Redaksi
Pentasyarufan di Selopuro BAZNAS Kabupaten Blitar Berikan Bantuan Pada 115 Penerima

BLITAR, 90detik.com -Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Blitar, melaksanakan Pentasyarufan bantuan kepada Guru Tidak Tetap (GTT), Madin, TPQ Hafidz/Hafidzoh, Takmir/Marbot dan Keluarga Pra Sejahtera, dengan total sebanyak 115 penerima. Bertempat di Kantor Kecamatan Selopuro, pada Selasa (20/02) pagi.
Acara tersebut seharusnya juga dihadiri Bupati Blitar Rini Syarifah, dikarenakan ada kegiatan TMMD di Kecamatan Wonotirto Bupati wanita pertama di Kabupaten Blitar tidak bisa menghadiri.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten, Staf Ahli dan Kepala Perangkat Daerah terkait lingkungan Pemkab Blitar, Ketua Baznas beserta jajarannya, Camat dan anggota Forkopimcam Selopuro, Kepala desa se-kecamatan Selopuro beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.
Dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekda Kabupaten Blitar Wiji Asrori menyampaikan, terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Baznas Kabupaten Blitar yang semakin menambah kecepatannya dalam menyalurkan bantuan.
“Ini bukti bahwa Baznas Kabupaten Blitar semakin eksis, professional dalam menjalankan visinya yakni sebagai lembaga yang menyejahterakan umat. Dan semoga kegiatan ini mendapat berkah dari Allah SWT,”ujarnya.
Wiji Asrori juga mengatakan, ucapan terima kasihnya kepada para muzaki atas seluruh sedekah, infak dan zakatnya untuk para Mustahik.
“Semoga kita semua tergolong orang-orang yang pandai mensyukuri nikmat sehingga terus bisa berbagi empati dengan bisa bersedekah,” imbuhnya.
Baznas Kabupaten Blitar telah memberikan bantuan kepada GTT, hafidz/hafidzoh, marbot/ta’mir dan warga pra sejahtera di wilayah Kabupaten Blitar ini. bahkan juga membantu Pemerintah Kabupaten Blitar dalam membenahi rumah tidak layak huni. Serta semangat tetap menyala guna meningkatkan empati kepada sesama.
“Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih. Semoga upaya panjenengan dan seluruh muzaki dari Kabupaten Blitar yang telah menyalurkan infaq, sedekah dan zakatnya melalui Baznas mendapat ridho dan pahala dari Allah SWT,” tukasnya.
Kabag Kesra juga menyatakan harapan dari Bupati agar Baznas Kabupaten Blitar semakin lebih inovatif dan manfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Blitar.
“Ini juga sebagai upaya untuk mendorong para ASN dan Non ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar agar berinfak, shodaqoh dan zakat melalui Baznas Kabupaten Blitar,” pungkasnya.
Sekedar informasi, pada pentasyarufan di Kecamatan Selopuro tambahan Intensif GTT sebanyak 70 penerima, terdiri dari Madin dan TPQ, Hafidz/Hafidzoh 15 penerima, Marbot/Takmir Masjid 15 penerima dan Keluarga Pra Sejahtera sebanyak 15 penerima.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Blitar, Kabupaten Blitar Akhmad Husain, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para muzaki dan bantuan yang diberikan bisa membantu dan meringankan sebagian kebutuhan.
(Tim/Red)
Redaksi
Terima Audiensi KSBSI, Kapolri Tegaskan Sinergitas untuk Perjuangkan Hak Buruh

Jakarta— Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima audiensi dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI). Dalam kesempatan tersebut, Sigit menegaskan bakal terus perkuat sinergitas untuk memperjuangkan hak buruh.
Dalam kesempatan ini, Sigit juga menekankan soal terus mengoptimalkan Desk Ketenagakerjaan Polri terkait pelayanan di bidang permasalahan buruh.
“Kami terus untuk mengoptimalkan terkait dengan pelayanan kepolisian di bidang permasalahan perburuhan, juga tentunya kita perluas terkait dengan perlindungan terhadap buruh-buruh perempuan,” kata Sigit usai audiensi di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).
