Connect with us

Nasional

Tambang Ilegal di Blitar Tutup, Ratusan Warga Gelar Aksi Demo 

Published

on

BLITAR, – Ratusan warga di sekitar aliran Kali Bladak, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, melakukan unjuk rasa di Mapolres Blitar Kota dan Kantor DPRD setempat pada Senin (3/2). Aksi ini menuntut pembukaan kembali tambang pasir yang menjadi sumber penghidupan mereka, setelah penutupan 16 lokasi tambang ilegal oleh kepolisian.

Penutupan tambang tersebut telah berdampak luas pada masyarakat. Endang W., perwakilan warga, menyatakan bahwa selama 6 bulan terakhir, ratusan pekerja tambang, sopir truk, hingga pedagang kehilangan mata pencaharian. Sehingga mengakibatkan ekonomi warga terpuruk.

“Tabungan mereka sudah habis, sementara anak-anak butuh biaya pendidikan. Kami mohon izin tambang dibuka kembali, tetapi tetap sesuai hukum,” ujarnya.

Warga menegaskan tidak ingin melanggar aturan, tetapi meminta solusi adil untuk memulihkan ekonomi mereka. Sebelumnya, aktivitas tambang ilegal di kawasan ini menggunakan alat berat yang melampaui ketentuan pertambangan rakyat, memicu kerusakan lingkungan seperti degradasi aliran Kali Bladak.

Perwakilan warga saat diterima oleh Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, (dok/JK).

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, menegaskan bahwa penutupan dilakukan karena 16 tambang tidak memiliki izin resmi.

“Hanya 5 perusahaan yang berizin dan tetap beroperasi. Aspirasi warga akan kami koordinasikan dengan forkopimda, tetapi pembukaan kembali tambang ilegal tidak mungkin,” tegasnya.

Titus menambahkan, larangan operasi tetap berlaku meski mendekati Idul Fitri.

“Kepatuhan hukum dan kelestarian lingkungan harus diutamakan. Penambangan ilegal telah merusak aliran air,” imbuhnya.

Usai melakukan aksinya di Mapolres Blitar Kota, ratusan warga menuju Kantor DPRD Kabupaten Blitar. Melalui perwakilan mereka diterima oleh Komisi III DPRD Kabupaten Blitar.

Kesempatan ini, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, mengakui bahwa pelanggaran utama adalah penggunaan alat berat di tambang rakyat.

“Pertambangan rakyat seharusnya tidak menggunakan alat berat tanpa izin. Kami sedang mendorong pengurusan izin dan mencari mata pencaharian alternatif,” jelasnya.

Komisi III juga berencana menyampaikan keluhan warga kepada Bupati Blitar untuk mempercepat solusi komprehensif.

“Kami berkomitmen menjembatani kepentingan masyarakat dan kepatuhan hukum,” kata Aryo.

Aksi ini menyoroti ketegangan antara kebutuhan ekonomi masyarakat dan penegakan hukum lingkungan. Sementara warga berjuang memenuhi kebutuhan dasar, pemerintah menekankan pentingnya keberlanjutan ekologis dan kepatuhan izin.

Harapan kini tertumpu pada dialog antar-pemangku kepentingan untuk menemukan solusi yang berkeadilan, tanpa mengorbankan prinsip hukum dan lingkungan. (JK/Red)

Editor: JK

Jawa Timur

Polda Jatim Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV di Sidoarjo

Published

on

SIDOARJO— Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025–2026 sebagai wujud dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional.

Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).

Panen raya tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs.Nanang Avianto,M.Si bersama Forkopimda Jawa Timur, Wakapolda Jatim serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing mengungkapkan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia mengatakan, Provinsi Jawa Timur menyumbang sekitar 27,77 persen dari total luas panen nasional.

“Capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait dalam menciptakan iklim pertanian yang kondusif dan berkelanjutan,” kata Kombes Tobing

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV ini, Polda Jawa Timur melaksanakan panen di 30 titik lokasi yang tersebar di wilayah hukum Polres jajaran Polda Jatim.

“Polda Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan ruang dan lahan, sehingga harga jagung di tingkat petani tetap stabil dan kesejahteraan petani dapat terjamin,”ujar Kombes Tobing.

Selain kegiatan panen, Polda Jatim juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Kami juga menggelar Bakti Kesehatan Gratis yang menyasar 50 orang penerima manfaat dari kelompok tani dan masyarakat sekitar, meliputi pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan gratis, serta vitamin dan suplemen penambah imunitas tubuh,” ujar Kombes Tobing.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan 60 paket bantuan sosial kepada para petani.

