Nasional
Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena Berlangsung Meriah

JAKARTA, – Perayaan Natal Nasional 2024 yang berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam, menjadi momen yang meriah dan penuh sukacita. Sekitar 12 ribu umat Kristiani memadati lokasi acara, sementara ribuan lainnya mengikuti melalui saluran video conference dari berbagai daerah di Indonesia.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir dan menyampaikan pidato yang penuh makna. Dalam pidato pembukaannya, Presiden menyapa umat Kristiani yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti secara daring dari berbagai wilayah seperti Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
“Saudara-saudara sekalian, saya juga menyapa saudara-saudara kita dari Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dari Papua, yang mengikuti acara ini melalui video conference. Selamat Natal dari saya dan saudara-saudaramu yang ada di Jakarta,” ucap Presiden dengan penuh kehangatan.
Dalam pidatonya, Presiden menekankan pentingnya kerukunan dalam keberagaman. Ia menggarisbawahi bahwa Indonesia, sebagai bangsa yang beragam, mampu hidup dalam keharmonisan di tengah perbedaan.
“Indonesia adalah bangsa yang beragam, penuh perbedaan, berbhineka tapi satu jiwa, satu kehendak, satu keinginan, yaitu keinginan untuk hidup rukun dan sebagai suatu keluarga besar,” ungkap Presiden.
Presiden juga mengungkapkan pengalaman pribadinya sebagai bagian dari keluarga yang beragam. “Saya lahir dari seorang ibu yang beragama Kristiani. Jadi, mungkin boleh dikatakan saya ini bukti dari keluarga Pancasila,” tambahnya.
Acara ini juga menjadi refleksi tentang semangat Natal yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan cinta kasih. Presiden mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga semangat kebersamaan sebagai kekuatan utama bangsa.
“Bhinneka Tunggal Ika adalah kehebatan bangsa Indonesia. Di mana-mana ada perbedaan, tapi kita semua merasa sejuk, aman, damai, dan rukun,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, acara perayaan Natal ditutup dengan doa bersama dan pesan Natal,”Marilah Sekarang Kita Pergi ke Bethlehem – Semangat Natal, Semangat Baru!”,yang menggema di seluruh arena, membawa semangat baru untuk tahun yang akan datang. Salam hormat dan Tuhan memberkati.
(By-In/Red)
Nasional
Prajurit Yonif 2 Marinir TNI AL Laksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan Triwulan IV Tahun 2025

JAKARTA— Prajurit Batalyon Infanteri 2 Marinir melaksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar di daerah latihan Puslatpurmar 6 Antralina, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (7/1/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan prajurit dalam rangka meningkatkan profesionalisme serta kesiapsiagaan tempur.
Dalam latihan tersebut, para prajurit melaksanakan latihan menembak berbagai jenis senjata bantuan, meliputi Mortir Ringan, Mortir Sedang, Senjata Mesin Sedang (SMS), Grenade Launcher Machine (GLM), serta Rocket Propelled Grenade (RPG).
Seluruh materi latihan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan standar keamanan yang berlaku, dengan pengawasan ketat dari pelatih serta unsur pengendali latihan.
Di sela-sela kegiatan, Danyonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E., menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan dasar prajurit dalam mengoperasikan senjata bantuan secara tepat, cepat, dan aman, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Yonif 2 Marinir di berbagai medan penugasan.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan ini juga menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta soliditas antarprajurit.
Melalui latihan yang berkesinambungan, diharapkan prajurit Yonif 2 Marinir senantiasa siap menghadapi setiap tantangan tugas yang diberikan oleh satuan.
Pelaksanaan Latihan Perorangan Kesenjataan Triwulan IV Tahun 2025 ini menjadi wujud komitmen Yonif 2 Marinir dalam menjaga dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit guna mendukung kesiapan operasional Korps Marinir TNI Angkatan Laut. (Timo)
Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Peran Kapolri dalam Percepatan Swasembada Pangan

