan terbalik tanpa pengemudi di sekitar lokasi. Evakuasi memakan waktu berjam-jam. Petugas baru bisa memindahkan sekitar 6.000 liter solar ke truk kosong pada pukul 10.00 WIB sebelum kendaraan ditarik ke gudang laka Satlantas.
Dalam pemeriksaan administrasi, polisi menemukan kejanggalan serius. Plat nomor AG 9462 UT yang menempel di truk tidak cocok dengan data STNK yang seharusnya AG 9642 UT. Warna kendaraan juga berbeda antara dokumen dan kondisi sebenarnya. Polisi memastikan pelat nomor tidak sesuai merupakan pelanggaran dengan ancaman pidana dua bulan atau denda Rp500 ribu. Selain itu, nopol yang terpasang tercatat mati pajak sejak 2018, sementara STNK asli kendaraan justru masih aktif hingga 2029.
Sementara itu pencarian sopir terus dilakukan, namun hingga kini keberadaannya misterius. Informasi yang menyebut sopir sempat dirawat di puskesmas tidak terbukti setelah polisi mengecek tiga puskesmas dan dua rumah sakit tanpa hasil. Polisi belum bisa memastikan apakah sopir melarikan diri atau mengalami luka dan belum terdeteksi.
Di sisi lain, legalitas 6.000 liter solar yang diangkut juga menjadi sorotan. Sampel BBM sudah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jatim dan laboratorium pembanding lainnya. Polisi belum bisa memastikan apakah solar tersebut masuk kategori subsidi atau industri, mengingat prosedur distribusi dua jenis BBM itu diatur ketat. Pihak yang mengaku dari PT Ganani—pemilik kendaraan—telah menghubungi polisi dan diminta hadir dengan membawa dokumen lengkap serta sopir yang bertanggung jawab.
Kepala Unit Meteorologi Legal Tulungagung, Mohammad Salman, menilai pengangkutan BBM tersebut tidak sesuai ketentuan karena truk tidak dilengkapi label atau keterangan jenis BBM. Insiden ini memicu perhatian publik karena berpotensi terkait penyimpangan distribusi bahan bakar. Polisi menegaskan penyelidikan akan dilanjutkan sampai tuntas, baik terkait status solar maupun pelanggaran administrasi kendaraan yang ditemukan.
Hilangnya sopir dan temuan dokumen kendaraan yang tidak sesuai membuat kasus ini semakin janggal. Publik kini menunggu hasil uji laboratorium yang akan mengungkap apakah solar tersebut benar untuk kebutuhan industri atau justru solar subsidi yang disalurkan secara ilegal.
Menjadi sebuah pertanyaan besar, akankah kasus ini dapat membuka tabir kelangkaan BBM subsidi yang selama ini menghantui masyarakat Tulungagung, serta membuka tabir siapakah sosok kuat dibelakang penyelundupan BBM bersubsidi. Masyarakat Tulungagung menunggu gerak cepat dan tegas Polres Tulungagung untuk tidak tebang pilih. (Abd/Red)
Jawa Timur
Libatkan Awak Media dalam Kampanye Germas, Blitar Serius Tekan Prevalensi Perokok

BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), menggencarkan upaya pengurangan perilaku merokok yang menjadi salah satu faktor risiko utama penyakit tidak menular.
Komitmen ini ditegaskan dalam Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digelar di Aula Dinkes setempat, pad Jumat (28/11).
Pertemuan yang dihadiri sejumlah media dari Blitar Raya ini bertujuan membangun sinergi strategis untuk memperluas penyebaran informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
dr. Miftakhul Huda, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Blitar, dalam paparannya menyatakan bahwa upaya menekan angka perokok, terutama di kalangan remaja, memerlukan peran aktif semua pihak.
“Kami terus mendorong berbagai program dan edukasi untuk menekan angka perokok. Pengurangan perilaku merokok harus dimulai dari kesadaran individu dan lingkungan sekitar. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, merokok masih menjadi ancaman serius yang berkontribusi pada beban penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan kanker. Oleh karena itu, pendekatan tidak bisa lagi hanya mengandalkan imbauan semata.
Senada dengan hal tersebut, narasumber lainnya, Anggitditya Putranto, menekankan pentingnya edukasi yang tepat dan berkelanjutan.
“Banyak masyarakat yang sebenarnya tahu rokok berbahaya, namun belum memiliki dorongan kuat untuk berhenti. Di sinilah pentingnya edukasi yang tepat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa Germas menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong gaya hidup sehat, yang tidak hanya bebas rokok, tetapi juga diimbangi dengan peningkatan aktivitas fisik dan pola makan seimbang.
Melalui kolaborasi yang erat dengan media massa, Dinkes Kabupaten Blitar berharap pesan hidup sehat dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Harapannya, upaya kolektif ini mampu menggerakkan kesadaran warga Blitar untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan berkualitas. (JK/Red)
Jawa Timur
Wabup Tulungagung Buka Pelatihan Penguatan Pengurus Koperasi Merah Putih 2025, Tekankan Tata Kelola dan Kemandirian Desa

- Pemahaman tata kelola koperasi yang baik, tertib, dan sesuai regulasi.
- Kemampuan mengembangkan unit usaha produktif sesuai potensi desa.
- Komitmen mempercepat kemandirian ekonomi desa melalui penguatan peran koperasi.
Nasional2 hari agoPolemik Pemulangan Pasien Kritis Memanas, RSUD dr. Iskak Tulungagung Paparkan Hasil Audit Internal
Redaksi4 hari agoPinka Kian Kumuh, Warga Geram PKL Tinggalkan Tenda dan Sampah Usai Jualan
Jawa Timur5 hari agoAroma Korupsi dan Kerusakan Lingkungan: Protes Warga Ngepoh Meletup soal Proyek Shangrila Memorial Park
Redaksi2 minggu agoMeresahkan! Copet Berkedok Wartawan Gadungan Ditangkap di Tengah Keramaian HUT Tulungagung
Redaksi5 hari agoJebakan Maut! Jalan Baru ke Segawe Berlumpur, Truk Galian C Diduga Biang Kerok
Redaksi5 hari agoRatusan Komunitas Jazz GE8 Jatim Meriahkan Anniversary ke-2 di Ranting Sewu Pasuruan
Nasional3 minggu agoKKMP Suarakan Kekhawatiran, Pemkab Blitar Pastikan MBG Tidak Dikuasai Mafia Pangan
Jawa Timur1 minggu agoKemeriahan Parade Drumb Band 2025, Kostum Paspampres RA Al-Huda Sobontoro Curi Sorotan