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Timur menegaskan kesiapan dan komitmennya dalam menjaga kedaulatan pangan nasional sebagai bentuk dukungan terhadap agenda strategis Presiden Republik Indonesia melalui Program Asta Cita. (DON/Red)

Continue Reading

Papua

Armada III Hadiri Natal Keluarga Besar IMEKKKO, Gubernur Tekankan Toleransi dalam Beragama

Published

on

Sorong PBD— Panglima Armada III Laksamana Muda TNI Dato Rusman SN, S.E., M.Si., M.Tr.Opsla., yang diwakili oleh Komandan Satuan Kapal Amfibi Armada III Kolonel Laut (P) Yohanes Upang, menghadiri Ibadah Perayaan Natal Keluarga Besar IMEKKKO (Inanwatan, Matemani, Kais, Kokoda, dan Kokoda Utara) yang diselenggarakan di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Selasa (6/1/2026) malam.

Ibadah Perayaan Natal Keluarga Besar IMEKKKO tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta para Ketua Suku IMEKKKO dari berbagai wilayah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan laporan Ketua Panitia Natal Tahun 2025, pelaksanaan misa Perayaan Natal, serta sambutan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos., dan Bupati Sorong.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya memperkuat nilai kebersamaan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam kehidupan beragama di tengah keberagaman suku IMEKKKO.

Melalui ibadah dan perayaan Natal ini, seluruh peserta diajak untuk merenungkan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai wujud nyata kehadiran Tuhan yang membawa keselamatan, kedamaian, dan harapan bagi keluarga serta umat manusia.

Tema yang diangkat menjadi pengingat bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, rukun, dan berintegritas.

Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut, khususnya Armada III, dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya mempererat persaudaraan, menjaga toleransi, serta memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat di wilayah Papua Barat Daya. (Timo)

Continue Reading

Nasional

Elisa Kambu Gerak Cepat Tunjuk Asisten I Jadi Plt Sekwan di Tengah Proses Hukum

Published

on

Sorong PBD— Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya mengambil langkah cepat dan terukur untuk memastikan stabilitas kelembagaan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat Daya tetap terjaga.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, secara resmi menunjuk Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda PBD, Dr. Drs. Suardi Thamal, M.Mp, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRP Papua Barat Daya.

Penunjukan tersebut dilakukan guna menjaga kelancaran administrasi dan fungsi kelembagaan DPRP di tengah proses hukum yang sedang berjalan terhadap Sekretaris DPRP sebelumnya, Johanes Naa.

Pemerintah daerah menilai bahwa kesinambungan pelayanan dan tata kelola pemerintahan tidak boleh terhenti akibat persoalan hukum yang bersifat individual.

Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa penunjukan Plt Sekwan dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman birokrasi serta pemahaman tata pemerintahan yang dimiliki Suardi Thamal.

Menurutnya, posisi Sekretaris DPRP memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja legislatif dan memastikan koordinasi antara eksekutif dan legislatif tetap berjalan secara efektif.

“Pemerintahan harus tetap berjalan. Oleh karena itu, saya menugaskan Asisten I sebagai Plt Sekwan DPRP Papua Barat Daya,” ujar Gubernur Elisa Kambu kepada wartawan usai menghadiri Perayaan Natal Bersama Pemerintah Provinsi, TNI/Polri, dan masyarakat Papua Barat Daya di Gedung Lamberthus Jitmau, Sorong.

Gubernur juga menyampaikan bahwa Suardi Thamal telah mulai menjalankan tugasnya sejak Selasa, 6 Januari 2026.

Dengan penugasan ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap tidak terjadi kekosongan kendali administratif di lingkungan Sekretariat DPRP.

Sementara itu, Johanes Naa telah resmi dibebastugaskan dari jabatannya untuk menjalani proses hukum atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan seragam dinas DPRP Papua Barat Daya Tahun Anggaran 2024, yang diduga merugikan keuangan negara hingga ratusan juta rupiah.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Pemprov menyatakan menghormati sepenuhnya proses penegakan hukum yang tengah berlangsung serta mendukung upaya aparat penegak hukum dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Langkah cepat yang diambil Gubernur Elisa Kambu ini dinilai sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam menjaga integritas birokrasi sekaligus memastikan pelayanan publik dan fungsi kelembagaan DPRP tetap berjalan optimal. (Timo)

Continue Reading

Trending