Desk Ketenagakerjaan Polri, kata Sigit terus berupaya serta mengoptimalkan peran dan fungsi kepolisian untuk memperjuangkan segala aspirasi dari seluruh elemen buruh di Indonesia.
“Baik pada saat menyampaikan aspirasi ataukah pada saat kita membantu menyelesaikan masalah industrial yang ada ataupun juga memberikan perlindungan-perlindungan yang harus kita berikan,” ujar Sigit.
Dengan terjalinnya sinergitas ini, Sigit berharap, ke depan buruh semakin sejahtera. Serta, terus terbukanya lapangan pekerjaan untuk buruh agar bisa berkarya guna membawa Indonesia yang berdaulat dan makmur.
“Kita akan terus menjaga hubungan yang sudah sangat baik ini untuk terus ke depan kita tingkatkan sebagai sahabat-sahabat kami. Dan buruh juga menempatkan kami sebagai sahabat-sahabat dari buruh. Dan ini tentunya menjadi hal yang harus terus kita jaga dan kita perbaiki dan kita pertahankan ke depan,” ucap Sigit.
Kesempatan yang sama, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban mengapresiasi Polri yang telah membentuk Desk Ketenagakerjaan. “Dan pengetahuan kami yang pertama sekali juga kepolisian itu membentuk Desk KetenagaKerjaan di seluruh dunia,” kata Elly.
Desk ketenagakerjaan tersebut, kata Elly, sangat bermanfaat bagi seluruh elemen buruh di Indonesia. Ia juga mendukung Polri tetap berada di bawa Presiden.
“Lalu kedua, kami juga mendukung bahwa Polri itu tetap berada di bawah Presiden. Seperti statement saya ketika dua minggu yang lalu, karena ketika misalnya Presiden ada sesuatu yang sangat perlu, tidak perlu harus melalui menteri tapi langsung dengan Polri. Karena memang Polri adalah sipil dan itu memang tidak boleh berada di bawah kementerian lainnya,” paparnya.
“Lalu kami KSBSI akan tetap berada bersama-sama dengan Polri. Karena kami menganggap Polri itu adalah sahabat kami. Dan kami meminta di bawah kepimpinan Bapak kapolri bahwa Desk ketenagakerjaan itu tidak hanya ada di pusat tapi nanti akan ada sampai di daerah supaya Serikat Buruh dan Polri juga bisa bersinergi tidak hanya di nasional,” tambahnya sekaligus mengakhiri. (By/Red)
Redaksi
Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

JAKARTA— Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone Patrol Presisi sebagai bagian integral dari strategi penguatan penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas (Lalin) berbasis teknologi di wilayah Kota Semarang.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, menekan potensi pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas pada kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.
Pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi difokuskan pada empat titik strategis, yaitu di depan Simpang Lima Semarang, depan Lawang Sewu, depan Akademi Kepolisian (Akpol), serta di depan Satlantas Ungaran.
Penentuan titik-titik tersebut didasarkan pada hasil analisa dan evaluasi secara komprehensif terhadap karakteristik lalu lintas, kepadatan arus kendaraan, serta potensi terjadinya pelanggaran yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan.
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum menegaskan bahwa penerapan ETLE berbasis drone merupakan langkah strategis Korlantas Polri dalam mengakselerasi transformasi penegakan hukum lalu lintas yang modern, objektif, dan berkeadilan.
“Pemanfaatan teknologi drone memungkinkan pelaksanaan pengawasan dilakukan secara luas, presisi, dan berkesinambungan tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lapangan,” ujarnya Jumat (6/2/26).
Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa fokus utama pengawasan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang diarahkan pada pelanggaran melawan arah.
Menurutnya pelanggaran melawan arah berdasarkan hasil evaluasi lapangan masih kerap terjadi dan memiliki tingkat risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi.
“Pelanggaran ini berpotensi menimbulkan kecelakaan frontal dengan konsekuensi fatal, khususnya pada ruas jalan perkotaan yang padat dan dinamis,” terang Brigjen Pol Faizal.
Dirgakkum Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan berkendara melawan arah merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap tata tertib berlalu lintas dan keselamatan jalan.
Berdasarkan ketentuan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah).
Setiap pelanggaran yang terekam melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya diproses melalui sistem ETLE nasional secara elektronik, tanpa adanya interaksi langsung antara petugas dan pelanggar di lapangan.
