Menu

Mode Gelap
Beri Apresiasi, Pemkot Blitar Gelar Undian PBB-P2 Tahun 2023 Tingkatkan Kerjasama Pendidikan Indonesia dan Jerman, Pengasuh Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung Berkunjung ke Jerman Pelaku Pencurian Mobil Berhasil Diringkus Polisi, Ini Modusnya… Rakorbin SSDM Polri, Biro SDM Polda Jatim Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Jawa Timur · 9 Feb 2024 WIB ·

Momentum Isro’ Mi’raj; Renungan Bagi Calon Pemimpin Bangsa 


 Momentum Isro’ Mi’raj; Renungan Bagi Calon Pemimpin Bangsa  Perbesar

TULUNGAGUNG, 90detik.com-Momentum pesta demokrasi bertepatan dengan bulan Rajab 1445 H/2024 M,  hajatan nasional yang dilaksanakan tiap lima tahun sekali dalam pemilihan umum. Untuk memilih presiden dan wakil presiden, anggota legislatif untuk DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Ketua Pembina Yayasan Al Azhaar Indonesia, KH. Imam Mawardi Ridlwan menyampaikan rasa syukur bahwa momentum tersebut, mengenang peristiwa besar Isro’ Mi’raj Baginda Rasulullah.

Para capres-cawapres disuguhi sosok pemimpin internasional terbaik yang mendapatkan kepercayaan para nabi dan rosul memimpin sholat mereka.

“Sang pemimpin dibersihkan terlebih dahulu jiwanya dan menjadi jiwa yang bersih, ikhlas, tawadhu’ dan tidak sombong. Saat dipanggil Gusti Allah SWT diberi program utama yaitu sholat. Syariat tersebut diwajibkan untuk semua umatnya,” ujar KH Imam Mawardi Ridlwan yang juga sebagai Sekretaris IPHI, pada Jum’at (9/2) usai sholat Jum’at.

Dari itu, Nabi Muhammad SAW disiapkan menjadi pemimpin dan tauladan dalam peristiwa Isro’ dan Mi’raj. Pemimpin yang tidak banyak obral janji tetapi yang berkhidmat untuk umat dengan mewakafkan diri dan harta untuk agama, dan bangsanya.

“Kita semua menyadari bahwa sistem pemilu di negeri kita adalah pemborosan negara. Karena sistem pilihan langsung maka setiap paslon selalu obral janji dibarengi suap menyuap,”imbuh Abah Imam panggilan akrabnya.

Hal ini menurutnya, para paslon mengumbar berbagai macam janji yang super, dan yang lebih memperhatikan rakyat ternyata sangat menyukai paslon yang banyak janji.

“Janji yang melangit justru dipuji oleh rakyat. Rakyat kayaknya lupa bahwa untuk menuntaskan janji para paslon harus menaikkan pajak dan mengeruk sumber daya alam. Uang rakyat yang dipakai untuk membayar semua janji-janjinya,” terangnya.

Masih, Abah Imam menyatakan, semestinya paslon berjanji untuk peningkatan penghasilan negara non pajak, dan harus berani berjanji membebaskan pajak, minimal pajak bumi bangunan dan pajak langsung lainnya yang sifatnya membebani rakyat.

“Yang menjadi perhatian dan pertanyaan saat ini, para pemimpin apakah punya program kebijakan untuk membebaskan rakyat Indonesia bebas pajak dan apakah mampu untuk melakukan,” tegasnya.

Indonesia negara kaya raya, tentunya mampu dengan syarat para pemimpin nasional hingga tingkat desa tidak ada yang korupsi, dan sumber daya alam tidak dijarah oleh asing.

Abah Imam, juga memberikan beberapa cara yang bisa dilakukan, seluruh rakyat Indonesia yang beragama Islam wajib taat zakat.

“Gerakan sadar zakat, wakaf dan hibah akan berkah untuk mengganti beban pajak,” tukasnya.

Dalam momentum tersebut, Abah Imam mengingatkan seyogyanya para pemimpin nasional bisa merefleksikan diri, dan jangan hanya memberikan janji yang manis. Pemimpin nasional harus menjadi tauladan dan sosok yang adil, amanah, sidik, dan berkhidmat pada bangsa dan negara.

“Tentunya sebagai umat muslim para pemimpin bisa saling menguatkan serta mengutamakan program sholat bagi seluruh kaum muslimin agar jiwanya tidak kerdil,” tuturnya.(JK/Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Jaga Kamtibmas, Polres Kediri Tingkatkan Patroli Rutin Obyek Vital

19 April 2024 - 09:57 WIB

Tanggap dan Responsif, Personel Polres Mojokerto Bantu Korban Laka Lantas

19 April 2024 - 09:43 WIB

Cegah Laka Laut Pada Lebaran Ketupat Sinergitas TNI – Polri Beri Pengamanan di Pantai Watu Pecak Lumajang

19 April 2024 - 09:39 WIB

Polda Jatim Terapkan KRYD Antisipasi Arus Balik Mudik Tahap Dua

19 April 2024 - 09:34 WIB

Polrestabes Surabaya Amankan 11 Orang di Jalan Kunti Diduga Pemain Narkoba

19 April 2024 - 09:17 WIB

Polisi Berhasil Amankan Seorang Residivis yang Melakukan Percobaan Pencurian Kotak Amal

19 April 2024 - 09:14 WIB

Trending di Jawa Timur