Jakarta— Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia atas kontribusi nyata dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas jagung.
Hal tersebut disampaikan Titiek Soeharto usai mengikuti panen raya jagung yang berlangsung di Kampung Tempong Gunung, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut Polri berkontribusi signifikan terhadap produksi jagung nasional tahun 2025.
“Selamat dan juga saya mengapresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia karena, dari produksi 16,11 juta ton, itu 3,5 juta ton adalah hasil dari teman-teman kita di produksi dari Kepolisian Republik Indonesia,” kata Titiek Soeharto kepada wartawan seusai panen raya jagung di Sukamahi, Kampung Tempong Gunung, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, kontribusi Polri tersebut setara dengan sekitar 20 persen dari total produksi jagung nasional sepanjang 2025. Capaian ini dinilai sebagai prestasi yang patut diapresiasi.
“Artinya, 20 persen produksi nasional dihasilkan dari hasil kerja keras teman-teman kita di Kepolisian Republik Indonesia. Terima kasih, Pak Kapolri, yang sudah membantu mempercepat swasembada ini,” kata dia.
Titiek juga menjelaskan bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada jagung. Berdasarkan data produksi dan konsumsi, hingga akhir 2025 masih tercatat adanya surplus.
“Dan untuk jagung sendiri, produksi sudah mencapai tahun 2025 kemarin, produksi 16,11 juta ton. Konsumsinya 15,60 juta ton, sehingga ada kelebihan, ada surplus hampir 1 juta ton. Dan dengan demikian, kita sudah bisa disebut kita sudah swasembada jagung,” jelasnya.
Selain kepada Polri, Titiek turut memberikan apresiasi kepada pemerintah atas langkah percepatan swasembada pangan yang dinilai melampaui target awal. Ia menyebut target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto selama empat tahun berhasil dicapai jauh lebih cepat.
“Dan sekali lagi saya apresiasi karena target yang tadinya 4 tahun bisa dicapai dalam 1 tahun lebih dikit,” ucapnya. (DON/Red)
Nasional
Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Polri atas Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Karawang — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas kontribusi nyata dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian dari agenda Asta Cita Presiden.
Penganugerahan tersebut berlangsung dalam momentum Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, yang dihadiri ribuan petani serta pemangku kepentingan sektor pertanian dari seluruh Indonesia.
Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya.
Presiden menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI–Polri.
Dalam penganugerahan tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya sebagai bentuk apresiasi negara atas peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas, pengamanan, serta pendampingan program ketahanan pangan nasional.
Selain Wakapolri, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat dan personel Polri yang dinilai konsisten mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui fungsi pembinaan, pengamanan wilayah, serta pendampingan program di lapangan.
Adapun penerima Satyalancana Wira Karya dari unsur Polri, yaitu:
1. Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si., Kepala Badan Reserse Kriminal Polri;
2. Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., Asisten SDM Kapolri;
3. Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jawa Tengah;
4. Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Jawa Barat;
5. Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., S.H., M.H., Kapolda Lampung;
6. Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., Kapolda Kalimantan Barat;
7. Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.H., S.I.K., Kapolda Kalimantan Selatan;
8. Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H., Karobinkar SSDM Polri;
9. Brigjen Pol. Djoko Prihadi, S.H., Analis Kebijakan Ahli Utama Polri;
10. Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Riau;
11. AKBP Alsyahendra, S.I.K., M.H., Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat;
12. AKBP Rivanda, S.I.K., Kapolres Blitar;
13. AKBP Toni Kasmini, S.I.K., S.H., M.H., Kapolres Lampung Selatan;
14. AKBP Ike Yulianto W., S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Grobogan;
15. AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., Kapolres Garut;
16. AKBP Wawan Andi Susanto, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Blora;
17. AKBP Sugeng Setyo Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla., Kapolres Bone;
18. AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., Kapolres Wonogiri;
19. AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Sukabumi; dan
20. AKBP Syahrul Awab, S.Sos., S.I.K., Kapolres Bengkayang.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi amanah bagi Polri untuk terus menjaga konsistensi pengabdian kepada masyarakat.
“Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung, agar program yang dicanangkan Presiden berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Trunoyudo, Rabu (7/1).
Sepanjang tahun 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat capaian strategis berupa peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16.501.555,66 ton.
Akselerasi tertinggi terjadi pada kuartal IV, seiring optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare dengan hasil produksi sekitar 3.479.432 ton.
Penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton atau 63,8 persen dari target turut berkontribusi menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta mencegah spekulasi pasar.
Melalui capaian dan penghargaan tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, bekerja secara profesional, serta mengawal ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. (By/Red)
Redaksi1 minggu ago141 Pejabat Pemkab Tulungagung Dilantik, Bupati; Jangan Menjadikan Jabatan Untuk Mencari Kenyamanan
Redaksi2 minggu agoTeror Dugaan Pungli di Taman Pinka Tulungagung: Pedagang Dipalak Oknum Mantan Pedagang, Bayar atau Terusir
Jawa Timur4 hari agoDilema 38 Pekerja Terminal Cargo Blitar: Kontrak Ditandatangani, Pemberhentian Diterima via WA Tengah Malam Tahun Baru
Redaksi4 hari agoWabup Tulungagung Dikucilkan dari Proses Mutasi ASN: Saya Tak Diajak, Ada Yang Tak Wajar dan Bernuansa Nepotisme
Redaksi2 minggu agoTema: “Temu Kangen”, Ratusan Honda Jazz GE8 Pererat Silaturahmi Komunitas Otomotif Jatim
Redaksi3 minggu agoKasus Tiang ISP Ilegal Menjamur, PUPR dan Satpol PP Tulungagung Disorot Tajam, Dugaan Pungli Menguat
Nasional4 hari agoAksi Damai 212 di Tulungagung, Soroti Jalan Desa Kedoyo dan Tegaskan Dukungan pada Pemkab
Jawa Timur2 minggu agoParkir Berlangganan Mulai 2026, Ancaman Pungli Mengintai: Bebas Parkir atau Beban Baru?