“Mekanisme ini mencerminkan pelaksanaan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi prinsip presisi dan profesionalitas,” pungkas Brigjen Pol Faizal.
Pelaksanaan kegiatan ETLE Drone Patrol Presisi kali ini berada di bawah pengawasan dan pengendalian teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H.
Mantan Wadir Lantas Polda Banten itu memastikan kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi pemanfaatan perangkat drone, serta keabsahan dan validitas data hasil perekaman pelanggaran.
Evaluasi dan pengendalian dilakukan secara berkelanjutan guna menjamin kualitas penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kombes Pol Dwi Sumrahadi menambahkan bahwa penindakan terhadap pelanggaran melawan arah tidak hanya bertujuan memberikan efek jera.
Kombes Pol Dwi Sumrahadi menyebut penindakan pelanggaran melawan arah juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas.
“Pendekatan preemtif dan preventif tetap dikedepankan secara beriringan guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar Kombes Dwi Sumrahadi.
Melalui pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang, Korlantas Polri berharap dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta mewujudkan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat. (By/Red)
Redaksi
Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Pusdik Brimob Gelar Aksi Bersih Pantai Pasir Putih Situbondo

SITUBONDO – Atas perintah Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul pada Senin (2/2), Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Kalemdiklat Polri dan Dankor Brimob Polri menginstruksikan jajaran pendidikan Brimob untuk menindaklanjuti arahan tersebut dalam bentuk aksi nyata di lapangan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Pusdik Brimob) Polri menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela latihan dan pembinaan ketahanan fisik para siswa Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Angkatan IV Tahun 2026 yang tengah melaksanakan latihan renang laut.
Dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, para instruktur bersama para siswa menyisir area pantai, mengumpulkan sampah, serta menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan. Aksi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan hidup sekaligus implementasi arahan Presiden RI agar seluruh elemen bangsa terlibat aktif menjaga kebersihan dan kelestarian alam.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan nilai-nilai pengabdian yang ditanamkan kepada setiap personel Polri sejak masa pendidikan.
“Kegiatan bersih-bersih pantai ini merupakan implementasi nyata arahan Presiden Republik Indonesia agar seluruh komponen bangsa berperan aktif menjaga lingkungan. Melalui Kalemdiklat Polri dan Korps Brimob Polri, para siswa Brimob tidak hanya dibentuk tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga ditanamkan kepedulian sosial serta tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.
Ia menambahkan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan menjaga kelestarian alam dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Bhayangkara sejati bukan hanya sigap dalam tugas operasional, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan membawa manfaat. Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada bangsa dan negara,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para siswa Brimob semakin tertanam nilai-nilai disiplin, kepedulian, serta semangat pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan. Aksi bersih pantai ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata demi kenyamanan bersama serta kelestarian bumi pertiwi. (Wah/Red)
Nasional2 hari agoBansos Blitar Dinilai Amburadul, FORMAT “NAIK KELAS” Adukan ke DPR RI
Redaksi3 minggu agoJalan Rakyat Jadi Jalur Tambang, Anak SMP Jadi Korban, Pemerintah Hanya Bungkam
Jawa Timur1 minggu agoPanen Raya Jadi Momentum, Bupati Blitar Pacu Koperasi Perkuat Ketahanan Pangan
Redaksi3 minggu agoAwali Tugas di Tulungagung, Kapolres AKBP Ihram Kustarto Silaturahim ke Pesantren Al Azhaar Kedungwaru
Redaksi2 hari agoPW MTP IPHI Jawa Timur Gelar Raker Perdana, Teguhkan Penguatan Kelembagaan dan Kemandirian Ekonomi Umat
Redaksi2 minggu agoElf Ngebut Hilang Kendali, Terguling dan Hantam Truk Parkir di Ngantru, 1 Korban Luka Berat
Jawa Timur2 minggu ago1.258 Pil Double L dan 13,3 Gram Sabu Digulung Polres Blitar Kota, 5 Orang Diciduk
Jawa Timur2 minggu agoJalin Sinergi Polres Blitar Kota dan Media Perkuat Kemitraan Lewat Piramida













